By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Tuntut Edy Minta Maaf Secara Langsung, Masyarakat Adat Ancam Jemput Paksa
HeadlineTrending

Tuntut Edy Minta Maaf Secara Langsung, Masyarakat Adat Ancam Jemput Paksa

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 6, 2022 8:39 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Suasana konsolidasi 69 masyarakat ada di Samarinda tuntut Edy minta maaf secara langsung - Akurasi.id
Suasana konsolidasi 69 masyarakat ada di Samarinda tuntut Edy minta maaf secara langsung. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE

Meski telah meminta maaf atas ucapan kontroversinya, masyarakat adat Kaltim tetap tuntut Edy minta maaf secara langsung. Mereka pun mengancam akan jemput paksa.

Akurasi.id, Samarinda – Permasalahan ucapan kontroversial Edy Mulyadi menghina Kalimantan dengan sebutan “tempat jin buang anak” semakin memanas. Sebanyak 69 masyarakat adat dari berbagai suku maupun organisasi masyarakat (ormas) bersatu. Untuk mengkonsolidasikan pernyataan sikapnya.

[irp]

Menurut pantauan media ini, tampak hadir perwakilan dari berbagai masyarakat adat, laskar, forum, ormas dan paguyuban di Kaltim hingga daerah lainnya. Seperti Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ika Pakarti), Organisasi Masyarakat Dayak atau Masyarakat Suku Paser dan lainnya.

Ketum Remaong Koetai Berjaya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Hebby Nurlan Arafat pun angkat suara. Dia mengatakan, meskipun telah ada permintaan maaf dari yang bersangkutan, pihaknya tidak dapat menerima. Pasalnya permintaan maaf tidak secara langsung terucap di hadapan seluruh masyarakat Kaltim.

Karena permasalahan ini, kata dia, telah membuat masyarakat Kalimantan, khususnya Kaltim, sakit hati, tercabik-cabik, menjurus kepada fitnah, penghinaan dan pelecehan.

“Itukan statement-nya dia sampaikan lewat kanal youtube pribadinya. Begitukan menguntungkan dia sendiri. Bukan seperti itu yang kami harapkan,” tegasnya, kata usai konsolidasi di Kafe Yen’s N Delight Jalan Juanda, Selasa (25/1/2022) sore.

Bakal Jemput ke Jakarta untuk Tuntut Edy Minta Maaf Langsung ke Masyarakat Kalimantan

Pihaknya menginginkan agar Edy Mulyadi dan kawan-kawannya datang sendiri ke Kalimantan atau dengan pengawalan Kepolisian Republik Indonesia. Lalu meminta maaf secara langsung dan menjalani hukum dan denda adat yang ada di Kaltim.

[irp]

“Hari ini kami memutuskan akan membawa ke ranah hukum, melaporkan ke Polda Kaltim. Meski sudah ada laporan dari teman-teman sebelumnya,” ujarnya.

Sementara berkaitan dengan hukum dan denda adat yang akan dijalani Edy dan teman-temannya nanti, kata dia, masih akan di musyawarahkan bersama perwakilan masyarakat adat di Kaltim. Karena Kaltim memiliki banyak suku, di antaranya Kutai, Banjar, Paser, Dayak, Tidung, dan sebagainya.

[irp]

“Jika tidak ada respon penanganan yang baik dari pihak pemangku kebijakan, penegak hukum dalam hal ini kepolisian Republik Indonesia, maka kami sebagai masyarakat putra daerah di bumi Kalimantan Timur akan berangkat ke Jakarta. Untuk menjemput saudara Edy Mulyadi,” tegasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Edy MulyadiEdy Mulyadi menghina Kalimantanng Martadipura Hebby Nurlan ArafatOrganisasi Masyarakat DayakRemaong Koetai Berjaya Kesultanan Kutai Kartanegara
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tiga Wakil Indonesia Siap Rebut Gelar Juara di Final Hylo Open 2025
OlahragaTrending

Tiga Wakil Indonesia Siap Rebut Gelar Juara di Final Hylo Open 2025

By
Wili Wili
6 pasien covid-19 samarinda sembuh
Trending

6 Pasien Covid-19 Samarinda Sembuh, Sisa 13 Kasus Positif Lagi

By
akurasi 2019
rsud ia moeis
Trending

Sebulan Berjuang, Akhirnya PDP yang Dirawat di RSUD IA Moeis Dinyatakan Sembuh

By
akurasi 2019
Warga Kampung Gotong Royong Bontang Dibuat Kaget dengan Temuan Mayat Wanita Gantung Diri
Trending

Warga Kampung Gotong Royong Bontang Dibuat Kaget dengan Temuan Mayat Wanita Gantung Diri

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?