By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Pelajar di Jogja Cari Makan Sahur Tewas Jadi Korban Klitih
HeadlineHukum & Kriminal

Pelajar di Jogja Cari Makan Sahur Tewas Jadi Korban Klitih

akurasi 2019
Last updated: April 5, 2022 2:31 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Pelajar di Jogja Cari Makan Sahur Tewas Jadi Korban Klitih
SMA Muhammadiyah 2 Kota Yogyakarta, tempat korban klitih bersekolah. (Erfanto/Tugu Jogja)
SHARE

Seorang pelajar di Jogja tewas jadi korban klitih. Pelajar tewas jadi korban klitih tersebut saat sedang mencari makan sahur bersama teman-teman kosnya.

Contents
  • Dua sepeda motor membuntuti
  • Ayah Korban Anggota DPRD Kebumen

Akurasi.id, Jogjakarta – DAA, korban aksi klitih di Jalan Gedongkuning Minggu (4/3/2022) dinihari adalah siswa SMA Muhammadiyah 2 Kota Yogyakarta. Dia adalah siswa kelas XI IPS 3 SMA Muhammadiyah 2 Kota Yogyakarta yang berasal dari Kebumen Jawa Tengah.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Slamet Purwo membenarkan jika DAA merupakan siswa SMA yang ia ampu. Ia mengaku kaget dengan kejadiannya yang menimpa anak didiknya tersebut. Karena korban adalah anak yang pendiam.

“Benar itu (DAA) adalah siswa kami. Dia meninggal dunia,” tutur Slamet ketika ditemui di kantornya, Senin (4/3/2022).

Slamet menuturkan berdasarkan cerita rekan korban, saat itu korban bersama rekannya sesama siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Mereka pergi bertiga menggunakan dua sepeda motor di mana DAA (17) berboncengan dengan DP yang kebetulan nama depan mereka sama dan seorang lagi menggunakan satu sepeda motor lain

Saat itu, ketiganya keluar dari kos-kosan hendak mencari makan sahur. Kebetulan pagi harinya mereka berencana untuk pulang ke kampung masing-masing mengingat di sekolah mereka hanya menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh.

“Jadi minggu ini siswa kelas 10 dan 11 melakukan PJJ. Karena ruangan kami gunakan untuk ujian kelas 12 dan gurunya juga mengawasi,” ujar dia.

[irp]

Dua sepeda motor membuntuti

Saat mereka berjalan beriringan, ketiganya dibuntuti oleh dua sepeda motor. Dari kaca spion mereka menyaksikan ada sepeda motor yang membututi mereka, mereka langsung berusaha kabur untuk menyelamatkan diri. Dua sepeda motor siswanya tersebut berpisah.

Sampai di jalan Gedongkuning, korban mendapat sabetan benda tajak semacam gir dan mengenai kepala. DAA yang membonceng terkena sabetan dan oleh DP langsung dibawa ke Rumah Sakit Hardjolukito.

DP kemudian berkomunikasi dengan orangtua korban dan orangtua korban menghubungi pihak sekolah. Saat itu juga pihak sekolah langsung meluncur ke rumah sakit untuk melakukan pendampingan.

“Setelah dirawat, korban meninggal di rumah sakit pukul 09.30,” papar dia.

Dia menambahkan, pihak sekolah juga mengantarkan jenazah ke rumah duka di kebumen. Namun karena mereka tidak bisa melaju bersama mobil ambulans hingga akhirnya ia hanya bertemu dengan orangtua korban.

[irp]

Ayah Korban Anggota DPRD Kebumen

Ia mengakui jika ayah korban adalah seorang anggota DPRD Kebumen dan pihak orangtua sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian perihal kejadian tersebut. Dan saat ini kasus tersebut ditangani oleh Polda DIY meskipun lokasi merupakan lintas Polsek.

Slamet menuturkan DAA memang siswa yang aktif dan normatif. DAA adalah anggota Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) bidang seni. Dia tergolong siswa yang biasa dalam hal prestasi akademik.

Dua temannya yaitu DP dan seorang siswa lagi memang berasal dari luar DIY. Mereka bertiga indekos di belakang Makam Pahlawan Kusumanegara. DP berasal dari Lampung dan seorang lagi berasal dari Luar DIY.

“DP saat itu paginya langsung pulang kampung karena sudah membeli tiket. Kebetulan bapaknya sakit,” ujar dia. (*)

Sumber: Kumparan.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:KlitihKorban KlitihKriminalPelajar Jogja
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Cicipi Nasi Goreng di Posko Pengungsi Agam
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Cicipi Nasi Goreng di Posko Pengungsi Agam

By
Wili Wili
Kejari Nunukan Sita Rp1,3 Miliar dari Tangan Dua Tersangka Korupsi Septic Tank
HeadlineHukum & KriminalNews

Kejari Nunukan Sita Rp1,3 Miliar dari Tangan Dua Tersangka Korupsi Septic Tank

By
Devi Nila Sari
Survei Charta Politika 2024: Ganjar-Emil Paling Bersaing dengan Anies-AHY
HeadlineKabar Politik

Survei Charta Politika 2024: Ganjar-Emil Paling Bersaing dengan Anies-AHY

By
akurasi 2019
Sah! Dibikin Satu Harga, Minyak Goreng Turun Jadi Rp 14.000 per Liter
HeadlineNews

Sah! Dibikin Satu Harga, Minyak Goreng Turun Jadi Rp 14.000 per Liter

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?