HeadlinePeristiwa

Wakapolda Metro Jaya Cek Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta

Temuan Aksi Mata Elang dan Lonjakan Penumpang Selama Arus Mudik

Loading

Akurasi.id – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono melakukan pengecekan langsung kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memastikan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama periode mudik.

Dalam kunjungannya, Dekananto meninjau Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Jaya 2026 yang disiapkan di area bandara. Ia memastikan seluruh personel, fasilitas, hingga sistem pelayanan telah siap mendukung kelancaran mobilitas para pemudik.

“Kami ingin kehadiran Posyan ini bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga pelayanan. Masyarakat harus merasa aman, terbantu, dan diperhatikan,” ujar Dekananto dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Salah satu layanan yang menjadi perhatian adalah fasilitas gratis pindah terminal yang disediakan untuk memudahkan penumpang berpindah antar terminal di Bandara Soekarno-Hatta.

Jasa SMK3 dan ISO

Temuan Aksi Mata Elang di Area Parkir

Dalam pengecekan tersebut, Wakapolda juga menemukan adanya aktivitas “mata elang” atau penagih utang liar di area parkir bandara. Ia langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan langkah pencegahan guna menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat.

“Tadi disampaikan masih terjadi aksi mata elang di parkiran. Ini harus segera ditindak agar tidak meresahkan penumpang,” tegasnya.

Lonjakan Penumpang Hingga 24 Persen

Selain aspek keamanan, Dekananto juga menyoroti peningkatan jumlah penumpang selama periode mudik. Berdasarkan data dari pengelola bandara, terjadi kenaikan rata-rata sebesar 12 hingga 13 persen.

Bahkan, pada Jumat (14/3), jumlah penumpang mencapai 183.000 orang atau meningkat hingga 24,6 persen dibandingkan hari sebelumnya. Menurutnya, lonjakan ini menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi udara saat mudik Lebaran 2026.

“Ini menunjukkan tren positif, namun juga menjadi tanggung jawab kita semua untuk memberikan pelayanan yang maksimal,” ujarnya.

Imbauan Kelancaran dan Minim Delay

Dekananto menegaskan pentingnya koordinasi semua pihak untuk memastikan kelancaran perjalanan penumpang, mulai dari akses menuju bandara hingga proses keberangkatan pesawat.

“Kami ingin memastikan penumpang bisa berangkat tepat waktu. Kalau ada delay, harus disampaikan secara transparan agar tidak membuat penumpang resah,” pungkasnya.

Ia juga mengimbau pihak pengelola bandara untuk meminimalisasi keterlambatan penerbangan (delay). Jika terjadi penundaan, pihak bandara diminta memberikan informasi yang jelas agar tidak menimbulkan kepanikan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button