By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Waspadai Gagal Jantung, Begini Tips dari Dokter RSUD Taman Husada Bontang
Birokrasi

Waspadai Gagal Jantung, Begini Tips dari Dokter RSUD Taman Husada Bontang

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:25 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Waspadai Gagal Jantung, Begini Tips dari Dokter RSUD Taman Husada Bontang
Ilustrasi. (ist)
SHARE

Waspadai Gagal Jantung, Begini Tips dari Dokter RSUD Taman Husada Bontang
Ilustrasi. (ist)

Akurasi.id, Bontang – Banyak faktor penyebab terjadinya gagal jantung atau pecah pembuluh darah. Sehingga tak jarang bisa mengakibatkan kematian.

Baca juga: Tips Cegah Penularan Covid-19 di Tempat Kerja

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Taman Husada Bontang dr Suhardi kali ini memberikan tips menjaga kesehatan jantung. Melalui web seminar (webinar) dalam rangka Peresmian Pembukaan Pelayanan Cathlab di RSUD Taman Husada Bontang, selama 1 jam dr Suhardi menerangkan pentingnya menjaga kesehatan jantung.

Ketika pasokan darah yang kaya oksigen menuju otot jantung terhambat oleh plak pada pembuluh darah jantung atau arteri koroner, mengakibatkan jantung tak mendapatkan pasokan oksigen yang memadai.

“Sehingga inilah yang membuat jantung tak bekerja dengan baik dan mengakibatkan gagal jantung atau pecah pembuluh darah,” jelasnya melalui aplikasi Zoom, Kamis (10/9/20).

dr Suhardi melalui Zoom. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Tidak hanya menjelaskan penyebabnya, dokter kelahiran Tulungagung medio 1975 itu juga memberikan beragam tips kepada peserta webinar agar terhindar dari penyakit jantung koroner.

“Hindari merokok, kendalikan kolesterol dan tekanan darah. Jika itu semua dilakukan, maka jantung kita akan terhindar dari yang namanya gagal jantung atau pecahnya pembuluh darah,” papar narasumber webinar bertemakan ‘Pentingnya Mengenali Penyakit Jantung Koroner beserta Terapi Intervensinya’ ini.

Selain itu, dr Suhardi juga mengingatkan untuk selalu atur pola hidup sehat. Mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dan buah-buahan dan sayur-sayuran juga dinilai penting untuk kesehatan jantung.

“Agar terhindar dari penyakit jantung, kita wajib selalu menjaga pola hidup sehat, dan makan-makan yang kaya akan karbohidrat,” tegasnya.

Penyakit jantung merupakan penyakit nomor satu penyebab kematian di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Untuk itu RSUD Taman Husada Bontang meresmikan pelayan Instalasi Cath Lab, Rabu (9/9/20) lalu.

Apa itu cath lab? Cathlab merupakan suatu tindakan medis atau prosedur diagnostik invasif yang berfungsi untuk mendeteksi penyempitan atau sumbatan pembuluh darah jantung atau koroner.

Dalam webinar yang diadakan rumah sakit pelat merah ini, turut menghadirkan narasumber dr Suhardi. Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah ini yang sudah 17 tahun berkecimpung di bidang spesialis jantung dan pembuluh darah di rumah sakit yang terletak di Jalan S Parman, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Gagal JantungkesehatanRSUD Taman Husada BontangTips
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

300 Titik Tambang Ilegal Tersinyalir Dewan, Mulai IUP dan PKP2B Bakal Dievaluasi Pansus Tambang
BirokrasiTrending

300 Titik Tambang Ilegal Tersinyalir Dewan, Mulai IUP dan PKP2B Bakal Dievaluasi Pansus Tambang

By
Devi Nila Sari
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang Gelar Lomba Bertutur Tingkat Kota
Birokrasi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang Gelar Lomba Bertutur Tingkat Kota

By
Devi Nila Sari
Program Betah Pemkot Bontang, Bapenda Turut Apresiasi
Birokrasi

Program Betah Pemkot Bontang, Bapenda Turut Apresiasi

By
Devi Nila Sari
Bontang Dapat Kucuran Dana Rp10 Miliar karena Sukses Tangani Covid-19
Trending

Bontang Dapat Kucuran Dana Rp10 Miliar karena Sukses Tangani Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?