By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Destinasi > Sedang Haid, Inilah Beberapa Amalan yang Bisa Dilakukan Selama Ramadan
DestinasiKesehatan

Sedang Haid, Inilah Beberapa Amalan yang Bisa Dilakukan Selama Ramadan

akurasi 2019
Last updated: Juli 7, 2023 4:14 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
amalan selama ramadan
Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq. (ist)
SHARE
amalan selama ramadan
Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq. (ist)

Akurasi.id, Bontang – Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat bagi umat muslim untuk fokus melakukan ibadah. Mulai dari berpuasa, tadarus Alquran, hingga berzikir. Namun bagi perempuan yang sudah akil balig yang kerap kedatangan ‘tamu bulanan’ alias haid tetap bisa melakukan beberapa amalan selama bulan Ramadan.

baca juga: Lawan Penuaan Pada Kulit Wajah Dengan Produk Snail Skincare Korea

Pembina Pondok Pesantren Subulana Bontang Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq mengatakan meski kaum muslimah mendapat halangan haid, namun perlu diingat bahwa ketika tidak bisa salat dan puasa itu juga dalam rangka mematuhi perintah Allah.

Kata dia, jika melaksanakan perintah Allah adalah ibadah, maka mematuhi perintah berupa larangan juga disebut ibadah. Tentunya mendapat pahala dari Allah.

Wanita haid yang tidak bisa melaksanakan salat dan berpuasa, tentunya menjalankan perintah agama dengan cara yang lebih ringan daripada berpuasa yang harus menahan lapar dan dahaga.

“Memang dari sisi pahala tentu saja tidak sama, karena secara umum pahala itu berbanding dengan beratnya ibadah yang dilakukan,” ucapnya.

Berikut ini ada beberapa amalan yang bisa dilakukan oleh kaum perempuan yang sedang haid, tetapi tetap menambah besarnya ganjaran pahala di bulan suci Ramadan.

  1. Memperbanyak membaca dzikir
Ilustrasi(int)

Dengan memperbanyak dzikir maka senantiasa membuat hati tenang. Amalan ini bisa dilakukan perempuan yang sedang haid. Apalagi jika mengamalkan dzikir pagi dan petang setiap hari. Manfaatnya mendapat perlindungan Allah dari keburukan, dijanjikan surga, dicukupi kebutuhannya, serta mendapat ketenangan jiwa.

  1. Melayani keluarga dan orang yang berpuasa
Ilustrasi(int)

Melayani keluarga dan orang yang berpuasa tentunya dapat menambah pahala. Salah satunya dengan menemani anak bermain agar tidak merasa berat ketika baru menjalani puasa pertamanya.

  1. Menyemangati keluarga terutama suami dan anak memperbanyak ibadah
Ilustrasi(int)

Meski dalam kondisi haid, seorang perempuan tetap dapat melakukan amalan ibadah di bulan puasa. Yakni dengan memberikan semangat kepada keluarga untuk menjalankan ibadah. Misalnya dengan menyemangati suami dan anak untuk mengaji atau menghapal Alquran.

  1. Menyediakan hidangan makan sahur dan buka puasa
Ilustrasi(int)

Memasak dan menghidangkan makanan sahur dan berbuka puasa bagi keluarga merupakan salah satu amalan baik yang dapat dilakukan selama bulan puasa. Apalagi jika memberi makanan tersebut untuk orang di sekitar seperti tetangga atau kerabat.

  1. Memperbanyak sedekah
Ilustrasi(int)

Memberi sedekah kepada fakir miskin, kerabat, atau orang lain yang dilakukan hanya untuk mengharap rida Allah maka akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, baik di dunia maupun akhirat

  1. Merutinkan membaca doa khususnya di waktu mustajab
Ilustrasi(int)

Doa tak hanya dapat dilakukan usai melaksanakan salat. Perempuan yang sedang haid tetap bisa berdoa kapan saja, terutama di waktu mustajab. Di antaranya ketika sahur atau sepertiga malam terakhir, saat adzan berkumandang, di antara adzan dan iqamah, di hari Jumat, dan saat turun hujan.

  1. Menuntut ilmu agama
Ilustrasi(int)

Menuntut ilmu agama penting bagi seorang muslim maupun muslimah. Saat haid, perempuan tetap dapat mencari ilmu sebanyak mungkin melalui buku. Bahkan, di zaman teknologi saat ini mencari ilmu tentang agama mudah didapatkan melalui video di internet. Tetapi alangkah lebih baik jika mendapatkan ilmu agama langsung dari ustaz atau ustazah.

  1. Mengajarkan ilmu yang dimiliki
Ilustrasi(int)

Ilmu agama yang dimiliki dapat diamalkan dengan mengajari keluarga terdekat terlebih dahulu. Dalam kehidupan sehari-hari, yang paling mudah diterapkan yakni mengajarkan anak untuk selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas. (*)

 Sumber: FB Ahmad Syahrin Thoriq
Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:amalanhaidLifestyleRamadan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komunitas Kampus Cerita Lahirkan Tujuh Penulis
DestinasiKesehatan

Komunitas Kampus Cerita Lahirkan Tujuh Penulis

By
akurasi 2019
tubuh perlu didetoksifikasi
Kesehatan

Tubuh Perlu Selalu di Detoksifikasi, Ini Tanda Awal Memulainya

By
akurasi 2019
Peringati Hari Buku Nasional, Aston Samarinda Kebanjiran Donasi Buku
DestinasiKesehatan

Peringati Hari Buku Nasional, Aston Samarinda Kebanjiran Donasi Buku

By
akurasi 2019
ibu hamil
Kesehatan

Jangan Khawatir, Ini Tips untuk Ibu Hamil saat Pandemi Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?