By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Corak > Waspadai Dampak Negatif IKN, HMI Minta Masyarakat Tidak Serampangan Menjual Tanah
Corak

Waspadai Dampak Negatif IKN, HMI Minta Masyarakat Tidak Serampangan Menjual Tanah

akurasi 2019
Last updated: Januari 7, 2020 9:08 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
masyarakat
Presiden Jokowi dan Gubernur Kaltim Isran Noor saat meninjau Desa Pemaluan dan Kecamatan Sepaku sebagai lokasi pembangunan IKN di Kaltim. (Dok Humas Pemprov Kaltim)
SHARE
masyarakat
Presiden Jokowi dan Gubernur Kaltim Isran Noor saat meninjau Desa Pemaluan dan Kecamatan Sepaku sebagai lokasi pembangunan IKN di Kaltim. (Dok Humas Pemprov Kaltim)

Akurasi.id, Samarinda – Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Penajam Paser Utara (PPU), seolah menjadi angin segar bagi masyarakat. Tidak terkecuali bagi masyarakat yang memiliki lahan di lokasi yang nantinya akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia.

Baca Juga: Pengurus HMI Kukar Dilantik, Edi Damansyah Ajak Kader Hijau Hitam Kawal Pilkada 2020

Sebagai pusat pemerintahan, otomatis Kukar dan PPU, utamanya kawasan yang akan bersisian langsung dengan lokasi IKN, menjadi bidikan para pemodal besar yang ingin berinvestasi di daerah tersebut. Baik itu di bidang properti, jasa, dan sektor lainnya.

Menyikapi itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kukar Mursid Mubarak mengharapkan, agar masyarakat Kukar pada khususnya tidak serampangan menjual tanah yang mereka miliki kepada para pemodal. Menurutnya, tanah yang dimiliki masyarakat saat ini harus menjadi investasi jangka panjang, utamanya bagi anak cucu mereka ke depannya.

Mursid cukup menyadari, dengan dibangunnya IKN di PPU dan Kukar, maka akan memberikan dampak yang begitu besar bagi kehidupan masyarakat di Kaltim. Selain itu, perputaran ekonomi akan meningkat cukup drastis sebagaimana yang terjadi di DKI Jakarta yang merupakan ibu kota negara.

Sejalan dengan itu, otomatis harga tanah di PPU dan Kukar pun akan melonjak cukup drastis. Jika sebelumnya hanya bernilai puluhan juta, maka dengan adanya IKN, harga tanah di sekitar lokasi IKN akan melonjak dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Mursid berharap, masyarakat Kukar dan PPU yang mempunyai tanah di sekitar kawasan IKN tidak mudah tergiur dengan tawaran itu. Ketika pun harus menjual tanah di kawasan itu, maka tidak semata hanya karena orientasi pragmatis. Karena ke depan, tanah di Kaltim akan semakin terbatas. Otomatis, yang dirugikan adalah anak cucu dari masyarakat Kaltim itu sendiri.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat asli di Kukar, khususnya yang bertempat di daerah sekitar calon ibu kota, agar tidak menyerahkan atau menjual tanahnya kepada para spekulan tanah, karena dampak keuntungan yang diperoleh hanya sementara saja, sedangkan dampak yang akan diperoleh akan berkepanjangan,” imbuhnya.

Persaingan dan pertumbuhan akan properti yang tinggi ke depan, otomatis akan semakin mempersempit lahan-lahan di Kaltim. Karena tingkat urbanisasi yang begitu pasti akan terjadi. Sebab, IKN akan menjadi magnet yang begitu besar bagi masyarakat daerah lain untuk datang mengadu nasib di Kaltim.

“Masyarakat yang sudah lama meninggali daerah calon ibu kota akan perlahan habis tergeser, dan yang akan menempati ibu kota adalah para pendatang,” katanya.

MAHYUNADI

Dia mengajak masyarakat Kaltim bercermin pada kondisi yang pernah dialami masyarakat Betawi. Sebagai masyarakat asli Jakarta, warga Betawi perlahan tergeser sebagai dampak urbanisasi yang terjadi di DKI Jakarta. Sebagai kader Hijau Hitam –sebutan HMI-, Mursid dan kawan-kawan sesama HMI tidak mau hal serupa terjadi pada masyarakat Kukar dan PPU.

Selain itu, budaya asli masyarakat Kaltim perlahan akan mengalami akulturasi. Bahkan tidak menutup kemungkinan, kebudayaan dan adat istiadat masyarakat Kaltim akan semakin tergerus jika dari sejak tidak dipersiapkan dengan baik. Sedangkan, kebudayaan menjadi ciri dan identitas sebuah daerah atau masyarakat.

“Perpindahan ibu kota bisa saja jadi bencana, bisa juga menjadi peluang, kami mengharapkan agar masyarakat Kukar menjadikannya sebagai peluang, karena potensi perputaran perekonomian yang akan berdampak bagi masyarakat. Masyarakat Kukar berhak menerima manfaat dari IKN. Jangan sampai menjadi penonton di daerah sendiri,” tegasnya. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:HMIIKNJual Tanah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Percontohan Budi Daya Lobster di Bontang Kuala, DKP3 Bontang: Tingkatkan Mutu Pelaku Usaha
Corak

Percontohan Budi Daya Lobster di Bontang Kuala, DKP3 Bontang: Tingkatkan Mutu Pelaku Usaha

By
akurasi 2019
Ilustrasi tata cara Salat Idulfitri. (Anadolu Agency via Getty Images)
CorakRagam

Tata Cara Salat Idulfitri Lengkap dengan Niat dan Amalan Sunnahnya

By
Rachman Wahid
Kompetisi Latte Art, Tingkatkan Skill Barista
Corak

Kompetisi Latte Art, Tingkatkan Skill Barista

By
akurasi 2019
Jagokan “Kopral Siaga,” Kelurahan Berbas Tengah Juara 1 Lomba Kelurahan
Corak

Jagokan “Kopral Siaga,” Kelurahan Berbas Tengah Juara 1 Lomba Kelurahan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?