By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Duduk Perkara di Balik Kasus Penganiayaan Berujung Maut di Kaliorang, Bermula Dituding Mencuri
News

Duduk Perkara di Balik Kasus Penganiayaan Berujung Maut di Kaliorang, Bermula Dituding Mencuri

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Agustus 18, 2021 11:52 am
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Duduk Perkara di Balik Kasus Penganiayaan Berujung Maut di Kaliorang, Bermula Dituding Mencuri
Seorang warga Samarinda meninggal dunia usai menjadi korban penganiayaan dari bosnya saat bekerja di Kaliorang, Kutim. (Ilustrasi)
SHARE
Duduk Perkara di Balik Kasus Penganiayaan Berujung Maut di Kaliorang, Bermula Dituding Mencuri
Seorang warga Samarinda meninggal dunia usai menjadi korban penganiayaan dari bosnya saat bekerja di Kaliorang, Kutim. (Ilustrasi)

Duduk Perkara di Balik Kasus Penganiayaan Berujung Maut di Kaliorang, Bermula Dituding Mencuri. Korban yang dituding mencuri handphone, semula berinisiatif melapor polisi, lantaran merasa namanya dicemarkan. Niat itu ditentang pelaku hingga akhirnya berujung adu mulut dan penganiayaan.

Akurasi.id, Sangatta – Misteri di balik kasus penganiayaan berujung maut di Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kamis 24 Juni 2021 lalu, akhirnya terungkap. Korban dalam peristiwa maut itu diketahui merupakan karyawan dari pelaku pembunuhan tersebut.

Belakangan juga diketahui, korban bernama Randi (44), merupakan warga asal Kota Samarinda. Mirisnya lagi, korban merupakan karyawan baru di perusahaan milik GF yang tidak lain adalah pelaku dalam perkara itu.

“Korban itu karyawannya pelaku. Dia baru beberapa hari bekerja. Mereka bekerja sebagai pemecah batu gunung,” ungkap Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko melalui Kapolsek Kaliorang AKP Rihard Nixon, Selasa (6/7/2021).

Dia menceritakan, pemicu pertikaian keduanya diawali saat korban dituding mencuri handphone dari rekan kerjanya. Kendati tak terima dengan tuduhan itu, korban lalu mendatangi rumah bosnya (pelaku), untuk meminta izin melaporkan rekannya ke kantor polisi. Dengan alasan pencemaran nama baik.

Akan tetapi, pelaku melarang korban untuk melapor. Lantaran, permasalahan itu bisa diselesaikan secara baik-baik. Tak perlu sampai melaporkan ke polisi. Alhasil, adu mulut pun mewarnai pertemuan mereka. Pelaku awalnya menyuruh korban untuk kembali bekerja. Tapi, korban tetap bersikukuh melaporkan tuduhan itu ke pihak berwajib.

Pelaku yang mulai tersulut emosi seketika melayangkan bogem mentah ke leher dan dagu korban. Tak hanya itu, korban juga didorong hingga kepalanya membentur batu. Takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pelaku kemudian memerintahkan tiga anak buahnya mengantar korban ke Puskesmas Bengalon. Lalu melaporkan ke tim medis bahwa korban mengalami kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan pengakuan anak buah pelaku, korban masih dalam keadaan sadar saat di antar menuju puskesmas. Kendati demikian, sesampai di puskesmas tim medis menyatakan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa. “Diperkirakan korban meninggal saat di perjalanan,” terang AKP Rihard. Usai mengantar korban, ketiga anak buah pelaku lantas meninggalkan korban begitu saja.

[irp]

Kejahatan pelaku tersebut akhirnya tercium aparat usai tim medis yang bertugas di Puskesmas Bengalon melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bengalon. Pelaku sendiri kini telah ditahan pihak kepolisian. Dengan sejumlah bukti yang telah dikumpulkan, pelaku juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 351 ayat 3 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Kasus PembunuhanKasus PenganiayaanKutai TimurPembunuhan di KaliorangPolsek Kaliorang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Data Medis Dara Arafah Disebar Petugas Asuransi, Allianz dan Vendor Ambil Langkah Tegas
PeristiwaTrending

Data Medis Dara Arafah Disebar Petugas Asuransi, Allianz dan Vendor Ambil Langkah Tegas

By
Wili Wili
Prabowo Subianto Sayangkan Kisruh Pajak di Pati, Minta Pejabat Hati-Hati Buat Kebijakan
HeadlinePeristiwa

Prabowo Subianto Sayangkan Kisruh Pajak di Pati, Minta Pejabat Hati-Hati Buat Kebijakan

By
Wili Wili
KPK Luruskan Isu Uang Rp300 Miliar yang Dipamerkan: Bukan Pinjaman Bank, Melainkan Aset Rampasan
HeadlinePeristiwa

KPK Luruskan Isu Uang Rp300 Miliar yang Dipamerkan: Bukan Pinjaman Bank, Melainkan Aset Rampasan

By
Wili Wili
Demonstran Dianiaya, Kepolisian Dianggap Lalai
Hukum & Kriminal

Demonstran Dianiaya, Kepolisian Dianggap Lalai

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?