By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > 51 Kafilah MTQ Bontang Dilepas Wali Kota
Birokrasi

51 Kafilah MTQ Bontang Dilepas Wali Kota

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:39 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
51 Kafilah MTQ Bontang Dilepas Wali Kota
Kafilah ini akan mengikuti MTQ tingkat provinsi yang diadakan di Paser. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)
SHARE

51 Kafilah MTQ Bontang Dilepas Wali Kota
Kafilah ini akan mengikuti MTQ tingkat provinsi yang diadakan di Paser. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melepas 51 kafilah MTQ yang mewakili Kota Taman. Mereka akan mengikuti MTQ tingkat provinsi yang diselenggarakan di Paser.

Kafilah MTQ Bontang terdiri dari 26 orang putri dan 25 orang putra. Sementara pelatih berjumlah sembilan orang. Secara keseluruhan, perwakilan Bontang yang berangkat ke Paser sebanyak 90 orang.

Hadir dalam pelepasan kafilah tersebut Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase, Asisten 2 Zulkifli, Kabag Sosial dan Ekonomi Aguswati, Ketua MUI Bontang Imam Hambali.

Peserta harus berjuang membawa nama baik Bontang. Kafilah ini diharapkan mendapat peringkat dua atau tiga di MTQ Kaltm.

Neni mengatakan, sebelum mengikuti kegiatan ini, seluruh kafilah MTQ telah dikarantina selama 20 hari. Hal ini bertujuan meningkatkan kemampuan setiap peserta.

“Atas nama Pemkot Bontang dan pribadi mengucapkan selamat berjuang, sukses selalu, dan berikan yang terbaik untuk Bontang,” kata Neni membuka pelepasan peserta MTQ di Halaman Rujab Wali Kota Bontang, Senin (26/8/19) pagi.

Dia berjanji akan meningkatkan bonus para kafilah MTQ Bontang yang berhasil meraih medali emas. Jika sebelumnya peraih medali emas diberikan bonus Rp 13 juta, maka tahun ini setiap peserta yang menyabet medali emas akan menerima Rp 15 juta. “Mudah-mudahan semuanya dapat emas. Sehingga bisa menjadi juara umum,” harap Neni.

Ia mengimbau perwakilan Bontang di MTQ ini agar tetap menjaga kesehatan selama berada di perjalanan Bontang-Paser. “Jangan makan makanan berminyak. [Ini] untuk menjaga tenggorokan agar tidak gatal,” imbuhnya. (*)

Penulis: Ayu Salsabila
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Kafilah MTQ BontangMTQ BontangMTQ Tingkat ProvinsiNeni MoerniaeniPemkot BontangWalikota Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

RSUD Taman Husada Bontang Segera Launching Cath Lab
Birokrasi

RSUD Taman Husada Bontang Segera Launching Cath Lab

By
akurasi 2019
bontang informatif
Birokrasi

Menuju Bontang Informatif 2020, Diskominfo Bontang Gelar Sosialisasi PPID

By
akurasi 2019
peran muhammadiyah
Birokrasi

Sigit Apresiasi Peran Muhammadiyah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan SDM di Kaltim

By
akurasi 2019
ikaptk
Birokrasi

Kepala DPMPTSP Bersama IKAPTK Gelar Aksi Peduli Lawan Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?