
![]()
Akurasi.id – Ranking dunia BWF pekan ini resmi dirilis pada Selasa (23/12/2025). Sejumlah pebulu tangkis Indonesia mencatatkan kenaikan peringkat berkat hasil yang mereka raih di ajang BWF World Tour Finals 2025, turnamen penutup musim yang digelar di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, pada 17–21 Desember lalu.
Kenaikan ranking dialami oleh Jonatan Christie di sektor tunggal putra, Putri Kusuma Wardani di tunggal putri, serta pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Menariknya, ketiga wakil tersebut hanya mampu melangkah hingga fase grup, namun poin yang dikumpulkan tetap berdampak positif terhadap posisi mereka di ranking dunia.
Jonatan Christie, yang akrab disapa Jojo, naik satu tingkat ke peringkat empat dunia dengan raihan 81.924 poin. Meski bukan yang terbaik dalam kariernya Jojo pernah menempati posisi dua dunia peringkat ini menegaskan konsistensinya di level elite bulu tangkis dunia.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani mencetak pencapaian penting dengan menempati peringkat enam dunia, yang menjadi ranking terbaik sepanjang kariernya. Putri KW kini mengoleksi 73.590 poin, menandai progres signifikan di sektor tunggal putri Indonesia.
Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga menutup musim 2025 dengan catatan manis. Mereka naik dua tingkat dan resmi menghuni peringkat enam dunia dengan 74.390 poin, sekaligus menjadi ranking tertinggi mereka sejak dipasangkan.
Berbeda dengan ketiga nama tersebut, dua wakil Indonesia lainnya di BWF World Tour Finals 2025 tidak mengalami perubahan peringkat. Pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tetap bertahan di peringkat delapan dunia dengan 70.300 poin, meski menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil lolos ke semifinal.
Sementara itu, pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga masih ajek di peringkat 10 dunia dengan 68.390 poin.
Khusus Fajar/Fikri, perjalanan mereka sepanjang musim 2025 terbilang impresif. Dipasangkan sejak Juli 2025 akibat kondisi pasangan masing-masing yang berhalangan, keduanya langsung menunjukkan performa menjanjikan. Mereka sukses menjuarai China Open 2025 (Super 1000) serta menjadi runner-up di Korea Open 2025 (Super 500), Denmark Open, French Open (Super 750), dan Australian Open 2025. Rangkaian hasil tersebut memastikan tiket ke BWF World Tour Finals 2025.
Namun, penampilan Fajar/Fikri di turnamen penutup musim terbilang anti-klimaks. Mereka gagal meraih kemenangan di fase grup setelah takluk dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India), serta Liang Wei Keng/Wang Chang (China).
Menatap musim 2026, Muhammad Shohibul Fikri menyampaikan optimisme dan tekad untuk tampil lebih baik.
“Pastinya tahun baru, tahun 2026 kami juga pengen punya pencapaian yang baru,” ujar Fikri.
“Kami masih banyak pekerjaan rumah yang harus dipersiapkan dari sekarang, apalagi ada turnamen terdekat seperti Malaysia Open. Kami ingin tampil lebih baik lagi dan mencari gelar. Semoga bisa berhasil di tahun depan.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy









