By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > DPRD Bontang Bentuk Pansus Usai Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota
Birokrasi

DPRD Bontang Bentuk Pansus Usai Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 10, 2021 8:27 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
DPRD Bontang Bentuk Pansus Usai Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota
Rapat Paripurna ke-10 Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 Wali Kota Bontang, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
DPRD Bontang Bentuk Pansus Usai Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota
Rapat Paripurna ke-10 Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 Wali Kota Bontang, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

DPRD Bontang bentuk Pansus usai gelar Paripurna LKPJ Wali Kota. Pansus nantinya diharapkan dapat membedah substansi, realisasi dan serapan anggaran LKPJ yang telah dilakukan eksekutif selama tahun 2020.

Akurasi.id, Bontang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menggelar Rapat Paripurna ke 10 Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 Wali Kota Bontang, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (9/3/2021).

LKPJ tersebut dibacakan oleh Wali kota Bontang, Neni Moerniaeni, dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase dan 25 anggota DPRD Bontang lainnya.

Dalam Rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, Wakil Ketua I Junaidi dan Wakil Ketua II Agus Haris tersebut, Neni menjelaskan capaian program kerja pemerintah.

Indikator utama pembangunan hingga tahun 2020 yang secara umum berdampak tekanan penyebaran pandemi COVID-19. Sehingga relatif mengalami penurunan dibandingkan pencapaian 2019.

Beberapa indikator tersebut di antaranya, jumlah penduduk Kota Bontang pada tahun 2020 telah mencapai 184.784 jiwa. Mengalami peningkatan 1,74 persen dari tahun 2019.

Kedua, jumlah angkatan kerja pada tahun 2020 adalah 91.932 orang atau sekitar 69,24 persen dari jumlah penduduk usia kerja.

[irp]

Ketiga, tingkat pengangguran terbuka mengalami peningkatan 9,02 persen pada tahun 2019 menjadi 9, 46 persen.

Selanjutnya, tingkat kemiskinan juga mengalami peningkatan menjadi 4,38 persen.

Kelima, capaian indeks pembangunan manusia tahun 2020 juga terdampak tekanan pandemi COVID-19 sehingga mengalami penurunan dari 80,09 menjadi 80,07.

Keenam, pada aspek ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku menggambarkan nilai keseluruhan aktivitas perekonomian mengalami penurunan dari 58,33 menjadi 56,55.

Kemudian, pertumbuhan ekonomi Kota Bontang tanpa memasukkan peran industri pengolahan migas dan sektor pertambangan.

Dan terakhir, tingkat pertumbuhan ekonomi Kota Bontang dengan migas masih tumbuh negatif mencapai -2,76 pada tahun 2020, yang sebagian besar disebabkan oleh penurunan peran industri pengolahan migas dan sektor pertambangan.

Usai dibacakan Neni, legislator selanjutnya akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas LKPJ APBD 2020 Wali Kota Bontang tersebut.

[irp]

DPRD Bontang Bentuk Pansus Usai Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota
Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Andi Faiz juga menyebut di sela rapat paripurna, akan menyampaikan sesuai instruksi Permendagri selanjutnya pihaknya akan membentuk Pansus untuk membahas LKPJ Wali Kota.

Pansus nantinya diharapkan dapat membedah substansi, realisasi dan serapan anggaran LKPJ yang telah dilakukan eksekutif selama tahun 2020.

“Pansus itulah yang akan membedah LKPJ bersama OPD. Berkesesuaian tidak dengan yang disampaikan Bu Wali tadi,” beber Andi Faiz.

Selanjutnya pansus akan merekomendasikan kesimpulan atas kinerja Wali Kota Bontang selama setahun itu.

“Pansus nanti memberikan laporan ke DPRD kemudian menyimpulkan apakah diterima atau ditolak LKPJ Wali Kota,” tutup Andi Faiz. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Andi faizBirokrasiDPRD BontangLKPJNeni MoerniaeniParipurna LKPJ Wali Kota
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Demo 50.000 Buruh di Jakarta 24 September 2026: Hindari 5 Rute Ini, Cek Jalur Alternatif

Akurasi.id, Jakarta - Hari ini, Rabu (24/9/2026), Jakarta bakal macet total. Sekitar…

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 23, Bulu Tangkis Harapan Emas Pertama

Akurasi.id, Jakarta - Kabar terbaru dari kontingen Indonesia di Asian Games 2026…

Adu Ganas! Perbedaan iPhone 18 Pro Max vs 17, 16, 15 Pro Max, Mana Paling Worth It?

Akurasi.id, Jakarta - iPhone 18 Pro Max baru rilis di Singapura 18…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

RDP Bontang City Mall, DPRD Bontang Tuntut Bangun Drainase dan Polder
Birokrasi

RDP Bontang City Mall, DPRD Bontang Tuntut Bangun Drainase dan Polder

By
akurasi 2019
Antisipasi Penularan Virus, DPK3 Bontang Ambil Sampel 50 Ekor Babi
Birokrasi

Antisipasi Penularan Virus, DPK3 Bontang Ambil Sampel 50 Ekor Babi

By
Devi Nila Sari
Harapan Bapenda pada HUT Kota Bontang ke-21
Birokrasi

Harapan Bapenda pada HUT Kota Bontang ke-21

By
akurasi 2019
Infografis

Anggota DPRD Kota Bontang Abdul Haris Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?