By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Restoran Legendaris Ayam Goreng Widuran Solo Ditutup Sementara Usai Terungkap Gunakan Minyak Babi untuk Kremesan
PeristiwaTrending

Restoran Legendaris Ayam Goreng Widuran Solo Ditutup Sementara Usai Terungkap Gunakan Minyak Babi untuk Kremesan

Wili Wili
Last updated: Mei 27, 2025 5:34 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Restoran Legendaris Ayam Goreng Widuran Solo Ditutup Sementara Usai Terungkap Gunakan Minyak Babi untuk Kremesan
Restoran Legendaris Ayam Goreng Widuran Solo Ditutup Sementara Usai Terungkap Gunakan Minyak Babi untuk Kremesan. Foto: Ist.
SHARE

Solo, Akurasi.id – Salah satu rumah makan legendaris di Kota Solo, Ayam Goreng Widuran, menjadi sorotan publik usai terungkap menggunakan bahan non-halal dalam salah satu olahan menunya. Informasi tersebut mencuat setelah seorang pengguna media sosial mengunggah temuan tersebut dan viral.

Ayam Goreng Widuran, yang telah berdiri sejak 1973 di kawasan Jebres, Solo, diketahui menggunakan minyak babi untuk menggoreng kremesan ayam—bagian dari menu ayam goreng kremes andalannya. Hal ini menimbulkan kehebohan karena selama lebih dari 50 tahun berdiri, tidak ada keterangan jelas mengenai penggunaan bahan non-halal tersebut di menu atau area restoran.

Nanang, salah satu pegawai bagian penggorengan yang telah bekerja selama 10 tahun di rumah makan itu, mengonfirmasi bahwa memang terdapat pemisahan antara minyak untuk menggoreng ayam dan kremesan.

“Kremesan dibuat dari yang non-halal, dari minyaknya. Kalau untuk yang menggoreng ayam beda minyak. Minyak yang dipakai untuk kremes non-halal. Minyak ini cuma untuk kremesan,” ujar Nanang pada Senin (26/5).

Kejadian ini bermula dari unggahan akun @pedalranger di platform Threads yang mengaku kaget setelah mengetahui fakta penggunaan minyak babi di restoran tersebut. Ia menyayangkan tidak adanya transparansi dari pihak restoran terkait status halal atau non-halal menu yang disajikan.

Merespons viralnya informasi ini, pihak manajemen Ayam Goreng Widuran telah menyampaikan permintaan maaf dan melakukan klarifikasi publik. Kini, di beberapa bagian restoran tersebut telah terpasang tulisan bertanda “Kremes Non Halal” sebagai upaya keterbukaan kepada pelanggan.

Namun, hal ini tak menghentikan reaksi publik dan pemerintah. Wali Kota Solo, Respati Ardi, memutuskan untuk menutup sementara restoran tersebut guna evaluasi lebih lanjut. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah terhadap perlindungan konsumen dan kepastian informasi bagi masyarakat.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi informasi bahan makanan, khususnya di negara dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Indonesia. Banyak pihak kini mendesak agar restoran-restoran lainnya lebih jujur dan terbuka dalam menyampaikan status kehalalan produknya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:ayam goreng kremesayam goreng widuranberita solo hari inihalal non halalkuliner jawa tengahkuliner Solomakanan non halalmakanan viralminyak babirestoran ditutuprestoran legendaris solorestoran solo non halalskandal kuliner solowali kota solo
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kereta Api Tabrak Mobil dan Dua Motor, 3 Tewas dan 4 Luka-Luka
PeristiwaTrending

Kereta Api Tabrak Mobil dan Dua Motor, 3 Tewas dan 4 Luka-Luka

By
Wili Wili
Puan Maharani Minta Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis Imbas Kasus Keracunan,Tanpa Saling Menyalahkan
HeadlinePeristiwa

Puan Maharani Minta Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis Imbas Kasus Keracunan,Tanpa Saling Menyalahkan

By
Wili Wili
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Penyegelan Toko Perhiasan Mewah oleh Bea Cukai, Menkeu Sebut Barang “Spanyol”
HeadlinePeristiwa

Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Penyegelan Toko Perhiasan Mewah oleh Bea Cukai, Menkeu Sebut Barang “Spanyol”

By
Wili Wili
Jokowi Nikmati Sate Kambing Kartasura: Momen Pertama Pasca Pensiun Sebagai Presiden
HeadlinePeristiwa

Jokowi Nikmati Sate Kambing Kartasura: Momen Pertama Pasca Pensiun Sebagai Presiden

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?