By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Dari Miras Ilegal, Nyawa Ikut Melayang di Sangatta 
Trending

Dari Miras Ilegal, Nyawa Ikut Melayang di Sangatta 

akurasi 2019
Last updated: Februari 4, 2019 7:18 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Dari Miras Ilegal, Nyawa Ikut Melayang di Sangatta 
SHARE

Dari Miras Ilegal, Nyawa Ikut Melayang di Sangatta 

Akurasi.id – Sebuah alat berat terparkir rapi di depan pintu masuk kantor Polres Kutai Timur, Jumat (21/12) pagi itu. Beberapa petugas Sabhara dan petugas TNI tampak berdiri rapi dibawa gerimis hujan di dekat alat berat itu.

Di dampingi senjata lengkap yang tergantung di punggung, mereka berdiri kokoh. Tak bergeming sedikitpun dari gerimis hujan yang terus turun mendera.

Beberapa waktu kemudian, beberapa di antara petugas Sabhara dan TNI berjalan ke arah depan jalan di depan kantor Polres Kutai Timur. Seraya kemudian, mereka lalu menarik sebuah terpal sepanjang 20 meter lebih yang menutupi jalan.

Sejurus, satu persatu botol dengan berbagai ukuran itu berderet rapi di atas jalan yang dilapisi sebuah terpal hitam. Beberapa di antara nama-nama minuman di botol itu masih tampak tak asing.

Heineken salah satu yang nampak di antaranya. Minuman yang dipasarkan mulai tahun 2007 silam itu, ikut berjejar bersama ratusan minuman Bir Bintang.

Selepas rintik hujan mereda, beberapa di antara pria berpakaian dinas datang dari arah pintu masuk kantor Polres Kutai Timur. Sekretaris Daerah (Sekda) Irawansyah dan Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan adalah di antaranya.

Satu persatu dari para pejabat yang berdiri mendampingi Sekda Irawansyah mendapatkan beberapa botol minuman beralkhol dari beberapa orang Sabhara. Dari arah timur, Compactor telah dinyalakan dan melaju ke arah ribuan botol yang terbaring rapi di atas aspal.

Para pejabat yang sebelumnya memegang botol minuman beralkohol serentak melempar botol ke arah alat pemadat yang mulai melindas ribuan botol minuman keras (miras). “Prak, prak, prak,” bunyi botol berirama seakan sedang bersenandung dibawa gilasan ban besi Soil Compactor.

Ya, ribuan botol beralkohol itu adalah barang hasil razia Polres Kutai Timur selama bulan Oktober hingga Desember 2018. Barang tersebut didapatkan polisi di sejumlah tempat di Kecamatan Sangatta Utara maupun Sangatta Selatan.

Dari Miras Ilegal, Nyawa Ikut Melayang di Sangatta

Nyawa Melayang Karena Miras

Kegiatan pemusnahan 1.204 botol minuman beralkohol dan 103 liter minuman tuak oleh Polres Kutai Timur, Jumat (21/12) lalu, hanya serangkaian kecil langkah antisipasi yang dilakukan polisi dalam rangka Operasi Lilin Mahakam 2018.

Diberangusnya ribuan minuman ilegal di kawasan Kompleks Bukit Pelangi Sangatta pusat Perkantoran Pemerintah Kutai Timur itu, juga bagian dari upaya pengamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

“Semua barang bukti tersebut diperoleh dari tim gabungan kami yang sudah menggelar kegiatan razia selama beberapa bulan terakhir,” sebut Kapolres Kutim AKBP Teddy.

Sebelum dilakukan pemusnahan massal, ribuan botol minuman beralkohol itu sudah melalui proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sangatta. Kebanyakan dari barang tersebut diperoleh Polres Kutim dari hasil Operasi Cipta Kondisi dalam tiga bulan terakhir.

“Tujuannya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan masyarakat. Bahkan akibat miras, beberapa saat yang lalu terjadi perselisihan di wilayah hukum kita yang berakibat menghilangkan nyawa seseorang,” ungkap Teddy.

Diakui, potensi peredaran miras menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 terbilang cukup besar. Sehingga perlu dilakukan kegiatan pencegahan. Di antaranya dengan rutin melakukan Operasi Cipta Kondisi dan Operasi Lilin Mahakam 2018.

“Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum dan penertiban di wilayah kita. Tentang penjualan miras di toko kelontong dan lainnya, pemerintah telah mengatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan nomor 20 tahun 2014 (tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol),” jelasnya.

Hampir semua jenis minuman beralkohol yang disita dan dimusnahkan jajaran Polres Kutai Timur, diketahui memiliki kadar alkohol di atas 4 persen. “Yang di atas 4 persen itu kita lakukan penyitaan, baik di warung-warung maupun (yang memang dijual) ilegal juga,” tandasnya. (*)

Penulis: Aviv (koresponden Akurasi.id)
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:#KutimMiras
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Prewedding Kedua El Rumi dan Syifa Hadju di Keraton Solo, Tampil Elegan dengan Busana Jawa
SelebritisTrending

Prewedding Kedua El Rumi dan Syifa Hadju di Keraton Solo, Tampil Elegan dengan Busana Jawa

By
Wili Wili
Kasus Guru Madin Ditampar Denda Rp25 Juta Viral, Publik Tergerak Bantu hingga Gus Miftah Hadiahkan Umroh
PeristiwaTrending

Kasus Guru Madin Ditampar Denda Rp25 Juta Viral, Publik Tergerak Bantu hingga Gus Miftah Hadiahkan Umroh

By
Wili Wili
Sudah Tipe D, RS Islam Samarinda Buka Bulan Mei, Wagub Hadi : Sudah Bagus
Trending

Sudah Tipe D, RS Islam Samarinda Buka Bulan Mei, Wagub Hadi : Sudah Bagus Semua

By
Devi Nila Sari
sarang burung walet
Trending

Pajak Sarang Burung Walet di Kutim Tidak Tergarap Secara Maksimal, Kok Bisa?

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?