OlahragaRagam

Tekuk Valencia 2-0, Pengejaran Real Madrid Terus Berlanjut

Loading

Pengejaran Real Madrid atas pemuncak klasmen Liga Spanyol Barcelona terus berlanjut. Los Blancos berhasl memetik kemenangan 2-0 atas Valencia.

Akurasi.id, Madrid Real Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Valencia di Stadion Santiago Bernabeu, Jumat (3/2/2023), dini hari. Walau mampu meraih poin penuh, pengejaran “Los Blancos” terhadap Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol masih terus berlanjut.

Jarak antara Madrid dengan Barca masih tetap sama, yaitu lima poin. Kedua tim sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan tunda di pertengahan pekan ini. Madrid, yang berusaha kembali ke jalur kemenangan, unggul 2-0 berkat gol Marco Asensio dan Vinicius Junior di babak kedua.

“Kami sangat senang dengan kemenangan ini. Hasil ini membuat kami bisa tetap dalam jalur untuk mempertahankan gelar,” ujar bek Madrid, Nacho, dikutip dari Diario AS.

Jasa SMK3 dan ISO

Pertandingan menghadapi Valencia spesial bagi Vinicius. Penyerang timnas Brasil itu mencetak gol pada penampilan ke-200 besama Madrid di seluruh kompetisi. Sejak bergabung dengan Madrid pada Juli 2018, Vinicius tercatat telah terlibat dalam 86 gol. Bersama Madrid, Vinicius telah mencetak 49 gol dan memberikan 37 asis.

Pelatih Carlo Ancelotti menyadari pertandingan melawan Valencia sangat penting untuk terus mengejar Barca. Apalagi, di pertandingan sebelumnya, Madrid hanya mampu bermaim imbang 0-0 menghadapi Real Sociedad. Maka itu, ia menargetkan Madrid meraih poin penuh untuk mengembalikan tim ke jalur juara.

Ancelotti kembali memainkan formasi andalannya, 4-3-3, dengan kekuatan penuh di lini depan. Pelatih asal Italia itu memainkan Karim Benzema, Vinicius, dan Marco Asensio. Di lini tengah, Ancelotti menurunkan Luka Modric, Toni Kroos, dan Dani Ceballos. Eduardo Camavinga, yang biasa beroperasi di lini tengah, kali ini lagi-lagi menjalani peran barunya sebagai bek kiri.

Dominasi Real Madrid Sejak Awal Pertandingan

Madrid mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. “Los Blancos” konsisten menekan Valencia di sepanjang pertandingan. Statistik laga menyebutkan Madrid melepaskan operan lebih banyak di area pertahanan Valencia, yaitu 394 operan. Sedangkan di area permainan sendiri, Madrid menciptakan 282 operan.

Situasi itu memaksa Valencia bertahan. Maestro lini tengah Madrid, Modric, menjadi otak serangan tim. Ketika laga baru berjalan tiga menit, umpan kunci Modrid, yang melewati tembok pertahanan Valencia, menghadirkan peluang emas bagi Asensio.

Walaupun mampu mendikte permainan Valencia, Madrid gagal mencetak gol di babak pertama. Penyelesaian akhir masih menjadi masalah bagi Madrid. Selain peluang emas dari Asensio di awal laga, Madrid juga berpeluang besar unggul lebih dulu melalui upaya Camavinga yang merangsek masuk ke jantung pertahanan Valencia. Namun, sepakan keras Camavinga masih melenceng tipis di sisi kanan tiang gawang.

Permainan Berkembang Babak Kedua

Setelah mengalami kebuntuan mencetak gol di babak pertama, permainan Madrid semakin berkembang di babak kedua. “Los Blancos” akhirnya unggul melalui sepakan dari luar kotak penalti oleh Asensio. Gol tersebut meruntuhkan moral para pemain Valencia sehingga Madrid kembali mampu unggul dua menit kemudian melalui manuver individu Vinicius.

Pergerakan Vinicius kerap merepotkan barisan pertahanan Valencia. Ini pula yang mendorong bek Valencia, Gabriel Paulista, untuk melakukan pelanggaran keras terhadapnya. Pelanggaran itu bahkan membuat Paulista menerima hukuman kartu merah karena sapuannya dinilai membahayakan Vinicius.

“Mereka tidak memiliki banyak peluang. Itu adalah permainan yang bagus untuk kami. Mungkin kami bisa mencetak gol di babak pertama, tapi kartu merah mereka membuat segalanya lebih mudah bagi kami (untuk mempertahankan keunggulan),” kata kiper Madrid, Thibaut Courtois.

Kemenangan Madrid terasa kurang signifikan terkait posisi mereka di klasemen sementara Liga Spanyol. Di laga lainnya, pemimpin klasemen sementara, Barcelona, juga mampu menang 2-1 atas Real Betis. Barca dan Madrid sama-sama telah memainkan 19 pertandingan. Sejauh ini, Barca telah mengumpulkan 50 poin, adapun Madrid 45 poin. (*)

Editor : Fajri Sunaryo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button