By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > 2 Warga Bontang Rapid Tes Covid-19 Positif, Masih Menunggu Hasil Swab
Birokrasi

2 Warga Bontang Rapid Tes Covid-19 Positif, Masih Menunggu Hasil Swab

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:27 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
2 warga bontang
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE

banner diskominfo

2 warga bontang
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

 Akurasi.id, Bontang – Belum lama pasien positif virus corona (Covid-19) sembuh, 2 warga Bontang yang merupakan jamaah Tabligh alumni Ijtima di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini terindikasi positif Covid-19.

Keduanya menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang, sejak Selasa sore (14/4/20) kemarin.

baca juga: Pemkot Bontang Ingatkan Olahraga 30 Menit Setiap Hari, Tingkatkan Kualitas Hidup Cegah Corona

Pernyataan tersebut dinyatakan langsung Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni kepada awak media, Rabu (15/4/20). Neni mengatakan sementara keduanya sudah menjalani rapid tes (tes cepat, Red.)sebagai skrining awal dengan hasil positif.

“Ini baru skrining awal, rapid tes belum pasti bisa jadi positif palsu,” ujarnya kepada wartawan.

Keduanya, kata Neni, pasien dirawat di RSUD Taman Husada dengan status positif namun tanpa gejala atau disebut Orang Tanpa Gejala (OTG). Neni mengatakan pasien positif itu salah satunya merupakan pegawai di fasilitas kesehatan (faskes) Bontang. Sedangkan satu orang merupakan karyawan swasta.

“Sementara menunggu hasil swabnya kami kirim. Tapi menunggu 1 bulan karena antri,” ungkap Neni.

Sebanyak 40 warga Bontang yang diketahui berangkat ke Gowa, telah didata Diskes Bontang. Beberapa di antaranya telah diperiksa. Neni mengatakan yang sudah menjalani di rapid test ada 8 orang. Sedangkan lainnya negatif. Namun ada 2 positif berdasarkan hasil rapid tesnya.

“Tapi semoga swabnya negatif Covid-19. Ingat ya, masih skrining belum tentu positif. Tapi kalau dilihat dari riwayatnya, termasuk faktor risiko tinggi,” tegasnya.

2 warga bontang
Kepala Diskes Bontang Bahauddin. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang Bahauddin membenarkan 2 warga Bontang klaster Gowa positif Covid-19 usai menjalani rapid tes. Keduanya berusia sekira 40 dan 50 tahun berdomisili di Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan.

Diakui Bahauddin, pihaknya sudah mendata warga Bontang yang mengikuti Ijtima di Gowa. Tahap pertama 30 orang, sedangkan tahap kedua masih dalam proses tracking, termasuk keluarga dan orang-orang yang pernah berinteraksi. Di antaranya melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Kami sudah melakukan tracking, kami sudah periksa hasilnya negatif kecuali yang 2 orang tadi,” bebernya.

Bahauddin memaparkan saat ini hasil swab telah dikirim ke Surabaya. Namun masih menunggu sekira 1 bulan. Pasalnya, kata dia, ketersediaan reagen atau bahan kimia untuk melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) masih kosong.

“15 sampel yang dikirim pada 7 April lalu belum keluar, termasuk yang klaster Gowa,” pungkasnya.

Untuk diketahui, rombongan peserta jamaah Ijtima Gowa se-Asia beberapa waktu lalu diketahui di antaranya terjangkit Covid-19. Klaster Ijtima Ulama Dunia Zona Asia itu diikuti oleh ribuan Jemaah dari berbagai daerah di Indonesia dan negara tetangga. Termasuk diikuti beberapa warga Bontang. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Covid-19Ijtima ulamaPositif CoronaRSUD Taman Husada BontangSwab Tes
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Rp11,8 triliun
Trending

Siap-siap!! APBD Kaltim Rp11,8 Triliun Bakal Terjun Bebas ke Rp6,7 Triliun

By
akurasi 2019
beras basah belum buka
Birokrasi

Beras Basah Belum Dibuka, Bakhtiar Wakkang: Pemerintah Tebang Pilih

By
akurasi 2019
auto 2000 bontang
Pariwara

Auto 2000 Bontang Serahkan Paket Sembako ke Warga RT 45, Bentuk Kepedulian Dampak Covid-19.

By
akurasi 2019
Resmi! Masuk Bontang Wajib Antigen Negatif, Larang Mudik Antar Pulau
Trending

Resmi! Masuk Bontang Wajib Antigen Negatif, Larang Mudik Antar Pulau

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?