By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Sabu 41 Kg Diadili Di PN Samarinda, Para Pelaku Diambang Hukuman Mati
Hukum & KriminalNews

Sabu 41 Kg Diadili Di PN Samarinda, Para Pelaku Diambang Hukuman Mati

akurasi 2019
Last updated: Februari 13, 2020 7:46 pm
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
sabu 41 Kg
Dua di antara pengedar dan bandar narkotika jenis sabu 14 kilogram setelah menjalani sidang di PN Samarinda. (Abi Arya/Akurasi.id)
SHARE
sabu 41 Kg
Dua di antara pengedar dan bandar narkotika jenis sabu 41 kilogram setelah menjalani sidang di PN Samarinda. (Abi Arya/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Peredaran narkotika di Kaltim sudah benar-benar akut. Kasus demi kasus peredaran dadah ini terus bermunculan. Dari ukuran gram hingga ukuran yang terbilang banal. Seperti upaya Badan Narkotika Nasional yang berhasil menggagalkan peredaran sabu-sabu seberat 41 kilogram (kg) medio Oktober 2019 lalu.

baca juga: Jenazah Napi yang Diduga Korban Pengeroyokan Diautopsi, Tim Forensik Temukan Benjolan Pada Organ Dalam

Rabu, 12 Februari 2020, vonis mati dari palu hakim kian dekat menghantui para pemilik barang haram itu selepas perkara tak wajar itu bergulir perdana di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, tiga bulan setelah penangkapan tersebut. Mereka, Firman Kurniawan, Tanjidillah alias Tanco, Rudiansyah, dan Aryanto Saputro.

Empat terdakwa itu didakwa JPU Dian Anggraini dengan pasal berlapis, yakni melanggar Pasal 114 Ayat 2 dalam dakwaan primer dan Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU 35/2009 tentang Narkotika.

Di depan majelis hakim yang dipimpin Burhanuddin bersama Budi Santoso dan Hasrawati Yunus, Jaksa Dian memaparkan kronologi barang haram seberat 41 kg itu yang berhasil digagalkan BNN. Semua, lanjut dia membaca dakwaan, bermula dari telepon Aryanto Saputro ke Asri (kini masuk daftar pencarian orang/DPO) awal September 2019 lalu.

Aryanto memesan sabu-sabu dari Tarakan, Kaltara. Sebulan berselang, sabu-sabu yang disembunyikan di dalam rumah toko kosong di kawasan PLN Juata Laut, Tarakan siap dikirim ke Samarinda pada 27 September 2019. Jalur darat dipilih karena paling minim pengawasan narkotika yang diduga berasal dari Negeri Jiran, Malaysia. “Pengiriman dilakukan lewat jalur darat,” ucap Jaksa Dian.

sabu 41 kg

Kendati begitu, masih ada jalur laut yang perlu dilewati dari Tarakan ke Berau. Untuk itu Tanjidillah alias Tanco mengawal agar sabu-sabu itu sampai ke seberang. Sabu-sabu dalam tiga karung tersebut disembunyikan di balik tumpukan tali kapal. Sesampainya di Berau, Tanco meminta bantuan Firman Kurniawan untuk mengantar barang haram ini sampai ke tangan Aryanto.

Berbekal janji dan upah awal sebesar Rp15 juta, Firman pun mengamini tawaran Tanco. Upah awal itu langsung digunakan Firman untuk memperbaiki tunggangannya sekitar Rp10 juta. Narkoba tiga karung itu dikemas dalam sebuah peti kayu. Menggunakan roda empat berjenis Ford Ranger Double Cabin bernomor polisi KT 8464 BO berangkat ke Samarinda lewat jalur darat pada 3 Oktober 2019, dengan upah yang tersisa Rp5 juta.

Di Samarinda, Aryanto Saputro tak mungkin bertatap wajah dengan Firman. Untuk memastikan barang haram itu sampai dengan selamat, dia meminta bantuan Rudiansyah. Nahas, belum setengah perjalanan, sekitar Bengalon, Kutai Timur, Firman keburu dicokok tim BNN yang mengendus adanya narkotika tak lazim yang diantar ke Kota Tepian -sebutan Samarinda.

“Dari Firman terungkap barang itu hendak diantar ke Samarinda atas perintah terdakwa Tanco,” lanjut Jaksa Dian membaca dakwaan. Firman sudah diamankan, kini tim berlanjut mengejar empat orang lain yang berhubungan dengan narkotika 41 kg ini.

Tim berpencar, berburu bandar barang haram perusak moral tersebut, Tanco berhasil ditangkap, sebelum dia bergegas naik burung besi di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan.

Tanco sendiri diciduk di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Perburuan pun berlanjut ke pembeli, Rudiansyah yang menunggu sabu-sabu dari Tarakan itu ditangkap di SPBU Pelita II, Sambutan. Sementara si pemesan, Aryanto Saputro ditahan ketika tengah bersantai di salah satu kedai kopi franchise di Big Mall, Samarinda.

“Mengamankan empat orang yang terpencar ini, tim tak berhasil menemukan Asri yang kini DPO,” tutup JPU Dian.

sabu 41 kg
Keempat pelaku sindikat pengedar narkotika jenis sabu 41 kilogram saat memasuki mobil tahanan Kejari Samarinda. (Abi Arya/Akurasi.id)

Sidang akan berlanjut pada 19 Februari 2020, Jaksa dari Kejari Samarinda ini berencana menghadirkan tim BNN yang menggagalkan peredaran sabu-sabu itu untuk memberikan keterangan.

Peredaran narkotika dengan jumlah gemuk seperti ini bukan kali pertama di Kaltim. Medio 2015, ada Amsur bandar narkotika yang akhirnya divonis seumur hidup setelah tiga kali berurusan hukum. Bahkan, dari balik hotel prodeo dia masih mengendalikan peredaran barang haram itu. Tak pelak, usulan jaksa untuk menuntut Amsur hukuman mati diamini Jaksa Agung Muda Pidana Umum.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Beruntung, majelis hakim PN Samarinda tak sampai hati memvonis mati Amsur yang kedapatan mengedarkan 12 kg sabu-sabu, dari tiga kasusnya itu dan menjatuhkan hukuman seumur hidup. (*)

Penulis: Abi Arya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:hukuman MatiKriminalnarkobaSabu 41 Kg
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hindari Putusan Hukum, Terpidana Korupsi Dana Hibah Pemprov Kaltim Larikan Diri ke Muara Kaman
HeadlineHukum & KriminalNews

Hindari Putusan Hukum, Terpidana Korupsi Dana Hibah Pemprov Kaltim Larikan Diri ke Muara Kaman

By
Devi Nila Sari
Lurah Perintis Medan Timur Didorong ke Parit Saat Tertibkan Polisi Tidur Ilegal, Pelaku Diamankan Polisi
Hukum & KriminalTrending

Lurah Perintis Medan Timur Didorong ke Parit Saat Tertibkan Polisi Tidur Ilegal, Pelaku Diamankan Polisi

By
Wili Wili
Dokter Detektif Dipolisikan Akibat Unggahan Soal 'Ratu Flexing'
PeristiwaTrending

Dokter Detektif Dipolisikan Akibat Unggahan Soal ‘Ratu Flexing’

By
Wili Wili
Tragedi Infrastruktur - Runtuhnya Jalan Raya Guangdong Tewaskan 19, Sorotan pada Pengelolaan Risiko Bencana
PeristiwaTrending

Tragedi Infrastruktur – Runtuhnya Jalan Raya Guangdong Tewaskan 19, Sorotan pada Pengelolaan Risiko Bencana

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?