By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Teknologi E-Resep Mudahkan Apoteker dan Pasien RSUD Taman Husada Bontang
Birokrasi

Teknologi E-Resep Mudahkan Apoteker dan Pasien RSUD Taman Husada Bontang

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:25 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
e-resep rsud taman husada
Inovasi E-Resep mempermudah pelayanan untuk pasien. (Hesti Damayanti/Akurasi.id)
SHARE

e-resep rsud taman husada
Inovasi E-Resep mempermudah pelayanan untuk pasien. (Hesti Damayanti/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang memiliki suatu inovasi dalam sebuah sistem yang berbasis daring atau online, yakni Resep Elektronik (E-Resep).

baca juga: RSUD Taman Husada Bontang Telah Melakukan Protokol Kesehatan

Ketika menulis resep, tulisan dokter kerap sulit dibaca. Oleh sebab itu, memanfaatkan teknologi di era saat ini, rumah sakit pelat merah ini membuat inovasi E-Resep yang bertujuan memudahkan apoteker dan pasien.

Herman, salah satu Apoteker RSUD Taman Husada Bontang pun mengaku dimudahkan dengan adanya inovasi E-Resep. Laki-laki yang boasa menginput data farmasi ini menjelaskan bahwa resep elektronik mampu menurunkan kesalahan peresepan dan meningkatkan koordinasi antara dokter dengan apoteker.

“Jadi E-Resep diberikan untuk pasien yang berasal dari poliklinik setelah dirinya melakukan pemeriksaan ke dokter. Nanti dokter tersebut akan entri resep untuk pasien kemudian resep tersebut akan dikirim via online ke bagian farmasi,” jelasnya kepada Akurasi.id, belum lama ini.

Lebih lanjut Herman menjelaskan bahwa E-Resep selain lebih memudahkan, diharapkan dengan resep ini bisa meminimalisir para apoteker yang kerap salah membaca resep dari dokter. Kata dia, dengan adanya E-Resep ini memudahkan bagian farmasi dalam penginputan data obat. Tidak seperti sebelumnya, mereka menginput data hingga 2 kali.

“Saat ini kami cukup menginput, print resep, dan melakukan validasi. Nantinya jika ada sedikit masalah terkait kesalahan pemberian obat kami tinggal konfirmasi ke dokter bersangkutan,” terangnya.

Herman juga menjelaskan bahwa E-Resep juga sangat membantu dalam membaca resep dari dokter. Dengan adanya E-Resep, lanjutnya, bagian farmasi tidak lagi perlu membaca tulisan tangan dokter di sebuah kertas resep. Terkadang tulisan resep dokter tidak terbaca dan itu membuat bagian apoteker kesulitan membaca.

“Kemudahan lainnya, E-Resep membuat pasien tidak perlu lelah mengantri lama. Apalagi keadaan sosial distancing seperti ini,” jelasnya.

Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan dan Pengembangan Medik RSUD Taman Husada Bontang, dr Wayan Santika menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah mengembangkan suatu sistem online yang terkait dengan peresepan obat bagi pasien. Dia menyebut peresepan elektronik telah diterapkan dibeberapa daerah di Indonesia. Salah satunya Kota Taman -sebutan Bontang-.

“Saat ini satu-satunya rumah sakit yang telah menggunakan E-Resep di Kota Bontang adalah RSUD Taman Husada,” ucapnya.

Dengan bantuan teknologi, dokter tak lagi menulis secara manual. Dokter tinggal mengklik resep yang sudah ada di smartphone atau laptop, dan langsung terkirim ke apoteker. Pasien hanya tinggal menunggu jadwal pengambilan resepnya, yang nanti akan dikirim melalui SMS di ponsel masing-masing.

“Nantinya obat yang telah selesai akan muncul dilayar yang kami sediakan dan SMS notifikasi kepada pasien

Saat diwawancarai media ini, dr Wayan mengaku memahami kendala apoteker yang sulit membaca tulisan dokter sehingga menimbulkan salah persepsi. Sehingga kadang ada salah dalam pemberian obat ke pasien. Misalnya, pasien yang seharusnya mendapat obat A justru diberi obat B.

“Dikhawatirkan efek obat bagi pasien. Kesalahan pemberian obat dan pastinya akan menjadi risiko dan tanggung jawab kami. Apalagi dalam sehari bagian apoteker biasa melayani 250 resep. Sangat riskan untuk melakukan kesalahan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hesti Damayanti
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:E-ResepInovasiRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Birokrasi

Terima Audiensi Mahasiswa, Dewan Janji Perjuangkan Penolakan Revisi UU KPK dan RKUHP ke Pusat

By
akurasi 2019
anggaran pembiayaan pppk guru, Kepala BKD Kaltim Diddy Rusdiansyah - akurasi.id
BirokrasiHeadline

Anggaran Pembiayaan PPPK Guru di Kaltim Belum Jelas, Perekrutan di 2022 Terancam Batal

By
Devi Nila Sari
DPRD Minta Pembangunan Pabrik CPO Dihentikan
Birokrasi

Izin Belum Lengkap, DPRD Hentikan Pembangunan Pabrik CPO

By
akurasi 2019
BLKI
Birokrasi

Maksimalkan Pengelolaan, Irfan Ingin BLKI Dilimpahkan ke Pemkot Bontang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?