By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > 2 Kali Jembatan Dondang Ditabrak, Wakil Ketua DPRD Kaltim Pertanyakan Fungsi BUP
BirokrasiKabar Politik

2 Kali Jembatan Dondang Ditabrak, Wakil Ketua DPRD Kaltim Pertanyakan Fungsi BUP

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 18, 2021 12:11 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
2 Kali Jembatan Dondang Ditabrak, Wakil Ketua DPRD Kaltim Pertanyakan Fungsi BUP
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun (baju merah) saat lawatannya ke Jembatam Dondang usai peristiwa tabrakan kapal yang menggegerkan beberapa waktu lalu. (Dok Pribadi M Samsun)
SHARE
2 Kali Jembatan Dondang Ditabrak, Wakil Ketua DPRD Kaltim Pertanyakan Fungsi BUP
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun (baju merah) saat lawatannya ke Jembatam Dondang usai peristiwa tabrakan kapal yang menggegerkan beberapa waktu lalu. (Dok Pribadi M Samsun)

2 Kali Jembatan Dondang Ditabrak, Wakil Ketua DPRD Kaltim Pertanyakan Fungsi BUP. Muhammad Samsun menilai, BUP tidak bekerja dengan maksimal, bahkan terkesan abai dengan keselamatan masyarakat yang melintas di Jembatan Dondang.

Akurasi.id, Samarinda – Meski tertabraknya Jembatan Dondang di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa 2 Maret silam telah mendapatkan sanksi, namun permasalahan tak berarti usai begitu saja.

Meski pihak perusahaan kapal tongkang yang menabrak nantinya akan melakukan pertanggungjawaban perbaikan, namun menurut dewan perwakilan rakyat di Karang Paci -sebutan DPRD Kaltim-, evaluasi lebih lanjut patut dilakukan.

Lemahnya pengawasan tentu menjadi salah satu faktor kembali ditabraknya jembatan sepanjang 840 meter tersebut. Tak hanya sekali, kejadian yang menggerakan warga saat itu bahkan telah dua kali terjadi, yang mana dengan rentang waktu tak sampi setahun.

Diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, jika fungsi pengawasan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) juga harus dipertanyakan. “Memang betul ada kelalaian dari pemilik kapal, tapi dengan kejadian yang berulang, apa peran BUP di sana?” ketus Samsun, Kamis (11/3/2021).

Menurut politikus partai berlambang banteng ini, BUP seharusnya bisa bekerja lebih maksimal untuk melakukan pengawasan agar kejadian serupa tak terus terulang. “BUP kan memungut uang setiap kapal yang melintas, tugas dan fungsi mereka seharusnya memastikan keamanan kapal dan jembatan yang dilintasi,” timpalnya.

Anggota DPRD asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kukar ini tentu sedikit meradang. Sebab Jembatan Dondang memiliki peran vital sebagai akses pendekat antara masyarakat di Muara Jawa dengan Samboja. Tabrakan kapal ponton yang merusak aspal jembatan dan membengkokkan bagian tiang pondasi tersebut, dinilai sebagai catatan kerja yang tak memuaskan dari pihak BUP.

[irp]

“BUP ini kan pihak ketiga yang ditunjuk pemerintah untuk mengawasi sekaligus memungut biaya kapal-kapal yang melintas. Tapi juga memastikan keamanan jembatan. Karena ini tidak terjadi, maka keselamatan warga lah yang kini terancam,” tegasnya.

Selain menerapkan sanksi kepada pihak perusahaan kapal, Samsun juga berharap agar pemerintah bisa melakukan evaluasi kepada pihak BUP. Sehingga insiden serupa tidak kembali terulang dikemudian hari.

[irp]

“Kalau memang dianggap tidak maksimal, evaluasi. Banyak kok penyedia jasa BUP yang mau bekerja. Jangan sampai ada kesan pembiaran, sehingga peristiwa ini terus terulang. Jika dibiarkan ini tentu akan merugikan pemerintah dan membahayakan keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimJembatan Dondang DitabrakMuhammad SamsunPertanyakan Fungsi BUPWakil Ketua DPRD Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Proyeksi APBD Bontang 2022 Rp1,3 Triliun, Andi Faiz Ingatkan Janji Politik Basri-Najirah
Kabar Politik

Proyeksi APBD Bontang 2022 Rp1,3 Triliun, Andi Faiz Ingatkan Janji Politik Basri-Najirah

By
Devi Nila Sari
Komisi III DPRD Bontang Gelar Sidak Sarpras Olahraga, Amir: Kontraktor Perhatikan Kebersihan
Birokrasi

Komisi III DPRD Bontang Gelar Sidak Sarpras Olahraga, Amir: Kontraktor Perhatikan Kebersihan

By
akurasi 2019
Dua kutim
BirokrasiVideo

Yuk!! Mari Sama-Sama Cegah Penyebaran Virus Corona di Kota Bontang

By
akurasi 2019
Upaya Menjadi Pusat Informasi, Koleksi Buku di DPK Bontang Sebanyak 111.950 Eksemplar
Birokrasi

Upaya Menjadi Pusat Informasi, Koleksi Buku di DPK Bontang Sebanyak 111.950 Eksemplar

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?