By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Disdukcapil Bontang Optimalkan Pelayanan Online
BirokrasiInfografis

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Disdukcapil Bontang Optimalkan Pelayanan Online

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
penyebaran covid-19
Kantor Disdukcapil Bontang. (istimewa)
SHARE

disdukcapil bontang

penyebaran covid-19
Kantor Disdukcapil Bontang. (istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Demi mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang sementara tidak melayani pelayanan tatap muka. Upaya ini dilakukan sejak Bontang menerapkan pembatasan sosial (social distancing) lantaran ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) usai diumumkan adanya pasien positif virus korona di RSUD Taman Husada.

baca juga: Disdukcapil Bontang Tetap Buka Pelayanan, Imbau Kepengurusan Dokumen Bagi yang Terdesak Saja

Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Bontang Muhammad Thamrin mengatakan pihaknya sudah menempelkan pengumuman bahwa Disdukcapil sementara tidak memberikan pelayanan secara langsung atau tatap muka. Informasi tersebut berlaku sejak 24 Maret 2020 lalu hingga kondisi wabah pandemi Covid-19 ini berakhir di Kota Taman –sebutan Bontang-.

“Sejak status Bontang dinyatakan KLB oleh wali kota Bontang dan dalam rangka melaksanakan social distancing dan physical distancing mengurangi risiko penularan Covid-19, kami optimalkan pelayanan online,” kata Thamrin kepada Akurasi.id, belum lama ini.

Saat ini, pegawai Disdukcapil Bontang menerapkan sistem kerja dengan jadwal piket. Selebihnya pegawai juga bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sesuai arahan dari wali kota Bontang.

Thamrin menuturkan dengan adanya pelayanan daring maka pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak datang ke Kantor Disdukcapil. Kecuali kepengurusan dokumen kependudukan dianggap mendesak seperti membutuhkan dokumen kependudukan untuk mengurus jaminan kesehatan BPJS, kebutuhan administrasi ke rumah sakit, atau pendaftaran masuk TNI-Polri.

“Pelayanan WA dan SMS hanya untuk contact person jika warga ada yang kesulitan dalam mengakses layanan online kami sehingga bisa dipandu petugas kami” ucapnya.

Thamrin mengatakan masyarakat masih dapat mengakses pelayanan secara online atau daring. Yakni dengan mengakses alamat website dengan menggunakan aplikasi Google Form atau menghubungi contact person nomor Whatsapp sesuai pelayanan yang dibutuhkan masyarakat. (lihat infografis)

penyebaran covid-19

Hingga berita ini diturunkan, cukup banyak masyarakat yang menggunakan layanan daring. Di antaranya penukaran surat keterangan (suket) untuk dicetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) sebanyak 85 orang, pembuatan KTP-El baru, perubahan data, dan lainnya sebanyak 16 orang, dan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) ada 20 orang. Selain itu pengurusan kartu keluarga baru penduduk datang ada 14 serta pengurusan dokumen kependudukan karena hilang ada 11 orang, akta kelahiran 20 orang, dan akta kematian sebanyak 7 orang.

“Warga bisa manfaatkan layanan online. Dalam rangka social distancing, jaga jarak. Tapi pelayanaan publik tetap harus jalan, warga tidak perlu datang kecuali benar-benar urgent. Intinya, kami tetap kerja, warga di rumah saja,” jelasnya.

Kebijakan pelayanan daring Disdukcapil merupakan arahan langsung dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakhrulloh beberapa waktu lalu. Zudan Arif Fakrulloh mendorong jajarannya tetap melayani publik dengan baik dengan mengutamakan layanan secara daring meski Covid-19 melanda wilayah Indonesia.

Melalui Dirjen Dukcapil Kemendagri pemerintah mengimbau masyarakat tetap berada di rumah sambil bekerja dari rumah untuk mencegah penyebaran virus korona. Zudan mengimbau masyarakat juga menunda ke luar rumah untuk mengurus dokumen kependudukan jika tidak terlalu mendesak.

“Kunci di China yang sukses melawan Corona salah satunya adalah melakukan upaya jaga jarak, tidak saling bertemu, tidak berkumpul. Bahasa lainnya adalah social distancing measures. Bekerja dari rumah, belajar di rumah dimaksudkan untuk menghindari dari penularan dan menularkan Covid-19. Keselamatan kita utamakan,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Disdukcapil BontangInfografisPelayananRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Menaker Sarankan Pegawai Swasta WFH, Pengusaha: Tidak Bisa
Birokrasi

Menaker Sarankan Pegawai Swasta WFH, Pengusaha: Tidak Bisa

By
akurasi 2019
Tanggapi Omnibus Law, Ketua DPRD Kaltim: Kita Sudah Sampaikan Ke Pusat, Tidak Ada Jawaban
Birokrasi

Tanggapi Omnibus Law, Ketua DPRD Kaltim: Kita Sudah Sampaikan Ke Pusat, Tidak Ada Jawaban

By
akurasi 2019
75 Pohon Gaharu Ditanam di WTP Loktuan
Birokrasi

Neni Mengapresiasi Penanaman 75 Pohon Gaharu di WTP Loktuan

By
akurasi 2019
Infografis Pajak Daerah Bapenda Bontang
BirokrasiInfografis

Infografis Pajak Daerah Bapenda Bontang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?