By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kesehatan > Pemerintah Pertimbangkan Vaksinasi Covid-19 Booster Dosis Empat
HeadlineKesehatan

Pemerintah Pertimbangkan Vaksinasi Covid-19 Booster Dosis Empat

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 22, 2022 2:26 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Pemerintah Pertimbangkan Vaksinasi Covid-19 Booster Dosis Empat
Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan menyebabkan pemerintah mempertimbangkan pemberian vaksin dosis keempat. (Ilustrasi)
SHARE

Pemerintah tengah mempertimbangan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis keempat. Sebagai langkah antisipasi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Contents
  • Kelompok Berisiko Tinggi Akan Menjadi Prioritas Penerima Vaksin Dosis Keempat
  • Ahli Epidemiolog Dorong Pemerintah Lakukan Vaksinasi Dosis Keempat

Akurasi.id, Jakarta – Pemerintah saat ini tengah mempertimbangan pemberian vaksinasi Covid-19 booster dosis keempat. Sebab, adanya prediski pandemi Covid-19 yang berkempanjangan di Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril, Jumat (22/7/2022). Sebagaimana melansir Detik.com.

“Beberapa negara sudah mulai dosis empat (booster) kedua. Perencanaan itu, sudah ada pertimbangannya di Indonesia. Karena, pandemi jangka panjang,” kata Mohammad Syahril.

Ia mengungkapkan, pemerintah mempertimbangkan hal ini tidak hanya karena kondisi pandemi di dalam negeri. Namun, sejumlah pakar epideiologi memperkirakan status pandemi Covid-19 di dunia akan berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Selain itu, para pakar ilmu kesehatan telah menyimpulkan bahwa vaksin Covid-19 dosis lengkap primer serta dosis penguat (booster) sebagai penambah daya tahan tubuh dapat menurun dalam waktu enam bulan.

“Masa aktif atau respons vaksin antibodi setelah enam bulan menurun,” ujarnya.

Kelompok Berisiko Tinggi Akan Menjadi Prioritas Penerima Vaksin Dosis Keempat

Oleh karena itu, Syahril mengatakan, kemungkinan akan ada rekomendasi dari berbagai pihak untuk menyelenggarakan program vaksinasi booster kedua. Apabila pandemi berkepanjangan benar-benar terjadi.

Kemudian, untuk mengantisipasi wabah Covid-19 seperti sebelumnya di Tanah Air, saat ini Kemenkes bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) sedang melakukan pembahasan secara intensif. Berkenaan rekomendasi pemberian vaksinasi dosis keempat.

“Yang menjadi prioritas tentunya kelompok berisiko tinggi. Seperti tenaga kesehatan,usia lanjut, tenaga pelayanan,” ungkapnya.

Tidak hanya mempertimbangkan pemberian vaksinasi dosis keempat, saat ini pemerintah juga tengah memikirkan kemampuan dalam penyediaan stok vaksin dosis keempat. Mengingat, bahkan hingga saat ini masih ada beberapa negara, seperti Indonesia. Yang belum memenuhi vaksinasi secara utuh.

“Hingga saat ini vaksinasi ketiga di Indonesia juga belum terpenuhi,” ujarnya.

Sebagai informasi, data dari Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa vaksinasi di Indonesia baru mencapai 53,89 juta jiwa lebih atau 25,88 persen. Dengan target mencapai 208 jiwa lebih.

“Oleh karena itu, kami saat ini masih fokus kepada pencapaian vaksinasi dosis lengkap primer dan penguat (dosis ketiga),” ujarnya.

Ahli Epidemiolog Dorong Pemerintah Lakukan Vaksinasi Dosis Keempat

Salah satu ahli epidemiolog dari Griffith University Australisa Dicky Budiman mendorong agar pemerintah segera menggelar vaksinasi dosis keempat. Ia mengemukakan, vaksin dosis keempat penting untuk beberapa kelompok rentan. Mengingat, virus terus bermutasi dengan cepat.

“Meski efektivitas vaksin turun, namun vaksin akan membantu mencegah keparahan saat seseorang terkena Covid-19,” ucapnya.

Selain itu, vaksin penguat disebut mampu menekan angka kematian atau mencegah pasien menjalani perawatan intensif di ICU.

“Seseorang yang mengalami Covid-1 dan belum divaksin penguat bisa berakibat fatal, bahkan meninggal. Jadi, vaksin ini memang ada kelemahan, yaitu belum bisa mencegah infeksi 100 persen,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Covid-19Kemenkes RIPandemi Covid-19Vaksin Dosis KeempatVaksinasi Covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

4 POSITIF COVID-19
Trending

4 Warga Kutim Klaster Gowa Positif Covid-19, Satu Pasien Berusia 16 Tahun

By
akurasi 2019
Fakta Tragis Kondisi Kejiwaan Ibu Gorok Tiga Anak di Brebes
HeadlineHukum & KriminalNews

Fakta Tragis Kondisi Kejiwaan Ibu Gorok Tiga Anak di Brebes

By
akurasi 2019
Begini Kronologi Kelompok Radikal Hindu India Hancurkan Patung Yesus
HeadlineTrending

Begini Kronologi Kelompok Radikal Hindu India Hancurkan Patung Yesus

By
akurasi 2019
Kejanggalan dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Membuat Keluarga Bertanya-tanya
HeadlineHukum & Kriminal

Kejanggalan dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Membuat Keluarga Bertanya-tanya

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?