By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Dewan Pertanyakan Kinerja DPUPR Bontang, Hingga Agustus Serapan APBD 2021 Baru 30,4 Persen
Kabar Politik

Dewan Pertanyakan Kinerja DPUPR Bontang, Hingga Agustus Serapan APBD 2021 Baru 30,4 Persen

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Agustus 2, 2021 6:17 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Dewan Pertanyakan Kinerja DPUPR Bontang, Hingga Agustus Serapan APBD 2021 Baru 30,4 Persen
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina menyoroti lambannya kinerja DPUPR Bontang dalam menyerap APBD 2021. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Dewan Pertanyakan Kinerja DPUPR Bontang, Hingga Agustus Serapan APBD 2021 Baru 30,4 Persen
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina menyoroti lambannya kinerja DPUPR Bontang dalam menyerap APBD 2021. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Dewan Pertanyakan Kinerja DPUPR Bontang, Hingga Agustus Serapan APBD 2021 Baru 30,4 Persen. Imbas lambannya serapan APBD 2021 oleh DPUPR Bontang, banyak pekerjaan yang tidak berjalan sesuai perencanaan. Asas manfaat atas proyek itu pun juga lambat dinikmati masyarakat.

Akurasi.id, Bontang – Lambannya serapan APBD 2021 di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bontang mendapatkan banyak sorotan. Salah satunya datang dari Komisi III DPRD Bontang. Hal itu lantaran banyak pekerjaan besar yang ada di bawah tanggung jawab DPUPR Bontang.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina, serapan anggaran DPUPR sampai dengan Agustus 2021 ini bisa dibilang tidak cukup menggembirakan. Sampai sejauh ini, serapan APBD Bontang 2021 di DPUPR baru sekitar 30,4 persen. Jika bercermin dengan waktu yang ada, idealnya, serapan anggaran di instansi tersebut sudah mencapai 50 hingga 60 persen.

“Kalau angka serapannya baru 30,4 persen, menurut kami itu terbilang sangat rendah. Harusnya (DPUPR Bontang) bisa lebih maksimal lagi dalam penyerapan anggaran,” ucap Amir usai menggelar rapat dengan DPUPR Bontang, Senin (2/8/2021).

Kepada DPUPR Bontang, Komisi III mewanti-wanti agar segera menyelesaikan setiap dokumen pekerjaan. Supaya yang bisa dilelang, agar segera dilelang. Dan yang sudah bisa dikerjakan, maka secepatnya direalisasikan. Terutama terkait pembangunan infrastruktur penanggulan banjir di Bontang.

“Kami merasa cukup kecewa sebenarnya jika melihat kinerja (DPUPR Bontang). Saat kami sidak beberapa waktu lalu misalnya, masyarakat banyak yang mempertanyakan ke kami, Komisi III DPRD Bontang atas pembangunan di daerah mereka,” ketusnya.

Dia mencontohkan, ketika sidang di Bontang Permai, Kelurahan Api-api, Bontang Utara, di situ Komisi III DPRD Bontang mendapati tanggul sungai yang nyaris roboh menutupi daerah aliran sungai (DAS). Masyarakat meminta, agar persoalan itu segera diatasi. “Mohon kedepannya kinerja DPUPR Bontang dapat diperbaiki,” ucapnya.

Sebagai wakil rakyat, tambah politikus Partai Gerindra ini, buruknya kinerja pemerintah secara tidak langsung berimbas juga kepada DPRD Bontang. Karena bagaimanapun, DPRD adalah tempat masyarakat mengadu. Artinya, jika pemerintah lamban bekerja, maka kinerja dewan bakal dipertanyakan juga.

[irp]

Untuk itu, Amir berharap, kedepannya progres pekerjaan bisa ditingkatkan hingga di atas 60 persen jika sudah melewati setengah tahun seperti saat ini. Baik dari segi lelang maupun pekerjaan dari penunjukan langsung (PL). “Seharusnya jika sudah keluar pemenang lelangnya, bisa langsung dilaksanakan pekerjaannya. Agar menghemat waktu dan supaya kualitas pekerjaannya juga baik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Amir TosinaDPRD BontangDPUPR BontangKomisi III DPRD BontangSerapan APBD Bontang 2021
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi Nilai Positif Penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan
HeadlineKabar Politik

Jokowi Nilai Positif Penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan

By
Wili Wili
Prabowo Subianto Bertemu Vladimir Putin di Kremlin: Bahas Energi, Pertahanan, hingga Undangan ke Indonesia
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Bertemu Vladimir Putin di Kremlin: Bahas Energi, Pertahanan, hingga Undangan ke Indonesia

By
Wili Wili
Pemerintah Tetapkan Program Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari, Hemat APBN Rp20 Triliun
HeadlineKabar Politik

Pemerintah Tetapkan Program Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari, Hemat APBN Rp20 Triliun

By
Wili Wili
Pernyataan Kontroversial Dharma Pongrekun di Debat Pilgub DKI 2024: Covid-19 Agenda Asing dan AI Alat Mata-Mata
HeadlineKabar Politik

Pernyataan Kontroversial Dharma Pongrekun di Debat Pilgub DKI 2024: Covid-19 Agenda Asing dan AI Alat Mata-Mata

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?