By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Wacana Muat Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Masih Menjadi Perbincangan di DPRD Bontang
Kabar Politik

Wacana Muat Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Masih Menjadi Perbincangan di DPRD Bontang

Devi Nila Sari
Last updated: April 14, 2021 2:59 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Wacana Muat Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Masih Menjadi Perbincangan di DPRD Bontang
Rapat Kerja Komisi III DPRD Bontang terkait rencana kerja sama penggunaan Pelabuhan Loktuan untuk bongkar muat batu bara. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Wacana Muat Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Masih Menjadi Perbincangan di DPRD Bontang
Rapat Kerja Komisi III DPRD Bontang terkait rencana kerja sama penggunaan Pelabuhan Loktuan untuk bongkar muat batu bara. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Wacana muat batu bara di Pelabuhan Loktuan masih menjadi perbincangan di DPRD Bontang dan menjadi perdebatan di beberapa wakil rakyat.

Akurasi.id, Bontang – Persoalan wacana aktivitas muat batu bara di Pelabuhan Loktuan hingga saat ini masih terus dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang.

Kali ini Komisi III DPRD Bontang memanggil Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan juga Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Bontang untuk membahas lebih lanjut terkait perencanaan bongkar muat batu bara tersebut, Senin (12/4/2021) lalu.

Di dalam rapat tersebut, Ketua Komisi III, Amir Tosina mengatakan sampai saat ini memilih menunggu hasil kajian terkait dampak penggunaan Pelabuhan Loktuan yang sejatinya merupakan pelabuhan umum dan akan dijadikan sebagai tempat muat batu bara.

“Jadi kami dari DPRD Bontang tidak bermaksud menghalangi atau melarang wacana tersebut, apalagi dengan alasan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),  tetapi itu semua kalau sudah ada hasil kajiannya, apa pun nanti hasilnya, tidak bisa dibantah karena telah sesuai dengan regulasi,” ucap Amir Tosina.

Berbeda dengan Amir Tosina, Anggota Komisi III Faisal menolak dengan tegas aktivitas pelabuhan yang di luar dari fungsi utamanya, yakni digunakan oleh masyarakat Bontang maupun dari luar Bontang sebagai sarana transportasi laut.

Faisal yang juga merupakan warga kampung Selambai itu menyebutkan alasan dia menolak karena dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan akan lebih besar bila Loktuan dimanfaatkan sebagai tempat bongkar muat batu bara.

[irp]

Dia berharap jangan sampai karena berpotensi PAD, tetapi mengorbankan lingkungan yang ada di wilayah Loktuan. Terlebih menurut dia, Loktuan merupakan kelurahan dengan jumlah penduduk terbesar di Bontang.

“Saya benar-benar berharap ini jangan sampai terjadi meskipun menghasilkan PAD ujarnya. Karena selain bakal menimbulkan polusi udara, aktivitas bongkar muat bakal berdampak pada kerusakan jalan karena sering dilalui truk pengangkut. Debunya pun menjadi polusi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Amir TosinaBatu Bara di PelabuhanDPRD BontangKabar PolitikPelabuhan Loktuan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

mendapat aduan warga menuntut ganti rugi
Birokrasi

Pasca Sidak, Komisi III Mendapat Aduan Warga Menuntut Ganti Rugi Lahan PT GPK

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Bastille Day 2025, TNI Tampil Memukau di Champs-Élysées
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Bastille Day 2025, TNI Tampil Memukau di Champs-Élysées

By
Wili Wili
Momen Hangat Prabowo dan Presiden Brasil Lula Rayakan Ulang Tahun Bersama di Istana Kepresidenan
HeadlineKabar Politik

Momen Hangat Prabowo dan Presiden Brasil Lula Rayakan Ulang Tahun Bersama di Istana Kepresidenan

By
Wili Wili
Lahan Pelabuhan
Birokrasi

Pertanyakan Rencana Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Loktuan, Agus Suhadi Minta Dishub Serius Menangani

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?