By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Vaksinasi Anak di Bawah 17 Tahun, Rusman Yakub Ingatkan Vaksinasi Harus Melalui Uji Klinis
Kabar Politik

Vaksinasi Anak di Bawah 17 Tahun, Rusman Yakub Ingatkan Vaksinasi Harus Melalui Uji Klinis

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 3, 2021 8:54 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Vaksinasi Anak di Bawah 17 Tahun, Rusman Yakub Ingatkan Vaksinasi Harus Melalui Uji Klinis
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub turut menyikapi rencana vaksinasi anak di bawah 17 tahun. (Dok Humas DPRD Kaltim)
SHARE
Vaksinasi Anak di Bawah 17 Tahun, Rusman Yakub Ingatkan Vaksinasi Harus Melalui Uji Klinis
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub turut menyikapi rencana vaksinasi anak di bawah 17 tahun. (Dok Humas DPRD Kaltim)

Vaksinasi Anak di Bawah 17 Tahun, Rusman Yakub Ingatkan Vaksinasi Harus Melalui Uji Klinis. Namun Komisi IV DPRD Kaltim mewanti-wanti, bahwa sebelum vaksin dilaksanakan, pemerintah harus memastikan tidak adanya efek samping yang muncul atas vaksinasi. 

Akurasi.id, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub menyatakan mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam pemberian vaksinasi kepada anak-anak berusia 12-17 tahun. Mengingat adanya varian baru dan virus Covid-19 yang mulai menyebar di antara anak-anak.

Politisi Fraksi Partai PPP itu mengatakan, keberadaan pandemi Covid-19 ini di luar ekspektasi semua orang. Baik dari masyarakat hingga pemerintah. Covid-19 yang familiar di antara masyarakat bermutasi dengan cepat menjadi varian baru. Maka dari itu, mau tidak mau pemerintah harus mengambil tindakan, dikarenakan wabah yang mulai menyasar anak-anak.

“Soal vaksinasi anak-anak, secara pribadi maupun kelembagaan, saya kira sepanjang itu demi keselamatan publik dan generasi, menurut saya tidak masalah jika dilakukan. Namun dengan catatan, jangan sampai vaksinasi ini memberikan efek samping kepada anak-anak,” tuturnya dijumpai belum lama ini.

Rusman Yaqub menegaskan, vaksinasi ini harus benar-benar berdasarkan kajian akademik yang mendalam. Bukan karena kepentingan bisnis atau politik. Sebagai bentuk kehati-hatian, obat vaksin yang akan digunakan harus benar-benar melalui uji klinis dan scientific. Jangan sampai maksud hati melakukan vaksinasi kepada anak-anak demi keselamatan, malah menyebabkan efek samping lain.

“Jangan sampai ada efek klinis yang mengganggu kelangsungan hidup anak-anak. Harus benar-benar terjamin tidak akan ada efek kepada perkembangan otaknya, perkembangan intelektual, dan motoriknya. Pokoknya harus benar-benar aman. Karena ini semua demi generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Untuk itu, ia menilai kebijakan pemerintah pusat memberlakukan vaksinasi kepada anak-anak berusia 12-17 tahun merupakan salah satu kebijakan yang tepat. “Karena lebih baik mengambil tindakan dibandingkan tidak berbuat apa-apa sama sekali. Jauh lebih fatal. Tapi dalam konteks ini tidak boleh track and error. Tidak bisa coba-coba,” imbuhnya.

[irp]

Menurutnya, ketika wacana atau rencana itu dikeluarkan, maka pemerintah pasti telah memikirkan perihal ini dengan matang. “Untuk saat ini, yang bisa kita pegang dan percayai mengenai pengendalian virus Covid-19 hanya pemerintah. Kalau kita mempercayai omongan-omongan orang di luar sana, itu lebih berbahaya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimAnak 12-17 DivaksinKomisi IV DPRD KaltimMelalui Uji KlinisRusman YakubVaksinasi AnakVaksinasi Covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • roloxxx.com berkata:
    Mei 27, 2026 pukul 7:54 am

    We styumbled ovber herde cominng fdom a ifferent weeb pagbe annd thought I mibht chheck thingys
    out. I like hat I ssee soo noow i aam ollowing you.
    Loook forward to ooking into youir webb pwge yeet again.

    Here iss myy ssite – roloxxx.com

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Emosional Penutupan Rakernas V PDI-P dengan Air Mata Puan dan Tarik-ulur Mega
HeadlineKabar Politik

Emosional Penutupan Rakernas V PDI-P dengan Air Mata Puan dan Tarik-ulur Mega

By
akurasi 2019
Kaesang Pangarep Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PSI 2025–2030 Lewat E-Voting
HeadlineKabar Politik

Kaesang Pangarep Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PSI 2025–2030 Lewat E-Voting

By
Wili Wili
Raup Multiplier Effect, Pengoperasian Jembatan Pulau Balang Dinilai Mendesak
BirokrasiTrending

Raup Multiplier Effect, Pengoperasian Jembatan Pulau Balang Dinilai Mendesak

By
Devi Nila Sari
Penyusunan IKP
Kabar Politik

Meminimalisir Pelanggaran, Bawaslu Bontang Gelar Rakor Penyusunan IKP

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?