By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > 4 Warga Kutim Klaster Gowa Positif Covid-19, Satu Pasien Berusia 16 Tahun
Trending

4 Warga Kutim Klaster Gowa Positif Covid-19, Satu Pasien Berusia 16 Tahun

akurasi 2019
Last updated: April 28, 2020 6:12 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
4 POSITIF COVID-19
Pasien positif Covid-19 di Kutim kembali bertambah sebanyak 4 orang. (Ilustrasi)
SHARE
4 POSITIF COVID-19
Pasien positif Covid-19 di Kutim kembali bertambah sebanyak 4 orang. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Kasus pasien positif virus corona baru atau Covid-19 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali bertambah sebanyak 4 orang pada Selasa (28/4/20) hari ini. Para pasien tersebut semuanya berasal dari Klaster Gowa.

baca juga: Kematian Anak 13 Tahun Berstatus PDP Covid-19 di Samarinda Disertai Sejumlah Penyakit Bawaan

Dengan adanya tambahan 4 kasus itu, maka kini warga Kutim yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah berjumlah 17 kasus. Di mana, hampir sebagian besar dari para pasien itu adalah pelaku perjalanan kegiatan Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Kabupaten Gowa.

Informasi adanya tambahan pasien positif Covid-19 itu, disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak, dalam video telekonferensinya, pukul 17.35 Wita tadi.

“Hari ini, ada tambahan 4 kasus pasien terkonfirmasi positif di Kutim, di mana semua pasien itu adalah pelaku perjalanan pada Klaster Gowa,” jelasnya.

Tambahan 4 pasien itu, yakni KTM14 seorang laki-laki berusia 40 tahun. Kemudian KTM15 laki-laki berusia 55 tahun, KTM16 laki-laki berusia 53 tahun, dan KTM17 laki-laki berusia 16 tahun.

“Para pasien ini, sebelumnya hanya diminta menjalani perawatan isolasi mandiri di rumah saja sejak 16 April 2020,” katanya.

Berdasarkan hasil rapid test atau tes cepat yang dilakukan sebelumnya, Andi mengakui, kalau keempat pasien positif asal Kutim itu menunjukkan hasil reaktif Covid-19. Sehingga ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) sejak 20 April 2020.

“Karena berdasarkan hasil rapid test keempat pasien menunjukkan reaktif, mereka langsung ditetapkan sebagai PDP dan diminta untuk melakukan perawatan isolasi di RSUD Kudungga Sangatta sejak 20 April 2020,” jelasnya.

Seperti yang sudah-sudah, Andi selalu mengingatkan, agar masyarakat tidak mengesampingkan setiap imbauan yang disampaikan pemerintah. Karena apa yang disampaikan pemerintah selama ini tujuannya untuk mencegah agar penyebaran Covid-19 semakin meluas.

“Dan bagi masyarakat Kaltim yang merasa melakukan perjalanan sebagai peserta Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa, agar dapat segera melaporkan diri dan memeriksakan kesehatan di rumah sakit rujukan, sehingga kami bisa melakukan upaya pencegahan,” serunya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimCorona KutimCovid-19kluster gowa
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kematian Yusuf
Hukum & KriminalTrending

Usut Temuan Jenazah Balita Tanpa Kepala, Polisi Gelar Pra Rekonstruksi di PAUD Yusuf Menghilang

By
akurasi 2019
Pratiwi Noviyanthi Ungkap Dugaan Penipuan oleh Istri Agus Salim terkait Donasi, Uang Rp500 Juta Diduga Dihilangkan
PeristiwaTrending

Pratiwi Noviyanthi Ungkap Dugaan Penipuan oleh Istri Agus Salim terkait Donasi, Uang Rp500 Juta Diduga Dihilangkan

By
Wili Wili
Menko Polhukam Serukan Toleransi Pasca Pembubaran Paksa Ibadah Mahasiswa di Tangsel
Covered StoryPeristiwaTrending

Menko Polhukam Serukan Toleransi Pasca Pembubaran Paksa Ibadah Mahasiswa di Tangsel

By
Yori Akurasi
TNI AU Bantah Miliki Sirkus OCI, Komnas HAM Telusuri Dugaan Keterlibatan dan Pelanggaran HAM
PeristiwaTrending

TNI AU Bantah Miliki Sirkus OCI, Komnas HAM Telusuri Dugaan Keterlibatan dan Pelanggaran HAM

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?