By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Heboh Sinyal SOS di Samarinda, Basarnas Sebut Hanya Simbol
Trending

Heboh Sinyal SOS di Samarinda, Basarnas Sebut Hanya Simbol

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 3, 2021 11:36 am
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Heboh Sinyal SOS di Samarinda, Basarnas Sebut Hanya Simbol
Google Maps yang menunjukkan adanya sinyal SOS di wilayah Kecamatan Loa Janan, Kukar (istimewa)
SHARE
Heboh Sinyal SOS di Samarinda, Basarnas Sebut Hanya Simbol
Google Maps yang menunjukkan adanya sinyal SOS di wilayah Kecamatan Loa Janan, Kukar (istimewa)

Heboh sinyal SOS di Samarinda, Basarnas sebut hanya simbol. Puluhan relawan dari berbagai unsur mendatangi lokasi tersebut guna memastikan asal usul sinyal SOS.

Akurasi.id, Samarinda – Media sosial di Samarinda digegerkan adanya temuan Simbol SOS yang berada di hutan tepatnya di pertengahan dua sisi jalan Gerbang Dayaku dan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Minggu (30/5/2021).

Alhasil puluhan relawan dari berbagai unsur mendatangi lokasi tersebut guna memastikan asal usul sinyal SOS.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Basarnas Samarinda, Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Efendi mengatakan pihaknya sejauh ini tidak pernah menerima sinyal SOS atau pertolongan di wilayah tersebut.

“Itu sebenarnya bukan sinyal SOS, melainkan simbol saja, karena dari alat kita sama sekali tidak menemukan adanya sinyal SOS,” jelas Riqi saat dihubungi, Minggu (30/5/2021).

Riqi menuturkan temuan sinyal SOS yang didapat dari Google Maps itu, pun pernah terjadi saat hilangnya pesawat Sriwijaya Air beberapa waktu lalu.

“Kejadian ini sama saat pesawat Sriwijaya, ada sinyal SOS di Pulau Laki yang berada di kepulauan seribu, dan saat tim Basarnas mendatangi langsung, hasilnya negatif,” terangnya.

[irp]

Sampai saat ini, pihak Basarnas belum mengetahui dari mana tanda SOS itu bisa muncul di wilayah Loa Janan. Namun kendati demikian, pihaknya akan tetap terus melakukan pemantauan.

“Kami masih standby hingga 1 x 24 jam, jika memang tidak ada laporan, kami pastikan Basarnas tidak perlu mendatangi lokasi itu,” bebernya.

Lebih lanjut Riqi pun menjelaskan sinyal SOS merupakan tanda darurat yang digunakan seseorang jika membutuhkan pertolongan. Alat tersebut merupakan alat khusus, yang bernama Personal Locator Beacon (PLB). Dan biasa digunakan bagi mereka melakukan perjalanan jauh yang tak terjangkau.

“Biasanya digunakan oleh para pencinta alam yang tengah melakukan perjalanan ke dalam hutan, bentuknya seperti ponsel Nokia senter, jadi tinggal di tekan saja jika dalam masalah,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:BasarnasPersonal Locator BeaconSamarindaSinyal SOS
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kelotok Tenggelam di Perairan Pulau Buaya, Satu Orang Dinyatakan Hilang
News

Kelotok Tenggelam di Perairan Pulau Buaya, Satu Orang Dinyatakan Hilang

By
Devi Nila Sari
Kenaikan Harga Emas Antam 12 Juni 2024 Detail Harga dari 0,5 Gram hingga 1 Kg
EkonomiTrending

Kenaikan Harga Emas Antam 12 Juni 2024 Detail Harga dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

By
akurasi 2019
Ferdy Sambo Tidak Dapat Remisi HUT ke-80 RI, Putri Candrawathi Justru Dapat Keringanan
PeristiwaTrending

Ferdy Sambo Tidak Dapat Remisi HUT ke-80 RI, Putri Candrawathi Justru Dapat Keringanan

By
Wili Wili
mahyunadi demokrat
Kabar PolitikTrending

Mahyunadi Perkuat Komunikasi  Politik ke Demokrat, Irwan dan Mahyudin Berikan Sinyal

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?