By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > RSUD Taman Husada Tetap Layani Pasien Cuci Darah di Tengah Pandemi
Birokrasi

RSUD Taman Husada Tetap Layani Pasien Cuci Darah di Tengah Pandemi

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:24 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
RSUD Taman Husada Tetap Layani Pasien Cuci Darah di Tengah Pandemi
Kondisi Ruang Hemodialisa di RSUD Taman Husada Bontang. (Rae Anugrah/Akurasi.id)
SHARE

RSUD Taman Husada Tetap Layani Pasien Cuci Darah di Tengah Pandemi
Kondisi Ruang Hemodialisa di RSUD Taman Husada Bontang. (Rae Anugrah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Sejak diresmikan pada Oktober 2019, pelayanan cuci darah atau hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang di tengah pandemi Covid-19 saat ini masih terus berjalan.

Baca juga: RSUD Taman Husada Bontang Adakan Webinar Kesehatan Jantung

Dengan tetap menerapkan protocol kesehatan, pasien masih dapat melakukan cuci darah yang telah dijadwalkan. Saat ini pasien hemodialisa di RSUD Taman Husada tercatat ada sekira 60 orang. Hampir seluruhnya merupakan pasien rawat jalan.

“Pasien yang ingin melakukan cuci darah memang saat ini agak ketat lantaran harus mengikuti protocol kesehatan. Jadi sebelum ke RSUD, mereka yang batuk, demam, atau habis melakukan perjalanan keluar kota harus melakukan screening oleh petugas,” jelas Salawati, Kepala Ruangan Hemodialisa kepada Akurasi.id belum lama ini.

Selain itu, pasien yang dating ke RSUD Taman Husada Bontang juga wajib menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak di ruang tunggu gedung hemodialisa. Pasien juga wajib melakukan screening Covid-19 sebagai prosedur protocol rumah sakit.

Salawati menjelaskan, cuci darah bagi pasien memang mau tidak mau harus dilakukan rutin. Pasalnya fungsi ginjal pasien yang tak dapat lagi bekerja dengan baik sehingga tidak dapat menyerap racun yang ada di dalam darah.

“Rata-rata mereka yang melakukan cuci darah disini, memiliki penyakit gagal ginjal stadium 5, itu sebabnya harus dilakukan rutin. Sepekan 2 kali, sesuai jadwal yang telah disiapkan RS pagi pukul 07.15 hingga 14.00 Wita, dan 14.00 hingga 20.00 Wita,” ungkapnya.

Risikonya, lanjut Salawati, jika para pasien tersebut tidak rutin melakukan cuci darah dapat mengakibatkan racun yang ada di dalam darah mereka tidak dapat dibersihkan.

“Biasanya pasien kalo tidak rutin melakukan cuci darah mengalami mual, muntah, sesak nafas, dan terjadi pembengkakan bagian tubuh,” bebernya.

Untuk diketahui, RSUD Taman Husada Bontang membuka pelayanan cuci darah setiap Senin sampai Minggu. Adapun jadwal bagi para pasien telah disesuaikan para dokter rumah sakit.

“Biasanya mereka yang melakukan cuci darah 5-6 jam, sesuai dengan kebutuhannya, jika penyakit gagal ginjalnya belum parah biasanya seminggu sekali,” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Cuci DarahRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pelayanan Online Disdukcapil Bontang Permudah Masyarakat Mengurus Dokumen Kependudukan
BirokrasiInfografis

Pelayanan Online Disdukcapil Bontang Permudah Masyarakat Mengurus Dokumen Kependudukan

By
akurasi 2019
komisi I
Birokrasi

Komisi I Segera Agendakan Rapat Koordinasi dengan Mitra Kerja

By
akurasi 2019
Buka Musda VIII KKSS Bontang, Neni Ajak Warga Sulsel Membangun Kota Taman
Birokrasi

Buka Musda VIII KKSS Bontang, Neni Ajak Warga Sulsel Membangun Kota Taman

By
akurasi 2019
Diskominfo Masuk 6 Besar Lomba Gagas, DPK Minta Konsisten dalam Mengelola Kearsipan
Birokrasi

Diskominfo Masuk 6 Besar Lomba Gagas, DPK Minta Konsisten dalam Mengelola Kearsipan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?