By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kesehatan > WHO Mengonfirmasi Kasus Flu Burung H9N2 Kedua pada Anak di India
KesehatanTrending

WHO Mengonfirmasi Kasus Flu Burung H9N2 Kedua pada Anak di India

akurasi 2019
Last updated: Juni 13, 2024 10:13 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
WHO Mengonfirmasi Kasus Flu Burung H9N2 Kedua pada Anak di India
WHO Mengonfirmasi Kasus Flu Burung H9N2 Kedua pada Anak di India. Foto: Getty Image.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali mengonfirmasi kasus infeksi flu burung H9N2 pada manusia. Kasus terbaru ini melibatkan seorang anak berusia empat tahun dari negara bagian Benggala Barat, India. Ini adalah kali kedua flu burung H9N2 terdeteksi pada manusia di India setelah kasus pertama terjadi pada tahun 2019.

Contents
  • Detail Kasus
  • Paparan Virus dan Kondisi Keluarga
  • Kasus Kedua di India
  • Langkah Pencegahan dan Pengawasan

Detail Kasus

Menurut laporan WHO yang dikutip dari Malay Mail dan Reuters, pasien anak tersebut dirawat di unit perawatan intensif anak (ICU) rumah sakit setempat pada Februari lalu. Anak tersebut mengalami masalah pernapasan parah yang terus-menerus, demam tinggi, dan kram perut. Setelah tiga bulan menjalani diagnosis dan pengobatan intensif, pasien akhirnya dipulangkan.

Paparan Virus dan Kondisi Keluarga

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh WHO, anak tersebut terpapar virus dari unggas di sekitar rumah dan lingkungan sekitarnya. Meskipun demikian, tidak ada anggota keluarga atau kontak lainnya yang melaporkan gejala penyakit pernapasan. Informasi mengenai status vaksinasi dan rincian pengobatan antivirus pasien ini belum tersedia pada saat laporan dibuat.

Kasus Kedua di India

Kasus ini merupakan infeksi kedua flu burung H9N2 yang tercatat pada manusia di India. Kasus pertama terjadi pada tahun 2019. Virus H9N2 biasanya cenderung menyebabkan penyakit ringan pada manusia, namun kasus sporadis masih dapat terjadi. WHO menekankan bahwa H9N2 adalah salah satu jenis flu burung yang paling umum beredar pada unggas di berbagai wilayah.

Langkah Pencegahan dan Pengawasan

Mengingat potensi penularan dan dampaknya, WHO menyarankan langkah-langkah berikut untuk mencegah penyebaran virus:

  1. Pengawasan Populasi Unggas: Pengawasan ketat terhadap populasi unggas, memantau kesehatan burung, dan melakukan pengujian rutin sangat penting untuk deteksi dini infeksi H9N2.
  2. Menjaga Kebersihan: Peternak dan pekerja pertanian harus menerapkan kebersihan yang ketat, termasuk pembuangan limbah yang benar, pembersihan rutin dan disinfeksi peralatan serta fasilitas, dan penggunaan pakaian pelindung.
  3. Edukasi dan Kesadaran: Masyarakat harus diedukasi tentang risiko yang terkait dengan H9N2 dan pentingnya praktik kebersihan yang benar. Kampanye kesadaran dapat membantu menyebarkan informasi mengenai pentingnya deteksi dini dan potensi dampak virus.

Kasus flu burung H9N2 pada manusia yang kedua di India menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan langkah pencegahan yang efektif. Edukasi masyarakat dan peternak unggas tentang risiko infeksi dan penerapan kebersihan yang benar dapat membantu mencegah penyebaran virus. Hingga laporan ini dibuat, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian Kesehatan India terkait kasus ini.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Berita KesehatanFlu Burung H9N2IndiaInfeksi Viruskesehatan masyarakatKesehatan UnggasPencegahan VirusPopulasi UnggasVirus H9N2WHO
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Melirik Opsi Pelita Air Gantikan Terbang Garuda Indonesia
HeadlineTrending

Melirik Opsi Pelita Air Gantikan Terbang Garuda Indonesia

By
Devi Nila Sari
Akhirnya, Pemerintah Resmi Larang TKA Masuk Indonesia Selama PPKM
Trending

Akhirnya, Pemerintah Resmi Larang TKA Masuk Indonesia Selama PPKM

By
Devi Nila Sari
Mahasiswa Berkendara Nissan Livina Tabrak Lari di Solo, Viral di Media Sosial
PeristiwaTrending

Mahasiswa Berkendara Nissan Livina Tabrak Lari di Solo, Viral di Media Sosial

By
Wili Wili
Mendagri Tito Ungkap Modus Kepala Daerah Akali Data Inflasi BPS Demi Dana Insentif
Hukum & KriminalTrending

Mendagri Tito Ungkap Modus Kepala Daerah Akali Data Inflasi BPS Demi Dana Insentif

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?