By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Destinasi > Rest Area Gunung Mas: Indah Secara Tampilan, Sepi Pengunjung
DestinasiTrending

Rest Area Gunung Mas: Indah Secara Tampilan, Sepi Pengunjung

akurasi 2019
Last updated: Juni 25, 2024 7:23 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Rest Area Gunung Mas: Indah Secara Tampilan, Sepi Pengunjung
Rest Area Gunung Mas: Indah Secara Tampilan, Sepi Pengunjung. Foto: Kompas.
SHARE

Bogor, Akurasi.id – Rest Area Gunung Mas di Puncak, Bogor, menjadi sorotan setelah banyak pedagang kaki lima (PKL) yang direlokasi ke tempat tersebut mengeluhkan pendapatan yang menurun drastis. Meskipun rest area ini menawarkan berbagai fasilitas dan tampilan yang menarik, kenyataannya tidak banyak menarik minat pengunjung.

Contents
  • Fasilitas Lengkap, Tapi Pengunjung Sepi
  • Keluhan Pedagang
  • Kendala Penerangan
  • Optimisme Pengelola
  • Harapan ke Depan

Fasilitas Lengkap, Tapi Pengunjung Sepi

Rest Area Gunung Mas yang terletak di Puncak, Bogor, memiliki fasilitas yang lengkap. Dengan luas sekitar 7 hektar, kawasan ini dilengkapi dengan area parkir yang luas, masjid besar, toilet bersih, dan berbagai wahana bermain anak. Namun, meskipun memiliki fasilitas yang memadai, rest area ini masih sepi dari pengunjung. Pada hari kerja, area ini terlihat kosong, hanya ada beberapa pedagang yang mengisi kios-kios yang tersedia.

Keluhan Pedagang

Rissa, seorang pedagang di rest area ini, mengungkapkan bahwa pengunjung baru mulai berdatangan menjelang sore atau pada akhir pekan. “Di hari biasa sangat sepi, tetapi menjelang sore atau akhir pekan mulai ada pengunjung, meskipun tidak seramai saat berjualan di pinggir jalan,” ujarnya. Pendapatan harian yang diterima pedagang pun sangat bervariasi, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 200.000 pada hari biasa, dan Rp 400.000 hingga Rp 500.000 pada akhir pekan. Bahkan, Rissa pernah hanya mendapatkan Rp 5.000 dalam sehari.

Kendala Penerangan

Selain masalah sepinya pengunjung, Rissa juga mengeluhkan kurangnya penerangan di rest area ini pada malam hari. “Penerangan di sini kurang, lampu-lampu sering mati sehingga area ini menjadi kurang menarik pada malam hari,” tambahnya. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak pedagang enggan pindah ke tempat ini, karena kondisi tersebut tidak mendukung peningkatan pendapatan mereka.

Optimisme Pengelola

Meskipun menghadapi berbagai kendala, PT. Sayaga Wisata Kabupaten Bogor sebagai pengelola rest area ini tetap optimis. Supriadi Jufri, Direktur Utama PT. Sayaga Wisata, menyatakan keyakinannya bahwa rest area ini akan memberikan dampak positif bagi para pedagang. “Kami yakin dan optimis rest area ini akan ramai dan bisa menjadi pusat usaha yang menguntungkan bagi masyarakat, terutama para pedagang di kawasan Puncak,” ujarnya.

Harapan ke Depan

Penertiban PKL di Puncak yang dimulai dari area Taman Safari hingga Gunung Mas telah berjalan, dengan 331 bangunan liar yang dibongkar pada tahap pertama. Kini, penertiban akan memasuki tahap kedua yang mencakup area dari Gantole hingga Warpat. Diharapkan, dengan penertiban dan relokasi ini, ketertiban di sepanjang Jalan Raya Puncak dapat terjaga, dan Rest Area Gunung Mas bisa berkembang menjadi pusat usaha yang lebih ramai dan menguntungkan bagi semua pihak.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:fasilitas rest areapariwisata Bogorpendapatan pedagangpenertiban PKLPT Sayaga Wisatapuncak bogorrelokasi pedagangrest area gunung mas
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • https://bigtits.xvideoszone.cc berkata:
    Oktober 22, 2026 pukul 1:10 am

    Hi, itts good article regarding media print, wwe all bbe
    aware of media iss a fantastic source oof data. xnxx

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini Tak Tercatat di KUA: Sidang Isbat Dijalankan untuk Pengesahan
SelebritisTrending

Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini Tak Tercatat di KUA: Sidang Isbat Dijalankan untuk Pengesahan

By
Wili Wili
Kominfo Blokir 3.856 Fintech Ilegal, Sidak hingga Aplikasi HP
Trending

Kominfo Blokir 3.856 Fintech Ilegal, Sidak hingga Aplikasi HP

By
Devi Nila Sari
Perjuangan Terakhir Shella Selpi, Pejuang Kanker Ovarium yang Menginspirasi, Meninggal Dunia
PeristiwaTrending

Perjuangan Terakhir Shella Selpi, Pejuang Kanker Ovarium yang Menginspirasi, Meninggal Dunia

By
Wili Wili
Profil Nur Afifah Balqis: Koruptor Termuda Indonesia yang Terseret Kasus Suap Bupati Penajam Paser Utara
PeristiwaTrending

Profil Nur Afifah Balqis: Koruptor Termuda Indonesia yang Terseret Kasus Suap Bupati Penajam Paser Utara

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?