By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Isu Pertemuan Jokowi dengan Megawati: Bantahan dan Tanggapan dari PDIP
HeadlineTrending

Isu Pertemuan Jokowi dengan Megawati: Bantahan dan Tanggapan dari PDIP

akurasi 2019
Last updated: Januari 23, 2024 1:21 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Isu Pertemuan Jokowi dengan Megawati: Bantahan dan Tanggapan dari PDIP
Isu Pertemuan Jokowi dengan Megawati: Bantahan dan Tanggapan dari PDIP. Foto: CNN Indonesia.
SHARE

Akurasi, Nasional. Jakarta 23 Januari 2024. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi pusat perhatian setelah muncul isu bahwa beliau ingin bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Isu ini muncul di tengah ketegangan hubungan politik antara Jokowi dan PDIP, terutama setelah putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, mendukung Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden. Meskipun isu ini mencuat, pihak PDIP dan Jokowi memberikan tanggapan yang bantah.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana pertemuan antara Jokowi dan Megawati. Namun, Hasto memberikan saran bahwa jika Jokowi memang ingin bertemu dengan Megawati, dia dapat didampingi oleh dua menteri Kabinet Indonesia Maju yang belakangan dikabarkan akan mundur, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Ahok, Komisaris Utama PT Pertamina, juga dapat turut serta dalam pertemuan tersebut.

“Nanti kalau mau datang biar ditemani Bu Sri Mulyani dan Pak Basuki serta Pak Ahok,” ujar Hasto di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (21/1/2024). Meskipun memberikan saran tersebut, Hasto menegaskan bahwa Megawati selalu membuka ruang bagi pemimpin yang memikirkan kepentingan bangsa dan rakyat di atas kepentingan pribadi.

Pihak Istana juga turut membantah isu ini. Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menegaskan bahwa tidak ada rencana pertemuan antara Jokowi dan Megawati. Ari menyatakan bahwa narasi yang mengembangkan isu ini adalah tidak benar dan tidak berdasar.

Isu pertemuan ini mencuat dari berita majalah Tempo, yang mengutip sumber-sumber yang membenarkan kabar tersebut. Meskipun demikian, PDIP dan Istana menepis kabar tersebut, dan hubungan politik antara Jokowi dan Megawati tetap menjadi sorotan, terutama di tengah persiapan menjelang Pemilihan Presiden 2024.

Hubungan yang merenggang terlihat dari absennya Jokowi dalam peringatan hari ulang tahun ke-51 PDIP pada 10 Januari. Jokowi juga tidak mengucapkan selamat ulang tahun pada momen tersebut, dan sejak saat itu, ketegangan antara keduanya semakin terasa. Dukungan Gibran Rakabuming Raka kepada Prabowo Subianto juga menjadi pukulan tersendiri bagi PDIP.

Meskipun isu pertemuan ini membawa berbagai spekulasi, kedua belah pihak secara tegas membantah adanya rencana pertemuan antara Jokowi dan Megawati. Kendati demikian, dinamika politik di tanah air masih menjadi sorotan dan terus berkembang menjelang Pemilihan Presiden.(*)

Editor: Ani

TAGGED:JokowiPDIP
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Top di Hambalang, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Nasional
HeadlineKabar Politik

Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Top di Hambalang, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Nasional

By
Wili Wili
Pemkab Tanah Bumbu Galakkan Program BPJS Ketenagakerjaan, 1 Desa 100 Pekerja Rentan
HeadlinePariwaraRagam

Pemkab Tanah Bumbu Galakkan Program BPJS Ketenagakerjaan, 1 Desa 100 Pekerja Rentan

By
akurasi 2019
Penganiayaan Brutal di Acara Vespa Bogor: Pelaku Tega Congkel Mata Korban dengan Jari
Hukum & KriminalTrending

Penganiayaan Brutal di Acara Vespa Bogor: Pelaku Tega Congkel Mata Korban dengan Jari

By
Wili Wili
Kontroversi Wacana Penambahan Jumlah Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran Efisiensi versus Ekspansi
HeadlineKabar Politik

Kontroversi Wacana Penambahan Jumlah Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran Efisiensi versus Ekspansi

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?