By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Terlalu Lama Pakai Masker Rawan Penyakit, Ini Cara Mencegahnya
Kesehatan

Terlalu Lama Pakai Masker Rawan Penyakit, Ini Cara Mencegahnya

akurasi 2019
Last updated: Juni 1, 2020 6:29 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
terlalu lama masker
Ahli Kesehatan dan dokter menyarankan mengganti pemakaian masker setiap empat jam sekali. (ilustrasi/shutterstok.news.detik.com)
SHARE
terlalu lama masker
Ahli Kesehatan dan dokter menyarankan mengganti pemakaian masker setiap empat jam sekali. (ilustrasi/shutterstok.news.detik.com)

Akurasi.id – Pemerintah Indonesia mulai menerapkan aturan new normal. Masyarakat pun mulai beraktivitas seperti biasa namun tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan. Salah satu aturan yang paling utama adalah tetap mengenakan masker saat beraktivitas. Permasalahan kesehatan baru pun muncul saat terlalu lama mengenakan masker. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Simak tips berikut ini.

baca juga: Manfaat dan Jenis Kurma yang Ada di Indonesia

Waktu maksimal pemakaian masker berkisar antara tiga sampai empat jam. Hal ini diungkapkan oleh para ahli kesehatan dan dokter. Di luar waktu tersebut, apabila anda masih beraktivitas seperti bekerja di kantor dan aktivitas lainnya, maka disarankan membawa masker cadangan. Sehingga anda dapat mengganti masker setiap empat jam sekali.

“Tubuh kita ini kan sebenarnya mengandung cairan-cairan yang keluar dari rongga pernapasan berupa uap, yang kalau kita menggunakan masker berarti akan tertampung oleh masker. Kalau kita memakai masker yang sudah kita gunakan dalam rentang 4 jam, ada potensi dihinggapi banyaknya bakteri dan juga basil atau virus lainnya,” jelas Hermawan Saputra, Ahli Kesehatan dilansir dari CNNIndonesia.com, Minggu (01/06/2020).

Pernyataan Hermawan Saputra tersebut serupa diungkapkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Zubairi Djoerban. “Supaya nyaman dan tidak terlalu mengganggu [kesehatan], empat jam diganti lah,” kata dia kepada CNNIndonesia.com.

Menurut Hermawan lagi, saran penggantian tersebut berlaku untuk pemakaian masker jenis apapun, baik masker kain, masker bedah ataupun masker N95. Tapi ia pun menuturkan, dalam kondisi tertentu memang tak memungkinkan untuk penggantian.

“Misalnya, langka. Atau, kalau kita cuma punya masker kain satu sedangkan kita ada di ruang publik dan belum bisa pulang untuk mengganti atau mencucinya, berarti ada jeda lebih dari [4 jam] itu pemakaiannya. Itu masih mungkin ditolerir,” kata dia lagi.

Tak cuma masalah jeda penggantian masker. Bagi mereka yang memiliki kerentanan seperti penyakit pernapasan pun harus memperhatikan masalah ini.

Hermawan pun menyarankan bagi yang memiliki kerentanan penyakit, sebisa mungkin untuk tetap berada di rumah. Sehingga intensitas pemakaian masker pun lebih kecil.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Untuk orang-orang dengan faktor risiko pernapasan, memang pemakaian masker ini akan menghambat laju pernapasan–bagaimana dia menghirup oksigen dan melepaskan karbondioksida–sehingga ada potensi-potensi gangguan sesak,” tutur Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) tersebut.

“Untuk itu pada mereka yang ISPA maskernya harus dipilih yang betul-betul berkualitas dan lebih baik banyak waktu di rumah agar tidak sering-sering menggunakan masker,” tambah Hermawan.

Hal lain yang tak kalah penting dan sudah menjadi bagian dari protokol kesehatan individu adalah pastikan lagi kebersihan tangan setiap kali sebelum dan setelah menyentuh masker–baik sebelum memakai atau setelah melepas. Ingat selalu untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik atau menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer). (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Yusva Alam

TAGGED:kesehatanmaskernew normal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Transformasi Layanan BPJS Kesehatan dengan KRIS
HeadlineKesehatan

Transformasi Layanan BPJS Kesehatan dengan KRIS

By
akurasi 2019
Galaxy Watch Kini Lebih Pintar dengan One UI 6 dan Galaxy AI
TechnoTrending

Galaxy Watch Kini Lebih Pintar dengan One UI 6 dan Galaxy AI

By
akurasi 2019
Mengatasi Kekeringan di Papua Tengah: Kisah Sukses Indonesia
Headline

Mengatasi Kekeringan di Papua Tengah: Kisah Sukses Indonesia

By
akurasi 2019
Jangan Diabaikan, Ini Pentingnya Pemeriksaan USG saat Kehamilan
KesehatanRagam

Jangan Diabaikan, Ini Pentingnya Pemeriksaan USG saat Hamil

By
Suci Surya
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?