By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Pulau Maratua dan Sambit Masuk Blue Ekonomi dan Kawasan Zonasi Strategis Nasional Tertentu
HeadlineTrending

Pulau Maratua dan Sambit Masuk Blue Ekonomi dan Kawasan Zonasi Strategis Nasional Tertentu

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Februari 21, 2022 8:21 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Pulau Maratua dan Sambit Masuk Blue Ekonomi dan Kawasan Zonasi Strategis Nasional Tertentu
Pulau Maratua dan Sambit menjadi bagian dari pengembangan blue ekonomi dan kawasan zonasi strategis nasional tertentu. (Redaksi Akurasi.id)
SHARE
Pulau Maratua dan Sambit Masuk Blue Ekonomi dan Kawasan Zonasi Strategis Nasional Tertentu
Pulau Maratua dan Sambit menjadi bagian dari pengembangan blue ekonomi dan kawasan zonasi strategis nasional tertentu. (Redaksi Akurasi.id)

Pulau Maratua dan Sambit, terkenal bukan hanya karena memiliki destinasi wisata yang luar biasa dari sisi laut. Melainkan juga terkenal memiliki kekayaan hasil laut yang melimpah. Menjaga ekosistem laut dan kelangsungan ekonomi masyarakat menjadi sangat penting.

Contents
  • Pulau Maratua Bagian dari Ekonomi Hijau
  • Bangun Ekosistem Magrove Guna Tekan Emisi Karbon

Akurasi.id, Berau – Ragam potensi Pulau Maratua dan Pulau Sambit di Kabupaten Berau, Kaltim, membuat pemerintah menetapkan kawasan itu tidak hanya sebagai lokasi destinasi wisata. Melainkan juga masuk dalam rencana pengembangan strategis Blue Ekonomi atau Ekonomi Biru.

Tidak hanya itu, Pulau Maratua dan Sambit juga masuk dalam Rencana Zonasi Kawasan Strategis Tertentu (RZKST). Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Nomor 4/Permen-KP/Tahun 2018. Proyek pengembangan pembangunan Pulau Maratua dan Sambit telah mulai sejak 2018 lalu hingga 2037 mendatang.

[irp]

Pulau Maratua Bagian dari Ekonomi Hijau

Informasi itu berasal dari Koordinator Restorasi DIT P4K, Direktorat Jenderal (Ditjen) PRL, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Hery Gunawan Daulay, ketika menyampaikan presentasi dalam undangan Tim Percepatan Pengembangan Pulau Maratua Pemprov Kaltim di Pulau Maratua, Minggu (7/11/2021).

Kepada media ini, Hery mengutarakan, kehadiran dirinya di Pulau Maratua untuk mewakili KKP dalam rangka memberikan perkembangan strategi blue ekonomi atau ekonomi biru. Program ini merupakan program lanjutan dari konsep atau kebijakan green ekonomi atau ekonomi hijau.

“Melalui Menteri Kelautan dan Perikanan, Pak Sakti Wahyu Trenggono. KKP sudah menyiapkan konsep atau kebijakan, bagaimana mengimplementasikan blue ekonomi di sektor kelautan. Pulau Maratua dan Sambit adalah bagian dari kebijakan itu,” ungkapnya.

Kebijakan blue ekonomi KKP saat ini, smabungnya, sejalan dengan program Pemerintah Kaltim. Dalam hal ini Tim Percepatan Pembangunan Pulau Maratua. Hery menjelaskan, ada 3 konsep dasar dalam blue ekonomi. Pertama, meningkatkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari perikanan tangkap, dengan kebijakan penangkapan terukur di wilayah pengelolaan perikanan.

[irp]

Kedua, pengembangan perikanan budidaya untuk peningkatan ekspor dengan riset kelautan dan perikanan. Ketiga, pembangunan dan pengembangan kampung perikanan budidaya tawar, payau, dan laut berbasis kearifan lokal. Dengan tujuan yakni untuk menjaga kelestarian ekosistem laut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ketiga poin itu menjadi terobosan yang coba KKP lakukan. Ini masuk dalam blue ekonomi. Konsep ini sangat bagus. Karena mengembangkan ekologi dan ekosistem. Kita tahu, bahwa potensi sektor kelautan kita sangat luar biasa besar. Pulau Maratua dan Pulau Sambit adalah di antaranya,” paparnya.

[irp]

Bangun Ekosistem Magrove Guna Tekan Emisi Karbon

Pulau Maratua dan Sambit Masuk Blue Ekonomi dan Kawasan Zonasi Strategis Nasional Tertentu
Koordinator Restorasi DIT P4K, Direktorat Jenderal (Ditjen) PRL, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Hery Gunawan Daulay saat diwawancarai di Pulau Maratua. (Redaksi Akurasi.id)

Tidak hanya itu, dia menyebutkan, konsep blue ekonomi sebagai implementasi atas Rencana Zonasi Kawasan Strategis Tertentu Pulau Maratua dan Pulau Sambit, telah Menteri KP dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) paparkan dalam berbagai kegiatan. Baik nasional maupun internasional.

Di mana, salah satu tujuan dari kebijakan itu, yakni menurunkan emisi gas rumah kaca. Caranya yakni dengan menggalakkan kegiatan menumbuh suburkan ekosistem magrove. Yang mana, Indonesia sendiri menargetkan membangun 3,3 juta hektare kawasan magrove. Ini menjadi yang terbesar di dunia.

[irp]

Hery menegaskan, alasan program itu harus berjalan, karena penyerapan emisi karbon dari ekosistem magrove mencapai 5 sampai 10 kali lebih besar dari hutan tropis. Dan Indonesia akan melakukan rehabilitasi dan restorasi ekosistem magrove dalam skala besar untuk mewujudkan hal tersebut.

“Pulau Maratua maupun Pulau Sambit merupakan target dari pengembangan itu. Dari ekonomi biru. Bagaimana merubah ekosistem magrove supaya dapat meningkat lagi, dengan tetap meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” tuturnya. (*)

Penulis/Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:#BerauBlue EkonomiKementerian Kelautan PerikananKKPPulau MaratuaPulau Sambit
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi Bawa Ijazah Asli dari SD hingga UGM ke Polresta Solo, Tegaskan Komitmen Hormati Proses Hukum
HeadlinePeristiwa

Jokowi Bawa Ijazah Asli dari SD hingga UGM ke Polresta Solo, Tegaskan Komitmen Hormati Proses Hukum

By
Wili Wili
Dana Investasi Bodong Masuk ke Klub Sepakbola, PPATK: Jumlahnya Belasan Miliar
HeadlineHukum & Kriminal

Dana Investasi Bodong Masuk ke Klub Sepakbola, PPATK: Jumlahnya Belasan Miliar

By
akurasi 2019
Upayakan Program Normalisasi dan Lahan Pertanianan, DPRD Pastikan Kaltim Siap Sambut IKN
BirokrasiTrending

Upayakan Program Normalisasi dan Lahan Pertanianan, DPRD Pastikan Kaltim Siap Sambut IKN

By
Devi Nila Sari
Prabowo Akan Hapus Sistem Outsourcing, Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional
HeadlineKabar Politik

Prabowo Akan Hapus Sistem Outsourcing, Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?