By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Sempat Jalani RJK, RSUD IA Moeis Nyatakan Dahri Yasin Masuk Kasus Probable Covid-19
Trending

Sempat Jalani RJK, RSUD IA Moeis Nyatakan Dahri Yasin Masuk Kasus Probable Covid-19

akurasi 2019
Last updated: September 1, 2020 4:55 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Sempat Jalani RJK, RSUD IA Moeis Nyatakan Dahri Yasin Masuk Kasus Probable Covid-19
Politisi senior Partai Golkar Dahri Yasin yang meninggal di RSUD IA Moeis dinyatakan masuk kasus probable Covid-19. (Istimewa)
SHARE
Sempat Jalani RJK, RSUD IA Moeis Nyatakan Dahri Yasin Masuk Kasus Probable Covid-19
Politisi senior Partai Golkar Dahri Yasin yang meninggal di RSUD IA Moeis dinyatakan masuk kasus probable Covid-19. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Meninggalnya politisi senior Partai Golkar Kaltim Dahri Yasin, Selasa (1/9/2020) pagi tadi, memang membuat banyak pihak kaget. Karena kabar meninggalnya mantan anggota DPRD Kaltim periode 2014-2019 itu terbilang cukup mendadak.

Baca juga: Politisi Senior Golkar Dahri Yasin Tutup Usia, Makmur: Kita Kehilangan Orang Baik dan Cerdas

Setelah kabar itu beredar, pihak RSUD IA Moeis Samarinda pun ikut angkat bicara. Lantaran sebelum meninggal, Dahri Yasin sempat mendapatkan perawatan medis dari rumah sakit plat merah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tersebut.

Lewat pres rilisnya, Direktur Utama (Dirut) RSUD IA Moeis Samarinda dr Syarifah Rahima, mencoba memberikan penjelasan atas meninggalnya Dahri Yasin. Dia menerangkan, bahwa pasien atas nama Dahri Yasin meninggal dunia pukul 07.55 Wita.

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, sambung dia, sekira pukul 06.30 Wita, istri dari Dahri Yasin memberikan informasi kepada pihaknya bahwa yang bersangkutan tiba-tiba tidak memberikan response. Dari situ, kemudian tim code blue berangkat menuju rumah pasien.

“Kronologis singkat kejadian, pukul 06.30 Wita, istri beliau memberikan info via telepon kepada Direktur RSUD IA Moeis, bahwa D (Dahri Yasin) tiba-tiba tidak ada response. Kemudian tim code blue berangkat menuju rumah pasien,” kata dr Syarifah.

Tim code blue yang tiba di rumah bersangkutan kemudian langsung melakukan upaya tindakan medis cepat dengan melakukan pemeriksaan dan resusitasi jantung dan paru (RJP). Setelah itu, yang bersangkutan langsung dibawa ke RSUD IA Moeis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Setiba di rumah pasien, dilakukan tindakan pemeriksaan dan resusitasi jantung dan paru (RJP). Kemudian pasien di transfer ke IGD RSUD IA Moeis, tindakan resusitasi tetap dilakukan,” jelasnya.

Meski telah mendapatkan perawatan medis, namun nyawa Dahri Yasin tidak mampu terselamatkan. Pasien kemudian dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 07.55 Wita. “RJP terus dilakukan hingga pukul 07.55 Wita dinyatakan meninggal,” sebutnya.

Dari situ, kemudian pihak RSUD IA Moeis memutuskan untuk melakukan pemeriksaan berupa UJI Swab dan hasilnya menunjukan hasil reaktif. Sehingga pasien kemudian dinyatakan masuk dalam kasus probable Covid-19.

“Dilakukan pemeriksaan Swab post mortem, hasil reaktif. Pasien dinyatakan sebagai kasus probable Covid-19. Keluarga setuju dilakukan pemulasaraan berdasarkan protokol Covid-19, dan akan dimakamkan di tempat pemakaman keluarga,” ungkapnya.

dr Syarifah cukup menghargai niat baik dari pihak keluarga besar Dahri Yasin yang mau mengikuti protocol kesehatan dalam penanganan hingga proses penguburan dari yang bersangkutan.

“Alhamdulillah, keluarga besar almarhum sangat memahami protokol Covid-19. Demikian kami sampaikan, mohon doa untuk almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah. Insyaallah, husnul khotimah. Untuk keluarga yang ditinggalkan agar mendapatkan ketabahan dan kekuatan,” tandasnya. (*)

Penulis: Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Anggota DPRD KaltimDahri Yasinprobable covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi, Naik Rp29.000 Jadi Rp2.631.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi, Naik Rp29.000 Jadi Rp2.631.000 per Gram

By
Wili Wili
Ramai Isu WNA Ikut Coblos di Pemilu, Ini Kata Disdukcapil
Trending

Ramai Isu WNA Ikut Coblos di Pemilu, Ini Kata Disdukcapil

By
akurasi 2019
Sambut PON XX Papua 2021, Atlet Kaltim Mulai Jalani Tes Fisik
Trending

Sambut PON XX Papua 2021, Atlet Kaltim Mulai Jalani Tes Fisik

By
Devi Nila Sari
Dugaan Malapraktik di RS Mitra Sejati Medan: Amputasi Kaki Pasien Tanpa Izin Keluarga, Pihak Berwenang Lakukan Investigasi.
PeristiwaTrending

Dugaan Malapraktik di RS Mitra Sejati Medan: Amputasi Kaki Pasien Tanpa Izin Keluarga, Pihak Berwenang Lakukan Investigasi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?