By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Tragedi di Musi Rawas Utara Kakek 72 Tahun Tewas Akibat Kepungan Api Saat Bakar Lahan
PeristiwaTrending

Tragedi di Musi Rawas Utara Kakek 72 Tahun Tewas Akibat Kepungan Api Saat Bakar Lahan

Wili Wili
Last updated: Juli 18, 2024 4:29 pm
By
Wili Wili
Share
1 Min Read
Tragedi di Musi Rawas Utara: Kakek 72 Tahun Tewas Akibat Kepungan Api Saat Bakar Lahan
Tragedi di Musi Rawas Utara: Kakek 72 Tahun Tewas Akibat Kepungan Api Saat Bakar Lahan. Foto: Ist.
SHARE

Sumatera Selatan, Akurasi.id – Seorang kakek berusia 72 tahun, Muhadi, warga Desa Bumi Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, ditemukan tewas kehabisan napas saat sedang membakar lahan di kebunnya pada Rabu (17/7/2024).

Kapolres Musi Rawas, AKBP Koko Arianto Wardani, mengungkapkan bahwa peristiwa tragis ini terjadi di Desa Bumi Makmur, Kecamatan Nibung. Muhadi, bersama dua rekannya, Warsito dan Yusuf (37), pergi ke kebun sawit untuk membersihkan lahan sekitar pukul 12.00 WIB.

“Siang itu, Warsito dan Yusuf curiga karena korban tidak keluar dari kebun untuk shalat dan istirahat makan siang. Ketika mereka mendatangi kebun, mereka menemukan Muhadi sudah tergeletak di tengah lahan yang terbakar,” kata Koko pada Kamis (18/7/2024).

Menurut Koko, Muhadi terbiasa membuka lahan dengan cara membakar. Namun, angin kencang menyebabkan api meluas dan membakar sekitar setengah hektar lahan. Muhadi diduga mengalami sesak napas akibat asap yang dihasilkan oleh api, sehingga kekurangan oksigen dan akhirnya meninggal dunia.

“Kondisi pakaian korban sudah terbakar, termasuk sepatu boot yang digunakannya,” tambah Koko.

Jenazah Muhadi telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kejadian ini memicu imbauan dari pihak kepolisian agar warga tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama saat musim kemarau.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Imbauan PolisiKakek TewasKebakaran LahanMusim KemarauTragedi Musi Rawas Utara
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

JUAN JENAU
Kabar PolitikTrending

Bawa Koalisi PDIP-PKB, Juan Jenau Optimis Hadapi Pilkada Mahulu 2020

By
akurasi 2019
Data Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tembus 807 Jiwa, BNPB Perketat Penanganan Nasional
HeadlinePeristiwa

Data Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tembus 807 Jiwa, BNPB Perketat Penanganan Nasional

By
Wili Wili
penyulingan minyak
Trending

Satu Persatu Lokasi Penyulingan Minyak Ilegal Diungkap Polisi, Kelabui Petugas, Akses Jalan Ditutup dengan Tanah

By
akurasi 2019
Longsor Raksasa di Aceh Tengah Putus Akses Antarkecamatan, Lahan Warga Tertimbun
PeristiwaTrending

Longsor Raksasa di Aceh Tengah Putus Akses Antarkecamatan, Lahan Warga Tertimbun

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?