By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Tagihan Listrik Melonjak Saat Pandemi Covid-19, PLN Kutim Tepis Adanya Kenaikan
News

Tagihan Listrik Melonjak Saat Pandemi Covid-19, PLN Kutim Tepis Adanya Kenaikan

akurasi 2019
Last updated: Mei 12, 2020 9:29 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
SHARE
tagihan listrik
PLN Kutim pastikan tak ada kenaikan tarif listrik saat pandemi Covid-19 pada periode April hingga Juni 2020. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Sangatta – Banyak masyarakat mengeluhkan tagihan listrik yang membengkak ketika mereka dianjurkan di rumah saja atau work from home (WFH) sebagai imbas pandemi Covid-19. Para pengguna listrik tersebut berasumsi PLN telah melakukan subsidi silang bagi golongan listrik yang mendapatkan potongan sehingga tagihan listrik mereka naik.

baca juga: Kebutuhan Uang di Ramadan dan Idulfitri Rp2,6 Triliun, BI Terapkan Sistem Karantina

Asumsi muncul karena mereka mengklaim konsumsi listrik yang mereka lakukan saat WFH sama dengan hari-hari biasa. Asumsi juga mereka sampaikan terkait lonjakan tagihan listrik yang mencapai 50 persen.

Salah satu keluhan tersebut disampaikan oleh Jamilah (33). Jamilah menceritakan awalnya dia tak menyadari tagihan listriknya ‘membengkak’.

“Akhirnya saya cek tagihan listrik, dan ternyata naik dengan perkiraan Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Padahal pemakaian sama saja,” ungkapnya kepada Akurasi.id, Selasa (12/05/20).

Ibu satu anak ini mengeluhkan kenaikan yang dilakukan oleh PLN tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. “Kami yang kapasitas besar malah dinaikkan macam subsidi silang tanpa pemberitahuan,” tambahnya.

Selain Rizka, warganet pun banyak yang mengeluhkan hal serupa. Menanggapi keluhan tersebut, PLN ULP Sangatta memastikan tarif listrik untuk seluruh golongan pada periode April hingga Juni 2020 tidak naik saat pandemi virus corona atau Covid-19. Pengumuman dibuat menyusul aturan penetapan tarif dilakukan tiga bulan sekali oleh pemerintah.

Manager PLN ULP Sangatta, Rizky Maulidy mengatakan, tarif listrik masih sama dengan tarif yang diterapkan sejak 2017. “Kami pastikan saat ini tidak ada kenaikan listrik, harga masih tetap sama dengan periode tiga bulan sebelumnya. Bahkan sejak 2017 tarif listrik ini tidak pernah mengalami kenaikan,” kata Rizky saat dikonfirmasi, Selasa (12/05/20).

Rizky merinci tarif listrik untuk tegangan rendah sebesar Rp1.467/kWh, tarif untuk R-1/900 VA RTM sebesar Rp1.352/kWh, tarif untuk tegangan menengah sebesar Rp1.115/kWh, dan tarif untuk tegangan tinggi sebesar Rp997/kWh.

Dia menyampaikan meski tarif tak naik, tagihan listrik pelanggan kemungkinan akan naik. Sebab dalam kondisi pandemi ini, masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. “Biasanya siang hari tidak ada aktivitas, saat ini kita harus bekerja dari rumah, otomatis penggunaan bertambah, misalnya untuk laptop dan pendingin ruangan,” tuturnya.

Rizky berkata PLN juga telah menangguhkan proses pencatatan dan pemeriksaan stand meter bagi pelanggan pascabayar. PLN meminta para pelanggan untuk melapor angka stand meter via WhatsApp per Mei 2020.

Dia menambahkan,  pelanggan bisa mengirim angka stand meter ke nomor 08122123123. Menurutnya, menjelaskan laporan itu akan digunakan sebagai dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulan.

“Informasi yang beredar terkait kenaikan tarif dasar listrik tersebut tidak benar karena memang tidak ada instruksi terkait hal tersebut,” tegasnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid-19dampak covid-19Pandemi CoronaPLNtagihan listrik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

IRT di Kelurahan Bontang Baru diamankan polisi gegara menipu. (Dok. Polres Bontang)
Hukum & KriminalNews

Parah!! IRT di Bontang Gadaikan Mobil Rental Rp30 Juta

By
Rachman Wahid
2 warga bontang
Birokrasi

2 Warga Bontang Rapid Tes Covid-19 Positif, Masih Menunggu Hasil Swab

By
akurasi 2019
masker hand sanitizer
Trending

Masker dan Hand Sanitizer di Kutim Langka, Bupati “Cium Aroma” Penimbunan

By
akurasi 2019
Audrey Bianca Dinobatkan Sebagai Miss Indonesia 2025, Kenakan Mahkota Sakral Bertema Batik Kawung
PeristiwaTrending

Audrey Bianca Dinobatkan Sebagai Miss Indonesia 2025, Kenakan Mahkota Sakral Bertema Batik Kawung

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?