By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Sempat Tunjukan Gejala Corona, Hasil Tes 9 Warga Samarinda Peserta Ijtima Ulama Negatif
Trending

Sempat Tunjukan Gejala Corona, Hasil Tes 9 Warga Samarinda Peserta Ijtima Ulama Negatif

akurasi 2019
Last updated: Maret 30, 2020 12:03 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
9 warga samarinda
Hasil tes virus corona atas 9 peserta Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa dinyatakan negatif. (Ilustrasi)
SHARE
9 warga samarinda
Hasil tes virus corona atas 9 peserta Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa dinyatakan negatif. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Kegiatan Ijtima Ulama Tingkat Dunia Zona Asia yang dihelat di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang seharusnya dilaksanakan pada 19 Maret 2020, batal dilaksanakan lantaran mewabahnya virus corona, Walaupun acara tersebut batal, tetapi banyak masyarakat yang sudah sempat hadir di sana termaksud 9 orang warga Samarinda.

baca juga: Pasien Positif Corona Balikpapan Meninggal, Sempat Ikuti Ijtima Ulama di Sulsel, Begini Proses Pemakamannya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Ismed Kosasih mengatakan, berdasarkan hasil tracing hingga Minggu (29/3/20),  kurang lebih cluster Ijtima asal Samarinda berjumlah 9 orang. Mereka sempat menunjukan gejala sakit, seperti demam, batuk, pilek dan beberapa di antaranya mengalami sesak nafas.

“Kesembilan orang tersebut yang memgalami gejala (wabah corona), sudah kami lakukan rapid tes sebagai langkah awal, namun hasilnya semua negatif,” jelasnya, Senin (30/3/20).

Kesembilan orang tersebut kini diimbau untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Adapun untuk perawatan atau isolasi di rumah sakit, lanjutnya, diprioritaskan bagi pasien yang memiliki gejala virus corona.

Ismed juga menyampaikan, sampai saat ini Samarinda belum ada transmisi lokal penyebaran virus corona, dan pelacakan epidemologis terus dilakukan kepada setiap cluster yang sudah teridentifikasi.

“Saat ini prioritas kami adalah kepada Cluster Bogor, Cluster Jakarta, dan Cluster Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa,” sebutnya.

Terkait isu yang berkembang mengenai ada sekitar 400 warga Samarinda yang mengikuti Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa, Ismed masih belum berani berkomentar banyak lantaran masih dalam proses pelacakan dan penghitungan.

“Saya lupa persisnya berapa banyak. (Sekarang kami masih melakukan pelacakan dan pendataan dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut Ismed menyampaikan, bahwa rapid tes sifatnya hanya men-screaning, tidak untuk melakukan diagnosa secara pasti. “Rapid tes positif juga bukan diagnosa pasti, ini hanya membantu kami untuk screaning, dan saat ini stok papid tes kami cukup terbatas,” katanya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Dia berharap, penyebaran virus corona dapat cepat diatasi segera. Sehingga aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal seperti sebelum-sebelumnya. Sebagaimana diketahui, untuk di Samarinda, terdapat 1 orang positif corona. Kondisi pun diketahui kian membaik.

Selain itu, untuk pasien yang memiliki gejala wabah corona, hingga saat ini tinggal 2 orang saja yang masih menunggu hasil tes uji laboratorium. “Mudah-mudahan PDP (pasien dalam pengawasan) tidak bertambah ya, mohon doanya saja,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin



TAGGED:CoronaCovid-19Ijtima ulamanegatif corona
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Polisi Gerebek Ruko Kasino di Bandung, Sita Rp 359 Juta dan Ungkap Modus Kamuflase Futsal
Hukum & KriminalTrending

Polisi Gerebek Ruko Kasino di Bandung, Sita Rp 359 Juta dan Ungkap Modus Kamuflase Futsal

By
Wili Wili
Empat Prajurit TNI Diduga Aniaya Prada Lucky hingga Tewas, POM TNI Tangkap Pelaku
Hukum & KriminalTrending

Empat Prajurit TNI Diduga Aniaya Prada Lucky hingga Tewas, POM TNI Tangkap Pelaku

By
Wili Wili
Setelah Nikel, Jokowi Resmi Umumkan Larangan Ekspor Bijih Bauksit Mulai Juni 2023
EkonomiHeadlineRagamTrending

Setelah Nikel, Jokowi Resmi Larang Ekspor Bijih Bauksit Mulai Juni 2023

By
Devi Nila Sari
Kendaraan Alat Berat Kerap Melintas di Siang Hari, AKP Imam: Itu Melanggar, Bontang Butuh Perda
Trending

Kendaraan Alat Berat Kerap Melintas di Siang Hari, AKP Imam: Itu Melanggar, Bontang Butuh Perda

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?