By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Tragedi Nizam Permintaan Terakhir Bocah 6 Tahun Pontianak Sebelum Tewas di Tangan Ibu Tiri
Hukum & KriminalTrending

Tragedi Nizam Permintaan Terakhir Bocah 6 Tahun Pontianak Sebelum Tewas di Tangan Ibu Tiri

Wili Wili
Last updated: Agustus 26, 2024 10:21 am
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Tragedi Nizam: Permintaan Terakhir Bocah 6 Tahun Pontianak Sebelum Tewas di Tangan Ibu Tiri
Tragedi Nizam: Permintaan Terakhir Bocah 6 Tahun Pontianak Sebelum Tewas di Tangan Ibu Tiri. Foto: Ist.
SHARE

Pontianak, Akurasi.id – Tragedi memilukan menimpa seorang bocah berusia enam tahun asal Pontianak, Nizam, yang ditemukan tewas setelah diduga disiksa oleh ibu tirinya. Nizam yang selama ini tinggal bersama ayah dan ibu tirinya di Komplek Purnama Agung 7, Kota Pontianak, mengungkapkan permintaan terakhirnya beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia.

Ibu kandung Nizam, Tiwi, yang tinggal terpisah di Jakarta, menceritakan bahwa meskipun jarang bertemu secara fisik, ia selalu berkomunikasi dengan sang anak melalui telepon dan video call. “Nizam itu anak yang penurut, baik, dan tidak nakal. Saya tidak menyangka akan berakhir seperti ini,” ujar Tiwi dengan suara bergetar, mengingat karakter sang anak yang menurutnya tidak layak menerima nasib tragis tersebut.

Penemuan jasad Nizam pada tanggal 22 Agustus 2024 di halaman belakang rumahnya menggemparkan warga sekitar. Jasad Nizam ditemukan dalam keadaan terbungkus karung oleh ayah kandungnya, Ichan, yang saat itu terkejut mendapati putranya dalam kondisi tak bernyawa. Ibu tiri Nizam, IF (24), sempat mencoba mengelabui dengan menyebarkan cerita bahwa Nizam diculik oleh orang suruhan ibu kandungnya, namun fakta yang terungkap menunjukkan hal berbeda.

Pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan berhasil membongkar sandiwara IF, yang terbukti sebagai pelaku pembunuhan. IF diketahui membunuh Nizam dan membungkus jasadnya dengan karung sebelum dibuang di halaman rumah.

Tragedi ini tidak hanya menyisakan luka mendalam bagi keluarga, terutama bagi Tiwi yang syok mendengar cerita dari guru Nizam mengenai nasib pilu yang dialami putranya selama tinggal bersama ibu tiri. “Saya sangat terpukul dan tidak bisa membayangkan penderitaan yang dialami Nizam sebelum meninggal,” ungkap Tiwi sambil menahan tangis.

Kisah tragis ini menjadi peringatan bagi banyak orang tua dan masyarakat untuk lebih waspada dan peka terhadap keadaan anak-anak di sekitar mereka, terutama yang berada dalam situasi keluarga yang kompleks. Kini, pihak kepolisian telah menangani kasus ini dan proses hukum terhadap IF tengah berjalan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita Kalimantan Barat.Berita Kriminalibu kandung syokkasus ibu tirikejahatan keluargaNizam PontianakPembunuhan anakPembunuhan sadispermintaan terakhir Nizamtragedi Pontianak
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

By
Wili Wili
Dari Kasus Upal di Samarinda: Pasutri Penyebar Upal Diancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar
Hukum & KriminalNews

Dari Kasus Upal di Samarinda: Pasutri Penyebar Upal Diancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar

By
akurasi 2019
positif covid-19 kutim
Trending

4 Kasus Positif Covid-19 di Kutim, Terindikasi Kuat Sebagai Transmisi Lokal

By
akurasi 2019
Sebab Lolly Tergila-gila pada Vadel Badjideh Terungkap, Psikolog Senior Tika Bisono Soroti Predators dan Rasa 'Aman'
SelebritisTrending

Sebab Lolly Tergila-gila pada Vadel Badjideh Terungkap, Psikolog Senior Tika Bisono Soroti Predators dan Rasa ‘Aman

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?