By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Pedagang Pasar Tamrin Mengeluh Sepi Pembeli, Rustam: Perlu Ditata Ulang
Kabar Politik

Pedagang Pasar Tamrin Mengeluh Sepi Pembeli, Rustam: Perlu Ditata Ulang

Devi Nila Sari
Last updated: September 3, 2021 8:04 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Pedagang Pasar Tamrin Mengeluh Sepi Pembeli, Rustam: Perlu Ditata Ulang
Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Pedagang Pasar Tamrin Mengeluh Sepi Pembeli, Rustam: Perlu Ditata Ulang
Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Pedagang Pasar Tamrin mengeluh sepi pembeli, Rustam: Perlu ditata ulang. Rustam sebut hingga saat ini keluhan penjual selalu sama, yakni permasalahan penataan pasar.

Akurasi.id, Bontang – Belum lama ini, aduan para pedagang pakaian di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) yang minim pembeli mendapat sorotan dari Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Rustam. Dia mengatakan perlu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk mengatasi pasar yang minim pembeli itu. Akan tetapi hingga saat ini solusi tersebut belum dapat membuahkan hasil.

Rustam sebut pasar yang sudah berjalan lebih dari satu tahun, hingga saat ini keluhan penjual selalu sama, yakni permasalahan penataan pasar.

“Padahal beberapa solusi sudah disediakan, seperti PNS Bontang yang wajib berbelanja di Pasar Tamrin. Pasar tersebut perlu ditata ulang,” kata Rustam saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Dia menyebutkan, beberapa tuntutan pedagang pakaian yang menjajakan dagangan di lantai 3 Pasar Tamrin meminta agar penataan lapak dilakukan kembali. Lantaran, di lantai 2 Pasar tersebut seharusnya para pedagang pangan yang menempati. Akan tetapi mayoritas dari pedagang memilih untuk beralih berjualan di bagian luar pasar atau trotoar jalan. Persoalan tersebut karena pembangunan pasar yang memakan waktu lama.

“Saya akui memang terlalu lama kita membangun pasar ini. Risiko kita sendiri makanya di sepanjang Jalan KS Tubun itu berbondong-bondong masyarakat berjualan. Siapa yang berani membongkar mereka jualan, karena rumah itu milik mereka sendiri,” ungkap Politisi Partai Golkar tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya hingga saat ini hanya dapat menginstruksikan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan segera mengevaluasi tata letak lapak di Pasar Tamrin.

[irp]

“Kita hanya bisa menunggu proses pihak terkait untuk melakukan evaluasi tata olah pasar, dan yang di luar pasar kita minta itu ditertibkan,” kata Rustam.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala UPT Pasar Kota Bontang Muhammad Haedar menuturkan, terkait pedagang Pasar Tamrin mengeluh sepi pembeli, pihaknya belum bisa langsung memutuskan, lantaran ada berbagai tahapan yang harus dilalui untuk mengubah tatanan lapak pasar. Sembari koordinasi bersama pemerintah daerah, dia meminta kepada para pedagang pakaian untuk bersabar.

“Ini juga sedang kita koordinasikan. Saya sudah sampaikan ke pimpinan, bagaimana keputusannya nanti harap sabar,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: redaksi

TAGGED:DPRD BontangMuhammad HaedarPasar Taman Rawa Indah BontangRustamUPT Pasar Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

DPRD Bontang Bentuk Pansus Usai Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota
Birokrasi

DPRD Bontang Bentuk Pansus Usai Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota

By
Devi Nila Sari
Usai Gelar Debat Publik Pilkada, KPU Kukar Berharap Partisipasi Pemilih Semakin Meningkat
Kabar Politik

Usai Gelar Debat Publik Pilkada, KPU Kukar Berharap Partisipasi Pemilih Semakin Meningkat

By
akurasi 2019
Menuju Pilkada, Kasmidi Bulang Siap Berjuang untuk Kutim
Kabar Politik

Menuju Pilkada, Kasmidi Bulang Siap Berjuang untuk Kutim

By
akurasi 2019
Cak Imin Usul Pemilihan Gubernur Dihapus, Sebut Kewenangan Terbatas Sementara Anggaran Pilkada Besar
HeadlineKabar PolitikRagamTrending

Cak Imin Usul Pemilihan Gubernur Dihapus, Sebut Kewenangan Terbatas Sementara Anggaran Pilkada Besar

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?