By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Begini Kronologi Kelompok Radikal Hindu India Hancurkan Patung Yesus
HeadlineTrending

Begini Kronologi Kelompok Radikal Hindu India Hancurkan Patung Yesus

akurasi 2019
Last updated: Desember 28, 2021 6:51 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Begini Kronologi Kelompok Radikal Hindu India Hancurkan Patung Yesus
Perayaan Natal di St Joseph's Cathedral in Prayagraj, (India AP/Rajesh Kumar Singh)
SHARE
Begini Kronologi Kelompok Radikal Hindu India Hancurkan Patung Yesus
Perayaan Natal di St Joseph’s Cathedral in Prayagraj, (India AP/Rajesh Kumar Singh)

Akurasi.id, Jakarta – Kelompok radikal sayap kanan Hindu di India, sempat melakukan berbagai tindak kekerasan kala umat Kristiani di negara itu. Terutama saat menyambut Natal tahun ini. Beberapa di antaranya, yakni hancurkan Patung Yesus dan pembakaran ornamen Sinterklas.

Kelompok sayap kanan Hindu ini menilai, umat Kristiani di India memanfaatkan perayaan Natal untuk membuat umat Hindu di sana pindah agama.

[irp]

Sehari setelah Natal, Minggu (26/12), aksi hancurkan Patung Yesus di negara bagian Haryana. Tak hanya itu, Gereja Penebus Suci di Ambala juga menjadi sasaran kelompok tersebut, dikutip dari The Guardian.

Di malam sebelumnya, yakni malam Natal, Jumat (24/12), perayaan yang dilakukan di satu sekolah di Pataudi, Haryana sempat diganggu oleh kelompok sayap kanan Hindu India. Kelompok ini menyebut, acara yang diselenggarakan merupakan upaya ‘cuci otak’ anak-anak untuk menerima nilai-nilai Kristen.

Selain di negara bagian Haryana, kelompok ini juga menyerang perayaan Natal di kota Agra, Uttar Pradesh. Mereka membakar patung Sinterklas yang berada dekat dengan sekolah yang dipimpin misionaris.

Kelompok radikal Hindu India juga menuduh misionaris menggunakan perayaan Natal untuk memikat masyarakat akan ajaran Kristiani.

“Saat Desember datang, misionaris Kristen menjadi aktif atas nama Natal, Sinterklas, dan Tahun Baru. Mereka memikat anak-anak dengan memberikan hadiah Sinterklas ke mereka, dan menarik mereka menuju kekristenan,” tutur salah satu perwakilan kelompok sayap kanan Hindu India, Ajju Chauhan.

[irp]

Sementara itu, ada dua unjuk rasa yang masuk ke gereja di wilayah Assom pada malam Natal. Mereka mengganggu misa dan menuntut semua umat Hindu yang masuk ke gereja tadi keluar.

“Biarkan orang Kristen yang merayakan Natal,” kata salah satu pria dalam video yang direkam kala mereka masuk dan mengganggu acara Natal di gereja tersebut.

“Kami menentang anak lelaki dan perempuan Hindu berpartisipasi dalam acara Natal, itu melukai sentimen kami. Mereka berpakaian rapi di gereja dan semua orang menyanyikan Selamat Natal. Bagaimana agama kami akan selamat?” tambah pria tersebut.

Sejak Perdana Menteri India Narendra Modi berkuasa pada 2014, kelompok sayap kanan Hindu telah mengkonsolidasi posisi mereka di sejumlah negara bagian. Mereka juga meluncurkan serangan skala kecil terhadap agama minoritas di negara itu, dan membela diri bahwa aksi itu dilakukan untuk mencegah konversi agama.

[irp]

Mengutip Reuters, beberapa negara bagian India juga telah meloloskan atau mempertimbangkan Undang-Undang anti konversi, yang berpotensi mengurangi kebebasan memeluk kepercayaan. Serta hak lain yang dijamin konstitusi India terhadap kaum minoritas. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:HeadlineKelompok Radikal HinduPatung YesusPerayaan Natal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Daftar 23 Pemain

Akurasi.id, Jakarta - Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di ajang perdana FIFA…

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan, Dananya Pakai Uang Koruptor

Akurasi.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membuat gebrakan baru di sektor pendidikan.…

Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

ott kpk
Trending

BREAKING NEWS!! 8 Pejabat Kaltim Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek Jalan Kaltimtara

By
akurasi 2019
Sambut Baik Pengakuan Jokowi: PBB Desak Agar Pelanggaran HAM Berat di Indonesia Tak Terulang
CorakHeadlineRagamTrending

Sambut Baik Pengakuan Jokowi, PBB Desak Agar Pelanggaran HAM Berat di Indonesia Tak Terulang

By
Devi Nila Sari
Om Albert Resmi Melaporkan Kasus Pencemaran Nama Baik Kepada Pihak Berwajib
PeristiwaTrending

Om Albert Resmi Melaporkan Kasus Pencemaran Nama Baik Kepada Pihak Berwajib

By
akurasi 2019
Ole Romeny Cedera Parah Usai Ditekel Paulinho, Absen di Final Piala Presiden 2025
OlahragaTrending

Ole Romeny Cedera Parah Usai Ditekel Paulinho, Absen di Final Piala Presiden 2025

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?