By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Janji Bisa Adakan Uang Rp20 Miliar, Dukun di Samarinda Minta Syarat Cium hingga Tidurin Korban
Hukum & KriminalNews

Janji Bisa Adakan Uang Rp20 Miliar, Dukun di Samarinda Minta Syarat Cium hingga Tidurin Korban

akurasi 2019
Last updated: Mei 19, 2020 4:36 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
dukun
Salah seorang korban perdukuan di Samarinda saat melaporkan kasus yang dia alami kepada petugas FKPM Kelurahan Pelita. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
dukun
Salah seorang korban perdukuan di Samarinda saat melaporkan kasus yang dia alami kepada petugas FKPM Kelurahan Pelita. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Ada-ada saja kelakuan pria bernama Iwan (50) asal Samarinda ini. Dengan dalih memiliki ilmu supranatural atau yang lebih dikenal dengan dukun, dia nyaris sukses mengelabui 1 keluarga yang berada di Jalan Gerilya, Gang Sepakat, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda.

baca juga: Uang Hasil Mengamen Bukannya Ditabung, Empat Bocah di Samarinda Malah Pakai Buat Ngelem dan Nyabu

Dengan iming-iming dapat menghasilkan uang gaib sebanyak Rp20 meliar, dukun gadungan itu mampu meyakinkan para korbannya. Caranya dengan melakukan ritual selama 5 hari setiap malamnya dengan melibatkan 5 perempuan, 2 di antaranya sudah lanjut usia dan 3 lainnya masih berusia muda.

Kelima perempuan yang nyaris menjadi korban dukun gadungan itu, yakni WI (21), AN, dan OD, yang diketahui masih satu kerabat keluarga. Kemudian 2 perempuan lain berusia lansia, adalah orang yang dibawa pelaku.

Kepada media ini, WI menjelaskan, bahwa saat malam kelima, dia diminta masuk sebuah ruangan gelap yang sudah tersedia bermacam-macam bahan ritual seperti bunga tujuh rupa, beras kuning, kopi dan dupa. Namun saat di kamar gelap, dukun cabul itu mencoba merayu WI.

“Saat di kamar, dia (pelaku) mau mencium saya, saya pun berontak. Karena saya tidak mau dicium, dukun itu marah dan menyuruh saya pulang, dan menganggap ritual ini gagal,” tuturnya.

Selama ini dukun palsu itu diketahui tinggal di rumah kakak Wi, yaitu AN. Selama berada di situ, AN memfasilitasi semua kebutuhan dukun tersebut.

“Kakak saya percaya saja, enggak tahu mungkin pengaruh gendam atau dihipnotis saya juga enggak tahu. Yang jelas selama 5 hari, semua keperluan dia (pelaku) dituruti terus seperti makan, rokok dan lain-lain,” ucapnya Wi saat diwawancarai wartawan Akurasi.id, Selasa (19/5/20) tadi.

Merasa dilecehkan dan ada yang janggal, WI pun langsung melaporkan kasus tersebut ke Forum Kemitran Polisi Masyarakat (FKPM) Kelurahan Pelita untuk dapat menindaklanjuti kasus tersebut.

Petugas FKPM yang tiba tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (19/5/20) sekira pukul 03.00 Wita, sudah tidak lagi mendapatkan dukun gadungan tersebut. Pelaku diduga telah berhasil melarikan diri.

Ketua FKPM Kelurahan Pelita, Marno Mukti mengatakan, sebagaimana keterangan yang dia dapatkan dari korban, bahwa pelaku akan kembalu lagi dalam 3 hari ke depan. “Namun dengan syarat korban harus menyediakan seekor kambing untuk melanjutkan ritualnya,” jelasnya.

Selain itu, dari keterangan kakak WI yaitu AN, kalau dia sempat dia ajak tidur (berhubungan bandan) lantaran AN sempat mendambakan untuk memiliki momongan. Pasalnya, AN sudah lama tak mendapatkan momongan, namun saat itu AN menolak ajakan dukun tersebut.

“Kami menyarankan agar para korban melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi, agar dapat ditindaklanjuti, apakah dukun ini bekerja sendiri atau berkelompok,” pungkas Marno. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:AsusilaDukunKriminalPenipuan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Heboh Pungutan Rp500 Ribu di Tebet Eco Park, Gubernur DKI Pramono Anung: Taman Itu Bebas Biaya!
HeadlinePeristiwa

Heboh Pungutan Rp500 Ribu di Tebet Eco Park, Gubernur DKI Pramono Anung: Taman Itu Bebas Biaya!

By
Wili Wili
Pemerintah Perpanjang Diskon Pajak Pembelian Mobil Baru
HeadlineNews

Pemerintah Perpanjang Diskon Pajak Pembelian Mobil Baru

By
akurasi 2019
2 Anak di Bawah Umur Jadi PSK Online dengan Dibantu 4 Temannya di Samarinda Lewat MiChat
Hukum & KriminalNews

2 Anak di Bawah Umur Jadi PSK Online dengan Dibantu 4 Temannya di Samarinda Lewat MiChat

By
Devi Nila Sari
Densus 88 Tangkap Suami-Istri Terduga Teroris di Balikpapan, Diduga Terlibat Pembonan Gereja Makassar
News

Densus 88 Tangkap Suami-Istri Terduga Teroris di Balikpapan, Diduga Terlibat Pemboman Gereja Makassar

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?