By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Duduk Perkara Pasien PDP Asal Balikpapan yang Meninggal Dunia Saat Perjalanan ke Rumah Sakit
Trending

Duduk Perkara Pasien PDP Asal Balikpapan yang Meninggal Dunia Saat Perjalanan ke Rumah Sakit

akurasi 2019
Last updated: April 1, 2020 11:31 am
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
warga samarinda
Sudah ada 2 warga Samarinda dinyatakan positif corona. (Ilustrasi)
SHARE
pasien asal balikpapan
Seorang pasien yang baru ditingkatkan statusnya menjadi PDP corona di Balikpapan dikabarkan meninggal dunia. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Baru 2 hari kabar meninggalnya pasien corona Balikpapan asal Banjarmasin cluster Itjima Ulama, kini dikabarkan lagi jika ada warga Kota Minyak –sebutan Balikpapan- yang meninggal dunia saat akan dirujuk ke rumah sakit akibat mengidap virus corona, Rabu (31/3/20) malam.

baca juga: Riwayat 3 Pasien Corona Balikpapan, Satu Orang Masuk Transmisi Lokal

Yang cukup mengejutkan, pasien tersebut baru saja bersetatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) corona. Kematiannya menjadi cukup membingungkan. Sebab, pasien sendiri diketahui tak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah atau luar negeri, utamanya yang telah terpapar corona. Hal tersebut membuatnya menambah daftar kasus transmisi lokal penyebaran virus corona di Balikpapan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak ketika dikonfirmasi media ini, membenarkan adanya warga Balikpapan yang baru saja dinaikkan statusnya ke PDP dilaporkan meninggal dunia.

Kendati demikian, Andi belum ingin terburu-buru memutuskan apakah yang bersangkutan meninggal akibat terinfeksi virus corona atau tidak. Sebab, hasil tes laboratorium terhadap yang bersangkutan masih belum keluar.

“Pasien meninggal saat perjalanan ke rumah sakit, namun penyebab meninggalnya kami belum tahu (apakah karena covid-19 atau tidak, masih menunggu hasil uji laboratorium),” tuturnya, Selasa (31/3/20) malam.

Andi menyebutkan, sampel tes dari pasien sendiri, diketahui baru diterima pihaknya Selasa sore kemarin. Selanjutnya, sampel tersebut baru akan dikirim ke Surabaya untuk diuji.

“Sampel tes pasien baru kami terima sore ini (Selasa) dan rencananya akan di kirim ke Surabaya,” imbuhnya.

Selain itu, pria yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim tersebut, mengakui, tak terlalu banyak tahu terkait informasi pasien tersebut. Sebab Dinkes Kaltim hanya menerima data ringkas pasien Dinkes Balikpapan.

“Setahu saya pasien berjenis kelamin perempuan dan sempat dirawat di Rumah Sakit Dr R Hardjanto atau Rumah Sakit Tentara Balikpapan beberapa hari yang lalu,” ujarnya.

Selepas pulang dari rumah sakit, pasien kembali mengalami gejala seperti virus corona atau covid-19, seperti demam, batuk, pilek hingga pneumonia. Saat keadaan pasien mulai memburuk, tambah Andi, pasien langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanudjoso Djatiwibowo Balikapapan,

“Di tengah perjalanan pasien menghembuskan nafas terahkir, namum kami belum bisa memutuskan kamatiannya akibat virus corona atau karena penyakit yang lain. Kami perlu menunggu hasil tes laboratorium dulu,” imbuhnya.

Namun demikian, Andi menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kesehatan pasien, tim RS Tentara Balikpapan, mendapati adanya gejala corona terhadap bersangkutan, seperti batuk, pilek, demam, bahkan pneumonia.

“Tapi sekali lagi, kami belum dapat memastikannya, apakah pasien meninggal meninggal akibat covid-19 atau tidak. Makanya, kita tunggu dulu hasil swabnya keluar,” katanya.

Dinkes Balikpapan Juga Belum Berani Ambil Kesimpulan

Beredarnya kabar adanya PDP corona yang meninggal, diakui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Balikpapan, Andi Sri Juliarti. Namun sama seperti halnya Dinkes Kaltim, Andi Sri juga belum dapat menyimpulkan apakah yang bersangkutan meninggal akibat corona atau tidak.

“Mengenai pasien yang meninggal ini, kami belum mendapatkan hasil laboratorium atau uji swabnya dari BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan) Surabaya,” tutur dia saat dikonfirmasi awak media, Selasa (31/3/20) malam.

Pasien itu diakui memang baru saja dinaikkan statusnya menjadi PDP corona. Namun jika melacak riwayat perjalanan atau kontak pasien, Dinkes Balikpapan nyaris tidak mendapatkan informasi apapun terkait itu.

Selain itu, Andi Sri menyebutkan, jika pasien yang meninggal itu tidak termasuk dalam data PDP atau pasien corona yang diumumkan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Selasa (31/3/20) kemarin sore.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Dan (pasien meninggal itu) bukan termasuk dari hasil positif yang diumumkan kemarin (Minggu, 29 Maret 2020) maupun tadi (Selasa, 31 Maret 2020),” sebutnya.

Karenanya, Andi Sri tidak ingin terlalu terburu-buru memutuskan apakah pasien bersangkutan memang meninggal akibat covid-19 atau tidak. Apalagi jika belum ada hasil uji swab resmi dari BBLK Surabaya.

“Sehingga kami tetap menunggu hasil labnya. Semoga besok (hari ini) bisa kita dapatkan,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Dilengkapi: Dirhanuddin
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:balikpapanCoronaCovid-19Itjima UlamaPasien PDP
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Queen of Tears, Sebuah Pengalaman Drama Korea yang Mendalam Menjelang Klimaksnya
Trailer FilmTrending

Queen of Tears, Sebuah Pengalaman Drama Korea yang Mendalam Menjelang Klimaksnya

By
Yori Akurasi
Pergantian Tahun Baru Dipastikan Tanpa Perayaan, Gubernur Kaltim Tegaskan Sanksi Bagi yang Melanggar
Trending

Pergantian Tahun Baru Dipastikan Tanpa Perayaan, Gubernur Kaltim Tegaskan Sanksi Bagi yang Melanggar

By
Devi Nila Sari
Lira Turki Anjlok, Erdogan Didesak Mundur Warga sampai Oposisi
HeadlineTrending

Lira Turki Anjlok, Erdogan Didesak Mundur Warga sampai Oposisi

By
Devi Nila Sari
Truk Tabrak Lari di Cipondoh Tangerang: Kronologi, Korban, dan Nasib Sopir
PeristiwaTrending

Truk Tabrak Lari di Cipondoh Tangerang: Kronologi, Korban, dan Nasib Sopir

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?