By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Tak Ada Lockdown, Kutim Terapkan 3 Posko Pengawasan Covid-19
Birokrasi

Tak Ada Lockdown, Kutim Terapkan 3 Posko Pengawasan Covid-19

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 6:16 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
covid-19 kutim
Bupati Kutim Ismunandar saat memeriksakan suhu tubuh ketika meninjau Posko Relawan Covid-19 di halaman Rumah Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
covid-19 kutim
Bupati Kutim Ismunandar saat memeriksakan suhu tubuh ketika meninjau Posko Relawan Covid-19 di halaman Rumah Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id Sangatta – Berbagai upaya dilakukan untuk menangkal penyebaran virus corona atau covid-19 oleh Pemerintah Kutai Timur (Kutim). Selain melakukan penyemprotan cairan disinfektan, Pemerintah Kutim juga memperketat pintu masuk, baik dari arah Samarinda-Bontang maupun arah keluar masuk ke Berau.

baca juga: Stok Bahan Pokok Aman, Disperindag Minta Masyarakat Tak ‘Panic Buying’ Hadapi Covid-19

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim juga  membuka posko pengawasan dan melakukan pemeriksaan kepada setiap pengendara yang masuk ke wilayah Kutim.

“Posko pengawasan sudah ada di pintu gerbang masuk dekat Tugu Patung Burung di Kecamatan Sangatta Selatan, kemudian ada juga di KM 23 di Muara Bengkal, dan di Kongbeng arah ke Berau,” ungkap Bupati Kutim Ismunandar, Rabu (1/4/20).

Ia menyebutkan, keberadaan semua posko pengaduan itu, untuk memastikan kesehatan para pengendara yang melintas dengan mengecek suhu tubuh, kemudian disemprot cairan disinfektan dan membersihkan tangan dengan hand sanitizer juga disiapkan.

“Begitu mereka masuk wilayah Kutim, akan diperiksa dan didata alamatnya oleh petugas yang memeriksa. Kalau memang ditemukan ada gejala langsung dilakukan pendataan alamat tempat tinggalnya. Kalau masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP), maka harus dilakukan isolasi secara mandiri dan diberikan stiker di rumahnya,” ungkap Ismu.

Jika sudah dilakukan karantina mandiri selama 14 hari dan jika tidak menimbulkan gejala apapun, maka yang bersangkutan sudah dapat dikatakan sehat. Namun jika ada gejala yang mengarah kepada covid-19, sambungnya, maka akan dirujuk dan status masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) yang akan dirawat inapkan di RSUD Kudungga Sangatta.

“Tetap tinggal di rumah, jaga jarak atau social distancing dan jaga pola hidup sehat dengan makan makanan bergizi dan rutin melakukan cuci tangan, supaya kita terhindar dari wabah virus corona,” imbuhnya.

Terkait adanya rencana penutupan akses jalan menuju Kota Balikpapan oleh Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, menurut Ismu, jika itu sebuah kebijakan yang wajar dan biasa di tengah pandemi corona saat ini.

“Dampaknya orang enggak bisa lewat aja. (Tapi saya kira itu baik untuk mencegah semakin meluasnya wabah corona di Kaltim),” ujar Ismu. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid-19Diskominfo KutimPemkab Kutim
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Disnaker Bontang Tak Batasi Pencari Kerja, Usman: Asalkan Memiliki Skill yang Dibutuhkan Perusahaan
Birokrasi

Disnaker Bontang Tak Batasi Pencari Kerja, Usman: Asalkan Memiliki Skill yang Dibutuhkan Perusahaan

By
akurasi 2019
pasien posotif covid-19 kaltim
Trending

Pasien Positif Covid-19 Kaltim Bertambah 27 Kasus, Terbanyak di Kukar dan Kutim

By
akurasi 2019
Basri Apresiasi Baksos yang Diadakan Kejakasaan Negeri Bontang
Birokrasi

Basri Apresiasi Baksos yang Diadakan Kejaksaan Negeri Bontang

By
akurasi 2019
Tanggapi Omnibus Law, Ketua DPRD Kaltim: Kita Sudah Sampaikan Ke Pusat, Tidak Ada Jawaban
Birokrasi

Tanggapi Omnibus Law, Ketua DPRD Kaltim: Kita Sudah Sampaikan Ke Pusat, Tidak Ada Jawaban

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?