By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Tak Sadar Pintu Terbuka, Ini Kronologi Balita Tenggelam di Sungai 
HeadlineTrending

Tak Sadar Pintu Terbuka, Ini Kronologi Balita Tenggelam di Sungai 

Rachman Wahid
Last updated: Februari 17, 2024 8:25 pm
By
Rachman Wahid
Share
5 Min Read
Orang Tenggelam
ilustrasi
SHARE

Kota Bontang dikagetkan dengan peristiwa balita tenggelam di sungai depan rumahnya. Berikut kronologi balita tenggelam di sungai menurut ibu korban (NY).

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Balita perempuan usia 1 tahun 10 bulan, ditemukan tak bernyawa akibat tenggelam di sungai depan rumahnya di Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Jumat (16/02/2024) pukul 16.30 Wita.

Saat ditemui dirumah duka, ibu dari balita kelahiran 6 April 2022 itu, menceritakan kejadian nahas yang menimpa anaknya tersebut. Katanya, insiden terjadi saat korban telah selesai mandi sore bersama sang ibu.

Biasanya, ibu korban (NY) lebih dulu memakai pakaian, baru selanjutnya memakaikan baju putrinya. Tetapi kali itu berbeda, di mana saat selesai mandi, korban lebih dulu dipakaikan baju.

Setelah memakaikan anaknya baju di kamar, wanita berusia 32 tahun itu sempat mengatakan kepada buah hatinya untuk menunggu dan tidak kemana-mana.”Adek tunggu mami disini ya,” ucapnya sambil mengingat kejadian menyedihkan itu, dirumahnya, Sabtu (17/02/2024).

Mendengar ucapan ibunya, balita bernasib malang itu juga sempat mengiyakan perintah yang diberikan kepadanya. “Iya,” jawab balita itu dengan nada polosnya.

Tidak lama setelah dipakaikan baju, korban keluar dari kamar dan bermain di ruang tamu sendirian. NY mengaku, sempat mengecek keberadaan putrinya itu, tengah bermain mondar mandir di ruang tamu sambil sesekali mengendari mainan motor-motoran miliknya.

Setelah mengecek,dan memastikan balitanya dalam kondisi aman, ia kembali ke kamar melanjutkan kegiatan yang belum ia selesaikan. “Oh dia lagi main, yaudah saya lanjut pakai baju, pikir saya,” katanya.

Setelah ia selesai memakai baju, NY pun menyiapkan bedak dan sisir untuk korban, karna sebelumnya dia hanya memakaikan baju dan belum sempat menyisir rambut serta memakaikan bedak anaknya itu.

Rencananya ia juga akan mengikat rambut VPI. Kemudian, Ia meletakan perlengkapan balitanya itu di meja kamar, lalu berniat mencari putrinya. Akan tetapi, saat hendak didandani rupanya korban sudah tidak ada di ruang tamu. Dengan rasa bingung ia pun segera mencari anaknya keluar rumah, saat menyadari bahwa pintu rumahnya ternyata terbuka lebar.

NY mengaku awalnya ia tidak menyadari kalau pintu rumahnya terbuka, tapi ia yakin pagar kecil diteras rumahnya itu harusnya tertutup, sebab ia juga mengantisipasi jika anaknya keluar saat tidak ada yang melihat.

Putrinya itu juga diketahui tidak pernah bermain diluar rumah sendirian, kecuali ada sang kakak laki-lakinya yang menemani, atau rumah dalam kondisi ramai. “Sempat mikir apa dia pergi sama seseorang,” tuturnya.

Saat mencari di luar, NY sempat bertanya kepada mertuanya yang tinggal persis di samping rumah, mengenai keberadaan putrinya itu. Kebetulan, ibu mertuanya tengah berada didepan rumah dan hendak menutup pintu.

“Bu anaku ada di situ?” tanya NY. Namun, nenek korban itu rupanya juga tidak mengetahui keberadaan cucunya. Hal itu pun, semakin membuat panik NY, dan kembali mencari anaknya ke seluruh area di dekat rumah, dengan harapan segera menemukan VPI.

Ia mengecek kembali kolong-kolong meja di rumahnya, mana tau anaknya itu tengah bermain. Tapi korban rupanya tidak ada di dalam rumah.”Saya liat orang lagi bersihkan rumput juga saya datangi, takutnya dia main kesana, sempat,mau cari kejalan raya, tau aja dia ngikutin orang,” ujarnya.

Setelah beberapa menit mencari dan di bantu oleh sang mertua, ia semakin panik karna putrinya itu tidak kunjung ditemukan. Beberapa menit kemudian, nenek VPI baru menyadari rupanya cucunya itu berada di bawah jembatan sungai sedalam 1,5 meter, tepat berada di depan rumahnya. “Itu loh anakmu nak,” ucapnya kepada NY.

Ibu korban pun kaget dan tidak menyangka, sebab ia merasa tadi sudah sempat melewati jembatan sepanjang hampir 3 meter itu, dan tidak menyadari putrinya berada di bawah dalam kondisi terapung dengan posisi tengkurap.

Ia pun segera melarikan putri kesayangannya itu ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Taman Husada Bontang. Kabid Pelayanan Medik dan Pengendalian RSUD Tri Ratna Paramitha mengatakan saat korban datang sudah dalam kondisi tidak sadar dan sudah tidak ada detak jantung . VPI akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.57 Wita. Korban pun lalu dimakamkan di daerah Kilometer (KM) 4. (*)

Penulis: Nuraini
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:balita tenggelamBontangGunung TelihanRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kabar Duka: Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Wafat
HeadlinePeristiwa

Kabar Duka: Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Wafat

By
Wili Wili
Tragedi Kecelakaan Helikopter Presiden Iran: Fakta dan Dampaknya
HeadlinePeristiwa

Tragedi Kecelakaan Helikopter Presiden Iran: Fakta dan Dampaknya

By
akurasi 2019
Timnas Indonesia Hajar Taiwan 6-0, Naik ke Peringkat 117 FIFA
OlahragaTrending

Timnas Indonesia Hajar Taiwan 6-0, Naik ke Peringkat 117 FIFA

By
Wili Wili
Lolly, Anak Nikita Mirzani, Dijemput Paksa dari Apartemennya: Teriakan Minta Tolong Viral di Media Sosial
SelebritisTrending

Lolly, Anak Nikita Mirzani, Dijemput Paksa dari Apartemennya: Teriakan Minta Tolong Viral di Media Sosial

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?