By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Jangan Bikin Takut, Masjid Ramah Anak Kini Diterapkan di Bontang
Birokrasi

Jangan Bikin Takut, Masjid Ramah Anak Kini Diterapkan di Bontang

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:23 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
masjid ramah anak
Kepala DPPKB Bontang Bahtiar Mabe. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)
SHARE

banner diskominfo

masjid ramah anak
Kepala DPPKB Bontang Bahtiar Mabe. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Anak-anak kerap mendapat sorotan negatif lantaran aktivitasnya di dalam masjid oleh sebagian jemaah. Pasalnya dinilai mengganggu kekhusyukan beribadah. Tak jarang orang dewasa menegur dengan cara salah sehingga menimbulkan traumatis pada anak.

baca juga: Demi Masjid Ramah Anak, 10 Takmir Bontang Studi ke Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta

Oleh sebab itu Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang menerapkan masjid ramah anak di Kota Taman –sebutan Bontang. Kepala DPPKB Bontang Bahtiar Mabe membeberkan bahwa selama 24 jam, anak-anak memiliki 3 waktu berbeda. Yakni 8 jam di sekolah, 8 jam di rumah, dan 8 jam di luar rumah. Saat berada di luar rumah, riskan terjadi masalah sosial pada anak.

“Contohnya akibat pergaulan bebas dengan teman anak ikut-ikutan ngelem, dan sebagainya,” ucapnya saat ditemui Akurasi.id, belum lama ini.

Dalam waktu 8 jam di luar rumah biasanya anak juga menghabiskan waktu ke masjid bersama orangtua atau temannya. Namun tak jarang kehadiran anak-anak yang masih senang bermain ketika berada di masjid dianggap mengganggu bagi sebagian jemaah. Sehingga anak-anak kerap dibentak, diancam, bahkan diusir ke luar masjid. Hal itu berdampak buruk bagi psikologis sehingga anak enggan ke masjid.

“Makanya diperlukan masjid ramah anak. Sehingga anak betah bermain dan ibadah di masjid. Jangan membuat anak takut ke masjid karena saat mereka bermain malah dimarahi, dijewer, dan menimbulkan trauma,” ucap Bahtiar.

Di Bontang sudah ada 21 masjid yang memperoleh surat keputusan (SK) dari DPPKB Bontang sebagai masjid ramah anak. Bahtiar menjelaskan masjid ramah anak diharapkan menjadi rumah ibadah yang nyaman bagi jemaah dewasa dan anak-anak.

“Dan kami mengupayakan 8 jam anak di luar itu supaya lebih bermanfaat. Dan paling strategis dengan menggunakan masjid,” jelasnya.

masjid ramah anak
Salah satu kegiatan DPPKB Bontang menerapkan masjid ramah anak dengan berbagi ilmu kepada majelis taklim Masjid Asy Syuhada Berbas Pantai. (istimewa)

Di dalam masjid ramah anak tentunya memiliki fasilitas serta sarana dan prasarana yang mendukung. Misalnya untuk anak usia di bawah 5 tahun diberi ruang untuk berlari dan bermain dengan aman di dalam maupun di luar masjid.

“Usia anak mulai dari 0-18 tahun, itu ada tingkatannya sendiri. Misalnya anak usia 10 tahun ada tempat untuk anak belajar mengaji,” tuturnya.

Bahtiar menyebut jumlah penduduk di Indonesia sebanyak 30 persennya merupakan anak-anak. Oleh sebab itu dia berharap ke depannya masjid di Bontang selain sebagai tempat ibadah, namun juga mendidik dan membina anak-anak.

“Sebanyak itu mau diarahkan ke mana anak-anak ini? Maka itu dididik dari sekarang supaya lebih bermanfaat. Salah satunya melalui masjid,” tegasnya.

Saat ini ada 2 masjid di Kota Taman yang menjadi pilot project masjid ramah anak. Yaitu Masjid yang menjadi pilot projectnya adalah Masjid Asy Syuhada Kelurahan Berbas Pantai dan Masjid Agung Al Hijrah Kelurahan Tanjung Laut. Bahtiar menyebut program masjid ramah anak di Bontang sudah dimulai sejak 2018 lalu. Namun 2019 DPPKB Bontang mulai gencar menerapkan masjid ramah anak di seluruh wilayah Kota Taman.

“Salah satu keuntungan program dari pusat ini banyaknya bantuan mengalir mulai dari perusahaan, pemerintah pusat, dan DPPKB Bontang sendiri berupa sarana dan prasarana, perpustakaan, hingga fasilitas bermain anak di masjid,” tutupnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Diskominfo BontangMasjid Ramah anakregional
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Lomba Gagas DPK Bontang Masuk Tahap Verifikasi, Berikut 6 OPD yang Lolos
Birokrasi

Lomba Gagas DPK Bontang Masuk Tahap Verifikasi, Berikut 6 OPD yang Lolos

By
Devi Nila Sari
Debat Pilkada Bontang Diundur, Ketua DPRD Minta KPU Ikuti Regulasi yang Ada
Birokrasi

Debat Pilkada Bontang Diundur, Ketua DPRD Minta KPU Ikuti Regulasi yang Ada

By
akurasi 2019
Neni Lepas Ratusan Jemaah Haji
Birokrasi

Neni Lepas Ratusan Jemaah Haji

By
akurasi 2019
Permudah Pengurusan Akte Kematian, Disdukcapil Bontang Siapkan "Patin Bakar"
Birokrasi

Permudah Pengurusan Akta Kematian, Disdukcapil Bontang Siapkan “Patin Bakar”

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?