By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Presiden Prabowo Subianto Minta Maaf Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Janjikan Percepatan Implementasi
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Minta Maaf Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Janjikan Percepatan Implementasi

Wili Wili
Last updated: Januari 21, 2025 11:30 am
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto Minta Maaf Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Janjikan Percepatan Implementasi
Presiden Prabowo Subianto Minta Maaf Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Janjikan Percepatan Implementasi. Foto: Jpnn.
SHARE

Akurasi.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka meminta maaf atas keterbatasan implementasi program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pernyataannya pada Senin (20/1/2025), Presiden menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua dan anak-anak yang belum mendapatkan manfaat dari program tersebut.

Contents
  • Tantangan dalam Implementasi MBG
  • Langkah Percepatan dan Target Akhir 2025
  • Pengalihan Anggaran dan Fokus pada Investasi IKN
  • Permintaan Maaf Menteri ATR Nusron Wahid

“MBG baru mulai, dan secara fisik tidak mudah untuk segera menjangkau seluruh rakyat. Untuk itu, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meminta maaf kepada semua orang tua dan anak-anak yang belum menerima,” kata Prabowo usai meresmikan proyek ketenagalistrikan di PLTA Jatigede, Sumedang.

Tantangan dalam Implementasi MBG

Presiden menjelaskan bahwa program MBG menghadapi berbagai tantangan administratif dan logistik. Pemerintah berupaya memastikan setiap anggaran yang disalurkan aman dan tepat sasaran, sehingga proses ini memerlukan waktu yang lebih lama dari yang diharapkan.

“Proses administrasi ini tidak mungkin dilakukan secara instan. Kami harus memastikan bahwa uang yang dikirim tidak hilang, dan itu membutuhkan waktu,” lanjutnya.

Hingga saat ini, program MBG baru mencakup 15-17,5 juta penerima manfaat dari target akhir sebesar 82,9 juta penerima. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp100 triliun, di samping anggaran yang telah dialokasikan sebesar Rp71 triliun.

Langkah Percepatan dan Target Akhir 2025

Presiden menekankan komitmennya untuk menjadikan program ini merata di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2025. Pemerintah juga telah memerintahkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan kementerian terkait untuk mempercepat proses distribusi makanan bergizi ke seluruh anak Indonesia.

“Saya yakini bahwa pada akhir 2025, semua anak Indonesia akan mendapatkan makan bergizi gratis. Namun, untuk saat ini, percepatan sedang diupayakan dengan langkah terbaik dan tercepat,” tegas Prabowo.

Pengalihan Anggaran dan Fokus pada Investasi IKN

Sebagai bagian dari prioritas nasional, pemerintah juga mengalihkan sebagian anggaran infrastruktur, termasuk untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Pemotongan anggaran ini dilakukan untuk mendukung program MBG tanpa mengurangi komitmen terhadap pembangunan IKN.

Menurut Dedek Prayudi, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), pemerintah kini menggenjot investasi swasta untuk menutup kebutuhan anggaran IKN. “Komitmen Presiden terhadap IKN tetap tinggi, hanya saja alokasi APBN harus diatur ulang untuk mendukung program prioritas lainnya,” jelasnya.

Permintaan Maaf Menteri ATR Nusron Wahid

Pada hari yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait kegaduhan akibat keberadaan pagar laut ilegal di Perairan Tangerang, Banten.

“Kami atas nama Kementerian ATR/BPN meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. Kami berkomitmen menyelesaikan masalah ini secara transparan agar tidak ada kesalahan lebih lanjut,” ujar Nusron dalam konferensi pers.

Langkah pemerintah dalam menjalankan program MBG dan menyelesaikan permasalahan pagar laut mendapat sorotan luas dari masyarakat. Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinetnya berkomitmen untuk terus mencari solusi terbaik demi kepentingan rakyat, meski menghadapi berbagai tantangan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Anggaran NegaraIbu Kota NegaraIndonesia 2025.Makan Bergizi GratisMBGNusron Wahidpagar laut ilegalPrabowo Subiantoprogram pemerintahTransparansi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Profil dan Harta Wamendag Dyah Roro Esti di Kabinet Prabowo-Gibran
HeadlineKabar Politik

Profil dan Harta Wamendag Dyah Roro Esti di Kabinet Prabowo-Gibran

By
Wili Wili
Skema Pembelian Batu Bara PLN Berubah
HeadlineNews

Skema Pembelian Batu Bara PLN Berubah

By
akurasi 2019
Putus Akses Logistik Warga, Tiga Perusahaan Biang Kerok Banjir di Jalur Trans Kukar-Kubar
HeadlineLingkunganRagam

Putus Akses Logistik Warga, Tiga Perusahaan Tambang Diduga Biang Banjir di Jalur Trans Kukar-Kubar

By
Devi Nila Sari
IDI Sentil PDSI: Jangan karena Sakit Hati Bikin Tandingan
HeadlineTrending

IDI Sentil PDSI: Jangan karena Sakit Hati Bikin Tandingan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?