By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Harga Bawang Meroket
Trending

Harga Bawang Meroket

akurasi 2019
Last updated: April 12, 2019 12:02 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Seorang pedagang bawang di Pasar Induk Sangatta ini mengeluhkan kenaikan harga bawang. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
Seorang pedagang bawang di Pasar Induk Sangatta ini mengeluhkan kenaikan harga bawang. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Sepekan terakhir, harga komoditas bawang merah dan bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Sangatta, Kutai Timur (Kutim), melonjak drastis. Berdasarkan pantauan media ini di Pasar Teluk Lingga dan Pasar Induk Sangatta, Kamis (11/4/2019), kenaikan harga bawang mencapai 100 persen.

Biasanya pedagang menjual bawang merah seharga Rp 28 per kilogram (kg). Kini bawang merah dijual Rp 50 ribu per kg. Sedangkan bawang merah dengan kualitas super dijual Rp 58 ribu per kg.

Pedagang di Pasar Induk Sangatta, Suardi (50) menuturkan, kenaikan harga bawang dan komoditas lain menurunkan omset. Penyebabnya, pembeli dapat dihitung jari.

“Biasanya sehari bisa dapat Rp 6 juta. Sekarang paling Rp 2 juta. Paling kentara bawang merah dan bawang putih. Sayuran juga ikut naik. Seperti tomat. Dari harga normal Rp 6 ribu, sekarang sudah Rp 15 ribu per kilogramnya,” tutur Suardi kepada Akurasi.id.

Dia mengungkapkan, harga jual di distributor sudah naik cukup drastis. Biasanya dia membeli 3 kuintal bawang merah dengan harga Rp 6 juta. “Sekarang cuma sanggup beli 50 kilogram saja. Itu pun harganya cukup mahal. Sekitar Rp 1,7 juta,” tuturnya.

Pasokan bawang merah dari wilayah Brebes, Jawa Tengah, kerap datang terlambat. Selain itu, pasokannya berkurang.

“Malah katanya di tingkat petani [di Brebes] harganya sekarang sudah mencapai Rp 25 ribu per kilogram. Dari harga normal yang biasa dijual petani sekitar Rp 7 ribu,” sebutnya.

Tingginya Permintaan

Pasokan bawang dikirim dari Pulau Jawa. (Istimewa)

Pedagang lainnya, Desi menilai, kenaikan harga bawang disebabkan cuaca. Penjual bawang yang sudah berjualan selama sepuluh tahun itu, mengaku, kenaikan harga bawang juga karena permintaan yang tinggi menjelang bulan Ramadan.

“Sembako di Sangatta ini kan semuanya dibeli dari luar. Kalau [pasokan] sedikit, harga langsung naik,” ujarnya.

Dia menyebut, kenaikan harga bawang sudah berlangsung sejak tiga pekan lalu. Kenaikan harga hampir merata di kalangan pedagang. Karena pedagang mengambil bawang dari agen yang sama.

Bawang merah maupun bawang putih didatangkan dari Pulau Jawa. Pedagang mengambilnya di Samarinda. Baik pedagang di Sangatta maupun Samarinda, membeli bawang dari distributor di Kota Tepian.

“Pasokan bawang ini kurang karena bawang hanya datang dari Jawa. Itu pun nyampenya hanya di Samarinda. Jadi kami tidak cepat-cepat ke Samarinda menunggu barang datang, kadang tidak kebagian,” keluhnya.

Seorang konsumen di Sangatta, Elia Marwa mengaku, kenaikan harga bawang berpengaruh terhadap uang belanja bulanan.

“Biasanya Rp 8 ribu dapat dua ons. Sekarang cuma dapat satu ons. Kalau beli sedikit, harga bawang bisa Rp 5 ribu sampai Rp 6 ribu per ons,” ucapnya.

Dia berharap rantai distribusi sembako ditata pemerintah agar pasokan bawang stabil. Dengan begitu, dapat memengaruhi dan menurunkan harga bawang.

Perlu Dilakukan Operasi Pasar

Harga Bawang Meroket
Achmad Dony Evriady (Istimewa)

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim, Achmad Dony Evriady membenarkan kenaikan harga bawang merah dan bawang putih.

Dia menyebut, lonjakan harga sudah melampaui harga normal. Katanya, diperlukan langkah-langkah strategis untuk menurunkan harga komoditas tersebut.

“Laporan dari para kepala pasar saat ini, khusus bawang merah harganya sudah tembus Rp 50 ribu per kilogram. Ini sudah melebihi 100 persen dari harga sebelumnya. Kita akan segera menggelar operasi pasar,” tuturnya.

Kata dia, gejolak harga bawang merah dipicu cuaca ekstrem di Jawa. “Curah hujan tinggi. Banyak [bawang] yang rusak. Tentunya berimbas pada pasokan. Termasuk kuantitasnya. Sehingga harga melonjak tinggi,” ujarnya.

Permintaan yang cukup tinggi juga memicu kenaikan harga. “Kalau [harga bawang] tetap, tentu harus segera diambil langkah nyata,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Harga Bawang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • Abdul haris berkata:
    Agustus 19, 2019 pukul 3:18 am

    Bawang Bima kuLitas super

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

warga ganti rugi
Trending

Pemukiman SKM Perniagaan Disulap Jadi Taman Ruang Hijau, Warga Malah Sibuk Urus Ganti Rugi

By
akurasi 2019
Jadwal & Prediksi Indonesia vs Korea Selatan di Semifinal Sudirman Cup 2025: Duel Panas Berebut Tiket Final
OlahragaTrending

Jadwal & Prediksi Indonesia vs Korea Selatan di Semifinal Sudirman Cup 2025: Duel Panas Berebut Tiket Final

By
Wili Wili
Wisata Malam “Night at the Ragunan Zoo” Resmi Dibuka, Warga Jakarta Antusias Nikmati Suasana Baru di Kebun Binatang
DestinasiTrending

Wisata Malam “Night at the Ragunan Zoo” Resmi Dibuka, Warga Jakarta Antusias Nikmati Suasana Baru di Kebun Binatang

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Naik pada 8 November 2025, Pegadaian dan Antam Kompak Catat Kenaikan
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Naik pada 8 November 2025, Pegadaian dan Antam Kompak Catat Kenaikan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?