By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline >
HeadlineTrending

akurasi 2019
Last updated: November 3, 2023 4:44 pm
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
Mertua Kejam Membunuh Menantu Hamil dalam Tragedi yang Mengguncang
Mertua Kejam Membunuh Menantu Hamil dalam Tragedi yang Mengguncang. (Foto: Sindonews)
SHARE

Pembunuhan, mertuaAkurasi, Nasional. Jakarta, 3 November 2023. Kisah tragis yang terjadi di Pasuruan, Jawa Timur, mengguncang masyarakat dan menjadi bukti betapa kejamnya tindakan seorang mertua terhadap menantunya yang tengah hamil. Sebuah insiden yang membawa kedukaan besar pada keluarga korban dan menggugah kesadaran akan kekerasan dalam rumah tangga.

Pada Selasa, 31 Oktober 2023, Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah (23), seorang wanita yang sedang hamil tujuh bulan, tewas dalam kondisi yang sangat tragis di tangan ayah mertuanya, Khoiri (52). Motif kejahatan ini menjadi sorotan yang sangat kelam. Khoiri mengakui bahwa dia mencoba untuk memerkosa Fitria sebelum akhirnya membunuhnya dengan sangat sadis.

Fitria berasal dari keluarga terpandang. Ibunya, Nurul Afni, adalah seorang Kepala SMP di Surabaya. Fitria adalah anak pertama dari tiga bersaudara hasil pernikahan Nurul dan Munir. Keluarga ini selalu berjuang untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka, dan Fitria dikuliahkan di jurusan Akuntansi di Universitas Terbuka. Dia mendapatkan nilai memuaskan selama perkuliahan.

Namun, kehidupan Fitria berubah drastis ketika dia dijodohkan dengan Sueb Wibisono (32). Meskipun awalnya dia menerima keputusan orangtuanya dan tidak menunjukkan penolakan, situasi pernikahan mereka kemudian membebani Fitria. Sueb menghadapi kesulitan dalam mencari pekerjaan dan mendukung ekonomi keluarga, yang membuat Fitria merasa tertekan.

Ibunya, Nurul, merasa cemas tentang kondisi Fitria setelah pernikahan tersebut dan sering meminta adiknya untuk menjenguk Fitria yang tinggal bersama suami dan mertuanya. Namun, dia tidak pernah menduga bahwa perjodohan tersebut akan berakhir dengan tragedi yang sangat mengerikan.

Mertua Fitria, Khoiri, yang biasanya dikenal sebagai seorang yang baik, berubah menjadi pria yang temperamental dalam beberapa hari sebelum peristiwa tersebut. Meskipun tidak ada masalah yang signifikan sebelumnya, suasananya berubah. Pada hari peristiwa, dia berniat untuk memerkosa Fitria.

Fitria yang tengah hamil tujuh bulan saat itu sedang beristirahat di kamarnya usai mandi. Khoiri mendekatinya dan mencoba memerkosa Fitria. Namun, Fitria menolak dengan keras dan berteriak minta tolong.

Ketika Fitria menolak dan berteriak, Khoiri panik dan mengambil pisau dapur. Dalam keadaan marah dan panik, dia menggorok leher Fitria dengan pisau tersebut. Fitria yang berjuang untuk bertahan terluka parah dan tewas dalam kondisi yang sangat mengerikan.

Suami Fitria, Sueb Wibisono (31), yang baru pulang dari wawancara kerja, menemukan istrinya terkapar di tempat tidur dalam kondisi berlumuran darah. Dia langsung berteriak minta tolong, mengundang perhatian tetangga sekitarnya. Korban kemudian dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak dapat tertolong.

Khoiri, pelaku yang telah membunuh menantunya, lari ke rumah tetangganya untuk bersembunyi. Dengan bantuan warga, dia berhasil diamankan oleh polisi dan anggota militer. Khoiri ditangkap dan ditahan di rumah tahanan Polres Pasuruan.

Motif kejahatan ini terkait dengan pengaruh utang yang dimiliki anak Khoiri, Sueb. Khoiri merasa bahwa istri Sueb adalah penyebab utang tersebut dan merasa jengkel. Itulah yang kemudian menjadi motif perkosaan dan pembunuhan ini. Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP serta Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Pembunuhan.

Kasus ini telah mengguncang masyarakat dan menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan kekerasan dalam rumah tangga. Hukuman yang akan dijatuhkan kepada Khoiri diharapkan menjadi pelajaran bagi yang lainnya dan menjadi pengingat tentang pentingnya melindungi perempuan dari kekerasan.

Peristiwa ini juga mengingatkan kita bahwa tidak boleh ada tempat bagi kekerasan dalam rumah tangga dalam masyarakat kita. Semua individu harus bebas dari ancaman kekerasan, terutama dalam hubungan keluarga. Tragedi ini harus menginspirasi kita semua untuk berbicara tentang pentingnya kesadaran dan pendidikan mengenai kekerasan dalam rumah tangga, sehingga kasus serupa tidak terulang di masa depan.

Dengan kejadian ini, kita diingatkan untuk bersikap waspada dan mendukung upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. Semoga peristiwa tragis ini membantu membangun kesadaran yang lebih kuat tentang pentingnya menjaga hak dan keamanan individu, terutama bagi perempuan yang paling rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga.(*)

Editor: Ani

TAGGED:mertuapembunuhan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

pungli di smp
Trending

Disebut Ada Dugaan Pungli di SMP Sangsel, Dewan Panggil Disdik Kutim

By
akurasi 2019
Jonathan Frizzy Diduga Lamar Ririn Dwi Ariyanti, Fakta atau Hanya Salah Paham?
SelebritisTrending

Jonathan Frizzy Diduga Lamar Ririn Dwi Ariyanti, Fakta atau Hanya Salah Paham?

By
Wili Wili
Sikap Varian Delta Mewabah di Kaltim, Pemerintah: Bukan Virusnya Ditakuti, Prokesnya Diperketat
Trending

Sikap Varian Delta Mewabah di Kaltim, Pemerintah: Bukan Virusnya Ditakuti, Prokesnya Diperketat

By
Redaksi Akurasi.id
Tragedi Kematian Bos Travel Umrah dan Anaknya Menghebohkan Warga
Headline

Tragedi Kematian Bos Travel Umrah dan Anaknya Menghebohkan Warga

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?