By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Pria Paruh Baya Meninggal saat Bersepeda, Diduga Sesak Napas dan Gagal Jantung
News

Pria Paruh Baya Meninggal saat Bersepeda, Diduga Sesak Napas dan Gagal Jantung

akurasi 2019
Last updated: Oktober 2, 2020 8:43 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Pria Paruh Baya Meninggal saat Bersepeda, Diduga Sesak Napas dan Gagal Jantung
Jenazah pengendara sepeda ditutup kain sarung di sisi Jalan WR Supratman, Berebas Tengah. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE

 

Pria Paruh Baya Meninggal saat Bersepeda, Diduga Sesak Napas dan Gagal Jantung
Jenazah pengendara sepeda ditutup kain sarung di sisi Jalan WR Supratman, Berebas Tengah. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Seorang pria paruh baya jatuh dari sepeda di Jalan WS Supratman, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, pada Jumat (2/10/20) pukul 17.00 Wita. Diduga penyebabnya karena sesak napas dan gagal jantung.

Baca juga: Corona Semakin Merajalela, Cawabup dan Kepala Bappeda Kutim Dinyatakan Positif Covid-19

Pria tersebut diketahui bernama Tohari (57). Berdasarkan keterangan saksi mata, diketahui korban bersepeda dari arah Kelurahan Tanjung Laut menuju Berbas Pantai. Namun, sebelum pertigaan lampu merah, dia berhenti dan langsung terjatuh.

Juriyanto (48) saksi mata di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuturkan, ketika mengetahui seorang pria jatuh di tengah jalan, dia dan warga lainnya belum berani mengangkat korban. Pasalnya mereka takut korban meninggal karena positif Covid-19.

Namun akibat kondisi jalan yang macet, akhirnya dia bersama warga memberanikan diri dan langsung mengangkat tubuh korban ke pinggir jalan.

“Waktu jatuh mulutnya mengeluarkan busa, dan wajahnya sudah membiru. Saya sempat kasih pertolongan dengan menekan-nekan dada korban agar bisa bernapas , tapi pas saya pegang denyut nadinya sudah tidak ada,” jelas Juriyanto saat ditemui di lokasi kejadian.
“Saat jatuh korban tak langsung meninggal, sekira 10 menit setelah jatuh baru korban meninggal,” imbuhnya.

Tak lama berselang, anggota kepolisian datang dan memeriksa identitas korban. Selanjutnya pihak kepolisian langsung menghubungi keluarga korban.

“Tak lama berselang istri korban datang. Dari penuturan istrinya, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan sudah sering bolak balik ke rumah sakit,” tambahnya.

Diketahui saat bersepeda korban menggunakan 2 lapis masker. Yakni jenis buffin dan masker jenis lain. Diduga korban sesak nafas dan gagal jantung.

Setelah kejadian istri korban meminta jenazah langsung di bawa ke rumah duka, tanpa harus dibawa ke rumah sakit. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Gagal JantungPesepeda meninggalPria Paruh BayaSesak nafas
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tersinggung Dibilang “Gigi Drakula” Jadi Motif Pelaku Bunuh Janda Anak 3 di Hotel Melati Bontang
Hukum & KriminalNews

Tersinggung Dibilang “Gigi Drakula” Jadi Motif Pelaku Bunuh Janda Anak 3 di Hotel Melati Bontang

By
akurasi 2019
Trans7 Minta Maaf ke Pondok Pesantren Lirboyo Usai Tayangan Xpose Uncensored
PeristiwaTrending

Trans7 Minta Maaf ke Pondok Pesantren Lirboyo Usai Tayangan Xpose Uncensored

By
Wili Wili
Jembatan Amblas karena Banjir, Ini Langkah Pemkot
News

Jembatan Amblas karena Banjir, Ini Langkah Pemkot

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Subianto Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-80 RI di Istana Merdeka
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Subianto Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-80 RI

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?