By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Cegah Wabah Corona di Kutim, Tim Relawan Mahyunadi Semprotkan 600 Liter Cairan Disinfektan
CorakTrending

Cegah Wabah Corona di Kutim, Tim Relawan Mahyunadi Semprotkan 600 Liter Cairan Disinfektan

akurasi 2019
Last updated: Maret 25, 2020 2:44 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
tim relawan mahyunadi
Tim Relawan Mahyunadi untuk Perubahan saat bersiap-siap melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah wabah corona di Kutim. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
tim relawan mahyunadi
Tim Relawan Mahyunadi untuk Perubahan saat bersiap-siap melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah wabah corona di Kutim. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Sebagai langkah awal dalam mencegah penyebaran wabah virus corona atau Covid-19, Tim Relawan Mahyunadi untuk Perubahan ikut ambil peran dalam hal itu. Di antarnya, dengan menurunkan tim untuk melakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah tempat di wilayah Sangatta, Kutai Timur (Kutim), Rabu (25/3/20) pagi.

baca juga: Rudi Mas’ud Gerak Cepat Hadapi Pilkada, Mahyunadi Dapat Surat Tugas dari Partai

Setidaknya ada 600 liter cairan disinfektan yang disiapkan Tim Relawan Mahyunadi untuk Perubahan untuk mengantisipasi wabah corona.

Dari pantauan Akurasi.id, tim relawan berkumpul di Rumah Relawan Mahyunadi di Gang Rajawali, Teluk Lingga. Sebelum ke lapangan, tim penyemprot disinfektan mengawalinya dengan doa bersama.

Selepas berdoa, para tim bergeser ke lapangan dengan titik awal menyemprotkan cairan di Masjid At-Taqwa Teluk Lingga. Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan alat penyemprot hama.

Koordinator Tim Relawan Mahyunadi untuk Perubahan, Edy Hoddi mengatakan, kegiatan penyemprotan itu dilakukan sebagai wujud kepedulian mereka atas wabah corona yang terus merebak. Utamanya setelah adanya 2 warga Kutim dinyatakan positif corona.

Pada kegiatan itu, lanjut dia, timnya fokus melakukan penyemprotan di sarana dan prasarana publik, seperti di tempat ibadah, sejumlah pertokoan, hingga menyusuri pemukiman warga.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap musibah yang terjadi yakni adanya virus Covid-19 yang semakin merebak,” kata Edy kepada awak media, Kamis (25/3/20).

Sedianya, lanjut dia, tim ingin menerjunkan lebih banyak lagi anggota untuk melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan. Namun, keterbatasan cairan disinfektan menjadi kendalanya. Pasalnya, cairan disinfektan saat ini cukup langka di lapangan.

“Kami baru menyediakan cairan disinfektan sekitar 600 liter karena baru sebanyak itu yang tim kami mampu dapatkan di tengah kelangkaan,” paparnya.

tim relawan mahyunadi
Tim Relawan Mahyunadi untuk Perubahan melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat di Sangatta sebagai upaya mencegah wabah corona. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Meski begitu, saat ini Tim Relawan Mahyunadi untuk Perubahan masih terus mengupayakan mencari cairan disinfektan, baik di Kaltim maupun lewat cara memesannya di daerah lainnya di luar Kaltim. Karena, setelah ini, pihaknya masih ingin melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan.

“Penyemprotan tadi hanya setengah hari. Dan ini akan dilanjutkan dua hari ke depan karena memperhatikan tenaga tim dan sambil menunggu bahan yang dipakai menyemprot,” jelasnya.

Edy mengakui, upaya mengendalikan penularan atau penyebaran virus korona, tentunya membutuhkan partisipasi secara bersama dari semua elemen masyarakat. Penerapan social distancing merupakan satu upaya yang cukup baik selain mengandalkan penyemprotan disinfektan.

“Dengan menjaga jarak, tentunya kita bisa menjaga diri agar tidak tertular virus tersebut. Selain itu, kebersihan tubuh dan kesehatan harus juga dijaga bersama,” paparnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Dia berharap, sedikit kegiatan penyemprotan disinfektan oleh Tim Relawan Mahyunadi untuk Perubahan maupun Rumah Relawan Mahyunadi, dapat membantu menekan penyebaran virus corona di wilayah Sangatta, utamanya di Kutim.

“Kiranya apa yang kami lakukan ini dapat memberikan manfaat baik edukasi, serta upaya bersama dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di daerah ini,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin


TAGGED:CoronaCovid-19Relawan Mahyunadi
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kereta Khusus Petani-Pedagang Resmi Beroperasi di Merak–Rangkasbitung
PeristiwaTrending

Kereta Khusus Petani-Pedagang Resmi Beroperasi di Merak–Rangkasbitung

By
Wili Wili
pupuk kaltim
Corak

Peduli Kuli Tinta, Pupuk Kaltim Bagikan APD dan Vitamin untuk Jurnalis

By
akurasi 2019
Marissa Haque, Istri Ikang Fawzi, Meninggal Dunia di Usia 58 Tahun
SelebritisTrending

Marissa Haque, Istri Ikang Fawzi, Meninggal Dunia di Usia 58 Tahun

By
Wili Wili
Peracik Bumbu Indomie Nunuk Nuraini Meninggal Dunia
Trending

Peracik Bumbu Indomie Nunuk Nuraini Meninggal Dunia

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?