By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Bentrok Pekerja Lokal dan TKA di Morowali Tewaskan 2 Pekerja
HeadlineHukum & KriminalNewsTrending

Bentrok Pekerja Lokal dan TKA di Morowali Tewaskan 2 Pekerja

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 16, 2023 11:00 am
By
Devi Nila Sari
Share
6 Min Read
Bentrok Pekerja Lokal dan TKA di Morowali Tewaskan 2 Pekerja
Bentrok di PT GNI Morowali menewaskan 2 pekerja. (Ilustrasi)
SHARE

Aksi unjuk rasa pekerja PT GNI berujung bentrok pekerja lokal dan WNA asal Cina. Insiden itupun menewaskan 2 pekerja dan 9 orang luka-luka.

Contents
  • Kronologi Kejadian
  • Jumlah Korban Akibat Bentrokan di Worowali
  • Pemukulan Pekerja Lokal
  • Polisi Lakukan Penyelidikan

Akurasi.id, Sulteng – Aksi unjuk rasa di pabrik smelter PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/1/2023) malam berujung bentrok. Sedikitnya 2 tenaga kerja tewas dalam insiden tersebut.

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah mengungkapkan, pemicu bentrok di PT GNI adalah aksi sweeping yang dilakukan serikat pekerja yang mogok kerja terhadap pekerja yang tetap bekerja. Polisi menyebut, bentrokan terjadi usai berulang kali serikat pekerja yang mogok kerja melakukan penyisiran.

Adapun alasan mogok kerja tersebut, yakni tuntutan keselamatan kerja untuk seluruh karyawan. Hak pekerja atas risiko pekerjaan. Mengingat, sebelumnya smelter PT GNI sempat terbakar hingga menewaskan artis TikTok, Nirwana Selle, yang juga bekerja di perusahaan tersebut.

Aksi ditolak oleh pekerja asing dari China. Sehingga, terjadi ketegangan, saling pukul, dan saling serang antara kelompok tenaga kerja Indonesia (TKI) dan tenaga kerja asing (TKA) asal China.

“Pemicunya sebenarnya kemarin kan sudah ada beberapa tuntutan, kemudian hari Jumat (13/1) itu sudah ada pertemuan antara karyawan yang tergabung dalam SPN, Serikat Pekerja Nasional dalam perusahaan,” kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto sebagaimana melansir detikcom, Minggu (15/1/2023).

“Karena tidak ada titik temu, mereka melakukan aksi mogok kerja yang dilakukan oleh karyawan yang tergabung dalam SPN sejak pagi. Kemudian siang mereka memaksa masuk, mengintimidasi pekerja lain yang masih bekerja. Tetapi bisa diselesaikan oleh petugas pengamanan,” sambung Didik.

Kronologi Kejadian

Melansir detikSulsel, bentrokan antara WNA dan WNI PT GNI Morowali, Sulteng, terjadi Sabtu (14/1/2023) sekira pukul 11.20 Wita. Mulanya bentrok terjadi di Pull Dump Truck yang mengakibatkan terjadinya penganiayaan terhadap WNI oleh WNA.

Peristiwa bentrok tersebut kemudian pindah ke Smelter 2 dengan saling lempar batu antara WNI dan WNA. Saat itu, WNI melakukan pembakaran motor milik WNA.

Selanjutnya, sekira 19.30 Wita sat pergantian shift malam, terjadi lagi mogok kerja dari crew Pull Dump Truck. Hal ini dipicu penganiayaan WNA kepada WNI yang terjadi di siang hari. Untuk meredam amarah para pekerja, Kapolres Morowali Utara AKBP Imam Wijayanto sempat melakukan negosiasi dengan para crew.

Pukul 20.00 Wita, kembali terjadi bentrokan WNA dan Wni di jalan antaran Smelter 1 dan 2. Pada saat ini, kapolres dan tim gabungan berhasil melerai bentrokan.

Namun, pada 21.00 Wita, massa dalam jumlah banyak menyerang dan membakar mess WNA serta beberapa kendaraan seperti mobil, loader, dan mobil crane.

Sekira pukul 22.00 Wita, massa anarkis secara dinamis berpindah tempat. Massal kembali melakukan pembakaran alat berat dan mobil. Serta, melakukan penjarahan di mess WNA asal China dan Indonesia.

Minggu (15/1/2023) sekira pukul 02.15 Wita, tim gabungan yang dipimpin Kapolres Morowali Utara baru berhasil membubarkan warga. Situasi pun terpantau kondusif dan terkendali.

Jumlah Korban Akibat Bentrokan di Worowali

Akibat insiden tersebut, sedikitnya dua orang tewas. Kedua korban adalah seorang WNI dan seorang WNA.“Korban jiwa ada dua, satu dari TKA, satu dari TKI. Identitasnya belum kami ketahui,” kata Didik.

Selain dua pekerja yang tewas, sebanyak 9 pekerja mengalami luka-luka. Polisi juga mengamankan sedikitnya 70 orang untuk dimintai keterangan di markas Kepolisian Resort Morowali Utara.

“Ada 69 orang, sekarang di Polres. Masih dalam proses pemeriksaan terkait dengan kejadian tadi malam,” ungkap Kombes Didik Supranoto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan tersebut menyebabkan tiga blok tempat tinggal TKA 100 kamar dan 1 blok pengamanan obyek vital terbakar. Selain itu, delapan unit kendaraan juga turut terbakar.

Pemukulan Pekerja Lokal

Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT GNI Morowali Utara, Amirullah, menduga bentrokan itu dipicu oleh pemukulan terhadap enam pekerja lokal. Dalam aksi demonstrasi mogok kerja pada Sabtu (14/1/2023) siang.

“Karena mungkin dia tidak terima bahwasanya teman-teman yang di pukul orang Indonesia, teman-teman kerjanya, sehingga dia balas,” kata Amirullah.

Dalam aksi unjuk rasa mogok kerja itu, para buruh menyampaikan delapan tuntutan di antaranya penerapan prosedur Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3). Pemberian alat pelindung diri (APD) kepada pekerja.

Penghentian pemotongan upah yang tidak jelas. Serta, mempekerjakan kembali anggota Serikat Pekerja Nasional (SPN) yang diberhentikan karena pernah melakukan mogok kerja.

Sementara itu, pihak PT GNI dalam siaran persnya menyatakan sangat prihatin atas peristiwa demonstrasi yang berakhir ricuh tersebut. Peristiwa tersebut akan berdampak tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.

“Perusahaan bersama-sama dengan aparat penegak hukum langsung melakukan investigasi yang mendalam dan mengusut tuntas seluruh kejadian yang menimbulkan kerugian bagi semua pihak, baik kerugian materiel, material, hingga jatuhnya korban jiwa,” tulis PT GNI di website perusahaan itu, Minggu (15/1/2023).

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyatakan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dari peristiwa tersebut.

“Ini akumulasi. Artinya mulai dari kecil tiba-tiba menjadi besar, sampai ada korban dua meninggal dunia. Kita sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang meninggal dunia dari TKI, siapa yang meninggal dunia dari TKA, dan kenapa meninggal dunia,” kata Irjen Pol Rudy Sufahriadi di Mapolres Morowali Utara.

Ia menegaskan, pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi dan melakukan pertemuan dengan berbagai pihak. T ermasuk PT GNI untuk memastikan peristiwa itu tidak akan berulang. (yl/ah)

Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Bentrok di MorowaliBentrok PekerjaBentrok Tenaga Kerja Lokal MorowaliPT GNI
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Mencuri untuk Beli Sabu, Otak Pencurian Pelat Tugu Perbatasan Samarinda-Kukar Ditangkap
News

Mencuri untuk Beli Sabu, Otak Pencurian Pelat Tugu Perbatasan Samarinda-Kukar Ditangkap

By
Devi Nila Sari
Menkeu Purbaya Tanggapi Usulan Penghapusan SLIK OJK untuk Rumah Subsidi
HeadlineKabar Politik

Menkeu Purbaya Tanggapi Usulan Penghapusan SLIK OJK untuk Rumah Subsidi

By
Wili Wili
Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadhan 2025: Cek Tanggal Resmi Berdasarkan SEB 3 Menteri
PeristiwaTrending

Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadhan 2025: Cek Tanggal Resmi Berdasarkan SEB 3 Menteri

By
Wili Wili
Kabar Duka, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia
SelebritisTrending

Kabar Duka, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?