By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Pemerintah Galang Herd Imunity Massal, DPRD Kaltim Wanti-Wanti Pentingnya 3T
Kabar Politik

Pemerintah Galang Herd Imunity Massal, DPRD Kaltim Wanti-Wanti Pentingnya 3T

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 4, 2021 8:50 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Pemerintah Galang Herd Imunity Massal, DPRD Kaltim Wanti-Wanti Pentingnya 3T
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub saat diwawancara awak media ini. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
Pemerintah Galang Herd Imunity Massal, DPRD Kaltim Wanti-Wanti Pentingnya 3T
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub saat diwawancara awak media ini. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Pemerintah Galang Herd Imunity Massal, DPRD Kaltim Wanti-Wanti Pentingnya 3T. Selain itu, menurut Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub, mulai dari persoalan daya jangkau untuk melakukan vaksinasi, kesiapan tenaga medis hingga ketersediaan vaksinasi juga penting diperhatikan.

Akurasi.id, Samarinda – Meningkatnya angka terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim membuat pemprov semakin menggencarkan kegiatan vaksinasi massal. Hal ini dilakukan dengan tujuan membentuk herd imunity secara menyeluruh. Sebagai bentuk antisipasi dan tameng dari virus Covid-19 yang menyerang secara global.

Menyikapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yakub memaparkan beberapa persoalan. Dari persoalan daya jangkau untuk melakukan vaksinasi, kesiapan tenaga medis hingga ketersediaan vaksinasi.

“Kalau bicara herd imunity, ada beberapa persoalan. Disebabkan banyak hal. Bisa dari tenaga medis untuk melaksanakan vaksinasi. Bisa dari ketersediaan vaksinnya, bisa juga dari sistem pendataannya,” terang dia belum lama ini.

Vaksinasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat dari perkotaan hingga ke desa-desa. Maka dari itu, kata dia, manajemennya harus bagus. Tata kelola, sistem perencanaan, rekrutmen, dan pelaksanannya benar-benar tertata.

“Memang dalam kondisi seperti ini diperlukan kepiawaian. Piawai dalam ketepatan dan kecepatan. Karena kita ini kan berpacu dengan waktu. Cepat dan tepat menjadi klausul wajib saat ini,” terang Rusman.

Tiap harinya angka terkonfirmasi Covid-19 terus meningkat. Merunut data dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pemprov Kaltim tanggal 4 Juli 2021, angka terkonfirmasi Covid-19 harian sebanyak 738 kasus. Sedangkan penambahan angka sembuh sebanyak 289 kasus dan meninggal sebanyak 16 kasus.

[irp]

“Dalam tempo waktu yang cepat, angka kematian dikarenakan Covid-19 terus meningkat. Kita ini berpacu dengan waktu. Syukur-syukur kalau angkanya menurun. Pertanyaannya kalau naik terus bagaimana,” ujarnya.

Maka dari itu, 3T dinilai sangat penting yakni tracing, tracking dan treatment. Menurutnya, hal ini pun memerlukan kemampuan menejerial. “Sudah di tracing terus penanganannya seperti apa. Kemudian pemeriksaannya. Apakah teknis pemeriksaannya sudah tepat,” tanyanya.

Diperlukan penanganan yang tepat mengidentifikasi siapa saja yang memiliki kontak erat dengan orang yang telah terkonfirmasi Covid-19. Sebab dampaknya akan sangat besar terhadap lingkungan masyarakat sekitarnya.

“Harus cepat ditelusuri yang bersangkutan berhubungan dengan siapa. Jadi bisa cepat dilokalisir,” kata dia.

[irp]

Kemudian masalah penanganan, lanjut politisi PPP ini, apakah ada komorbit atau termasuk orang tanpa gejala (OTG). Jika termasuk OTG maka penanganannya dapat dilakukan sesuai petunjuk teknis (juknis) yang ada. “Kalau OTG penangangannya seperti apa. Apakah bisa isolasi mandiri. Kemudian persyaratannya seperti apa. Itu kan harus diperhatikan juga,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimGalang Herd ImunityPandemi Covid-19Pemerintah Vaksin MassalPemprov Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Percepat Godok 3 Raperda Retribusi Daerah, Komisi II DPRD Kaltim Sambangi Kemendagri
BirokrasiKabar PolitikRagam

Percepat Godok 3 Raperda Retribusi Daerah, Komisi II DPRD Kaltim Sambangi Kemendagri

By
Devi Nila Sari
Prabowo Batalkan Kunjungan ke IPDN demi Sambut PM Malaysia Anwar Ibrahim di Jakarta
HeadlineKabar Politik

Prabowo Batalkan Kunjungan ke IPDN demi Sambut PM Malaysia Anwar Ibrahim di Jakarta

By
Wili Wili
Pemerintah Siapkan Redenominasi Rupiah: Rp1.000 Jadi Rp1, Ditargetkan Rampung 2027
HeadlineKabar Politik

Pemerintah Siapkan Redenominasi Rupiah: Rp1.000 Jadi Rp1, Ditargetkan Rampung 2027

By
Wili Wili
Kinerja Isran Dipertanyakan, SILPA 2020 Rp2,9 Triliun, Penanganan Infrastruktur hingga Tambang Carut Marut
Kabar Politik

Kinerja Isran Dipertanyakan, SILPA 2020 Rp2,9 Triliun, Penanganan Infrastruktur hingga Tambang Carut Marut

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?