By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Tren Covid-19 Menurun, Kasmidi: Pos Pengawasan Harus Diperketat
Trending

Tren Covid-19 Menurun, Kasmidi: Pos Pengawasan Harus Diperketat

akurasi 2019
Last updated: Mei 29, 2020 8:55 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
covid-19
Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
covid-19
Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang terus melandai, tak menutup kemungkinan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan turut menerapkan protokol hidup normal baru atau New Normal.

baca juga: Kabar Baik, 7 Pasien Covid-19 di Kutim Sembuh, 6 Orang dari Klaster Gowa

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang menyebutkan bahwa sudah sepekan grafik menunjukkan jumlah kasus baru Covid-19 cenderung menurun. Dia berharap situasi ini dapat bertahan. Khususnya pasca hari raya Idulfitri 2020 ini. Dia juga mengharapkan tiada penambahan klaster baru.

“Nah, jika dalam 14 hari ke depan tidak terjadi penambahan kasus, ini pertanda baik. Bahwa Kutim ini segera kembali normal, meski dengan hal baru, yaitu new normal. Dengan protokol yang ditetapkan pemerintah,” jelas Kasmidi Kamis, (28/5/20) lalu.

Kasmidi mengakui tren membaik ini juga dialami beberapa daerah di Kaltim. Hal ini membuktikan bahwa upaya yang terus dilakukan pemerintah menunjukkan hasil yang optimal. Kendati begitu, dia menegaskan tidak akan melonggarkan pengetatan pengawasan dalam waktu dekat. Pasalnya, tren secara nasional masih belum bisa diprediksi secara tepat.

“Tetap dipantau, tidak dilonggarkan. Karena kita masih mewaspadai adanya arus balik. Karena pasti ada saja pendatang baru yang masuk,” ucapnya.

Pengawasan perlu diperketat pada setiap pintu masuk harus tetap dilakukan. Kata Kasmidi, pemeriksaan secara ketat perlu diterapkan seperti di pos penjagaan yang ada di wilayah Patung Burung misalnya. Koordinasi setiap lembaga terkait juga terus dilaksanakan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kutim.

Lebih lanjut, terkait kebijakan new normal, pihaknya masih menunggu arahan resmi dari pusat untuk pelaksanaannya. Menurut Kasmidi, hal yang perlu menjadi perhatian lebih ialah kemampuan pemerintah dalam mendorong agar ketersediaan barang pendukung protokol aman.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Seperti masker. Itu yang menjadi salah satu kelengkapan utamanya. Memang boleh beraktivitas seperti biasa, tapi harus mengimplementasikan protokol kesehatan. Seperti jaga jarak dan lainnya,” urainya.

Kemudian, lanjut Kasmidi, dalam penerapan itu nantinya pemerintah harus mendukung implementasi itu. Dia melanjutkan, hal itu tergantung arahan pemerintah pusat. Jika kebutuhan itu menjadi kewajiban daerah dalam pemenuhannya.

“Ya, kita harus siap juga menyiapkan. Kita tunggu saja instruksi pemerintah pusat terkait kebijakan new normal itu, tapi kalau memang nantinya diterapkan sebaiknya setiap yang mau masuk di Kutim membawa bukti rapid test sebagai jaminan kesehatan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:coroba kaltimCovid-19new normal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

peserta ijtima ulama
Trending

Dari 54 Kasus Positif Corona Kaltim, 21 Pasien Tercatat Peserta Ijtima Ulama

By
akurasi 2019
Cetak Sejarah, Mahyudin Jadi Orang Kaltim Pertama Penerima Penghargaan Bintang Mahaputera Nararya
Trending

Cetak Sejarah, Mahyudin Jadi Orang Kaltim Pertama Penerima Penghargaan Bintang Mahaputera Nararya

By
akurasi 2019
Menjaga Benteng Digital dengan Panduan Lengkap Proteksi Privasi dan Keamanan di WhatsApp
Covered StoryTrending

Menjaga Benteng Digital dengan Panduan Lengkap Proteksi Privasi dan Keamanan di WhatsApp

By
akurasi 2019
Jika Merasa Tak Bersalah, Madri Pani Tantang Direktur PDAM Berau Penuhi Undangan Hearing Dewan
Trending

Jika Merasa Tak Bersalah, Madri Pani Tantang Direktur PDAM Berau Penuhi Undangan Hearing Dewan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?